The Endless System

The Endless System
Ch 38 — Memasak Bersama Ifrit


__ADS_3

Tohrei berjalan pelan ke suatu ruangan yang digunakan untuk memasak bernama dapur. “Ifrit, bagaimana perkembanganmu?” Tohrei mengatakan itu begitu memasuki dapur.


Namun Tohrei secara tiba-tiba terdiam melihat pemandangan yang ada di dapur.


“Ah..., tuanku, maaf membuat anda datang kesini dan melihat pemandangan yang buruk ini.” Ifrit merasa bersalah.


Dapur seolah sedang dalam kebakaran. Um..., sebenarnya ini memang kebakaran. Dapur dipenuhi oleh api dan berbagai barang disana menjadi gosong. Sekitarannya menghitam karena kebakaran itu.


Wajah Ifrit dan apron yang ia kenakan juga nampak terlihat noda hitam. Walau bajunya nampak gosong dan sedikit terbakar, Ifrit terlihat baik-baik saja. Tentu saja, itu karena dia adalah roh api.


“Apa kau tak apa....?”


“Saya baik-baik saja.” Ifrit menjawab dengan datar.


“Tetapi pakaian dan dapur dibelakangmu tak terlihat baik-baik saja...,” Tohrei menunjuk ke kebelakang.


“Saya tahu itu.”


“....”


“...”

__ADS_1


“Hah...., Ifrit, kau yakin tetap ingin belajar memasak?” Tohrei menghela napas melihat tindakan Ifrit.


“Saya tetap akan belajar memasak, saya ingin membantu anda dalam memasak.” Ifrit memantapkan tujuannya.


Bagaimana ini bisa terjadi?


Ifrit beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa ingin membantu memasak. Namun hasilnya sangat mengecewakan. Makanan apapun yang ia buat maka akan menjadi hitam karena gosong. Maka, Tohrei membuat janji untuk membantunya memasak karena Ifrit sangat ingin bisa memasak.


Selama ini Ifrit membantu Tohrei melakukan pekerjaan rumah tangga karena sebelumnya hanya Tohrei yang mengurus tempat ini. Namun satu-satunya yang tidak ia kuasai hanyalah memasak.


Tohrei membuat janji belajar memasak pagi ini dan Ifrit mengatakan ia akan belajar sendiri sampai Tohrei datang. Akan tetapi begitu sampai hasilnya malah kacau.


Tohrei pertama-tama menggunakan sihir air untuk memadamkan api lalu dia menggunakan skillnya yang lain.


“” Tohrei mengucapkan skillnya yaitu clean. Skill itu mampu membereskan berbagai hal yang kotor salah satunya adalah ini. Seketika dapur yang awalnya hitam karena gosong menjadi bersih.


“Oh ya, sebaiknya kau padamkan api yang masih membakar pakaianmu lalu ganti.” Tohrei memalingkan wajahnya.


“Baik.” Ifrit segera memadamkan api dengan kekuatannya.


“Mungkin ini bisa menggantikan pakaian itu.” Tohrei menjentikkan jarinya dan dalam sekejap pakaian Ifrit berubah dan pakaian yang sudah gosong dan bolong akibat terbakar menghilang begitu saja.

__ADS_1


“Jadi langsung saja.” Mereka kemudian memasak. Yang akan mereka masak adalah omelet.


Percobaan pertama : Omelet yang mereka buat sepenuhnya hitam. Rasanya sangat pahit.


Percobaan kedua : Omelet kedua hanya gosong sedikit, tetapi rasanya tidak begitu enak.


Dan akhirnya percobaan ketiga.


“Yah, percobaan ketiga tidak buruk, ini hanya terlalu asin. Ini sudah termasuk enak bagiku.” Tohrei tersenyum memuji Ifrit.


Mendengar masakannya berhasil dan dipuji Tohrei, Ifrit tersenyum bahagia. “Terima kasih atas pujian anda tuanku. Saya akan selalu mengingat pujian yang anda sampaikan kepada hamba.” Ifrit secara tiba-tiba berlutut.


“Sudahlah-sudahlah, kau tidak perlu berlutut hanya karena dipuji.”


“Jika itu yang anda inginkan.” Ifrit segera berdiri kembali.


“Kalau begitu segeralah mandi dan bangunkan Ikumi serta panggil yang lain. Aku akan siapkan sarapan untuk kalian semua. Hanya karena kau tahan lapar bukan berarti kau tidak boleh menikmati makanan kan?”


“Akan segera saya laksanakan.” Ifrit pamit dari dapur.


“Sekarang mari buat sarapannya.” Tohrei mengatakannya begitu Ifrit pergi.

__ADS_1


__ADS_2