
Recalist Kingdom merupakan kerajaan yang hanya dihuni oleh ras dwarf, ras bertubuh pendek namun memiliki kemampuan fisik yang sangat kuat. Bahkan, mereka memiliki efesiensi dalam penempaan dan pembuatan mesin yang dimiliki secara alami, membuat mereka sering dicari-cari untuk membuat senjata.
Sayangnya, para dwarf memiliki harga diri yang tinggi dalam benda yang mereka buat. Mereka tidak akan mau memberi sebuah senjata pada seseorang yang tidak cocok. Jika diberi setumpuk emas pun, mereka tidak akan mau karena harga diri mereka sebagai pembuat senjata.
Berdasarkan fakta-fakta itu, Recalist Kingdom yang merupakan kerajaan dwarf menjadi kerajaan yang sangat kuat. Apalagi, wilayah dari kerajaan itu ada di dekat tambang, sehingga mereka tidak perlu membeli suatu sumber daya dari dunia luar.
Masalah satu-satunya yang ada di Recalist Kingdom adalah pasokan makanan yang sedikit. Walau wilayah mereka berbatasan dengan laut, mereka tidak memiliki pengetahuan mendalam tentang menangkap ikan. Menyebabkan mereka harus melakukan perdagangan untuk mendapatkan pasokan makanan.
Oleh karena itu, wilayah mereka cukup terbuka. Pedagang luar diizinkan untuk masuk ke Recalist Kingdom asal punya kartu pedagang, membuat Tohrei tidak perlu repot-repot menyelinap dan menyamar. Dia harus harus membuat kartu pedagang dengan skill creationnya.
Sebelum perjalanan Tohrei ke kerajaan tersebut, dia sedang menyiapkan uang terlebih dahulu. Uang koin yang dia siapkan tidak berasal dari suatu penghasilan atau dihadiahi oleh seseorang, melainkan dibuat oleh dirinya sendiri menggunakan creation.
Tohrei tahu persis apa bahan material pembuatan dan ukiran yang ada di koinnya sehingga bukan hal yang sulit untuk membuatnya ulang dengan creation, setidaknya itu baginya.
Uang yang Tohrei ciptakan itu dia buat untuk membeli sesuatu di Recalist Kingdom nanti. Ini berhubungan dengan misi yang akan dia jalankan di sana.
Sistem mengatakan bahwa untuk mencari bagian dari Metafos Relic, dia harus menemukan sebuah kunci masuk dan kunci masuk itu hanya ada di suatu pelelangan menurut petunjuk yang sistem berikan.
Tohrei tidak tahu seberapa bernilai metafos relic ini hingga sistem menyuruhnya untuk mengumpulkannya. Ini sudah kali kedua dia diberi misi yang berkaitan dengan metafos relic part.
“Jumlah segini seharusnya sudah pas sepertinya ...” Tohrei mengira-ngira jumlah koin yang sudah dia buat, lalu dia memasukkannya ke inventorynya.
Ikumi melihat dari kejauhan saat Tohrei sedang menciptakan koin. Dia penasaran dengan apa sedang dilakukan oleh tuannya itu. Maka dari itu, dia segera menghampirinya.
“Master? Apa yang master lakukan?” tanya Ikumi dengan penasaran.
“Hm? Aku hanya sedang bersiap-siap.” Tohrei menjawab pertanyaan itu dengan singkat.
__ADS_1
“Bersiap-siap untuk apa? Apakah master akan pergi lagi?” Ikumi sedikit murung, sedikit sedih akan ditinggal lagi oleh masternya setelah beberapa lama tidak bertemu.
Melihat raut wajah itu membuat Tohrei tak tega untuk menjawab sesuatu yang mungkin tidak akan memuaskannya. Oleh karena itu, Tohrei menjawab dengan sesuatu yang mungkin bisa membuatnya sedikit senang.
“Um ... yah sebenarnya aku akan melakukan kunjungan sebentar ke Recalist Kingdom. Itu tidak akan lama. Tapi ... jika kau mau ikut itu boleh-boleh saja.” Seharusnya itu tidak akan mengecewakan Ikumi.
“Benarkah?! Pergi keluar bersama Master lagi?!” Ikumi terlihat sangat antusias.
“Aku tau kau antusias, tetapi sebaiknya kau segera bersiap karena aku akan segera pergi dalam beberapa menit lagi, Ikumi.”
Mendengar ucapan Tohrei, Ikumj segera pergi, bergegas untuk bersiap-siap. Dia melakukannya seolah dengan kecepatan kilat.
“Aku sudah siap!” seru Ikumi yang begitu cepat menyiapkan dirinya.
“Secepat itu ...?” Tohrei bergumam, merasa Ikumi begitu cepat melakukan itu.
Akan tetapi, sebelum sampai ke luar mansion, mereka bertemu dengan Urashia. Dia sedang bersiap untuk pergi berlatih namun pandangannya teralihkan ketika melihat Tohrei dan Ikumi.
“Honey? Anda akan pergi ke mana?” tanya Urashia yang melihat Tohrei bersama dengan Ikumi yang mengangkut beberapa barang bawaan.
“Ah, aku hanya akan pergi sebentar ke Recalist Kingdom. Aku ada suatu urusan di sana.” Tohrei menjawab pertanyaan itu sembari terus berjalanan mendekati Urashia bersama dengan Ikumi.
“Lalu apa yang dilakukan Ikumi? Apa dia ikut dengan honey?” Urashia menoleh ke arah Ikumi.
“Iya, itu karena dia sepertinya memang ingin ikut.” Tohrei menjawab itu dengan diiringi senyum tipis.
“Hm ...” Urashia menundukkan kepala sebentar sebelum menoleh ke arah Tohrei dan mengatakan sesuatu. Dia menatap Tohrei dengan tatapan tajam.
__ADS_1
“Bisakah honey membawaku juga?” Urashia bertanya dengan sangat antusias.
‘Bagaimana bisa mereka tiba-tiba ingin ikut denganku?!’ Tohrei sungguh merasa heran dengan situasi ini.
“Uh ... Kurasa bisa-bisa saja,” ucap Tohrei sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Jika dia menolak permintaan Urashia, mungkin akan terjadi sesuatu yang menyebalkan di sini.
Tohrei rasa ini tidak akan menjadi masalah. Tak banyak yang terjadi di Dezalene belakang ini sehingga seharusnya Urashia tidak memiliki banyak pekerjaan.
Di sisi lain, Urashia tampaknya merasa bosan, begitu pula dengan Ikumi. Mengajak mereka dalam misinya kali ini sepertinya bukanlah hal yang buruk.
Setelah itu, mereka bertiga pergi ke luar mansion. Awalnya Urashia dan Ikumi berpikir mereka akan pergi ke sana dengan berjalan kaki, namun Tohrei tiba-tiba berhenti dan mengatakan bahwa mereka akan menggunakan metode teleportasi untuk ke sana.
“Seperti yang ku bilang, aku hanya akan pergi sebentar jadi aku akan menggunakan teleportasi untuk mempersingkat waktu perjalanan,” jelas Tohrei kepada keduanya.
Urashia dan Ikumi mengangguk, paham apa yang telah dikatakan oleh Tohrei.
Jarak antara hutan Ashfriet dan Recalist Kingdom itu berdekatan sehingga jarak jangkauan teleportasi milik Tohrei bisa dicakup dengan mudah.
Menggunakan teleportasi, mereka bertiga dengan begitu cepat sampai ke perbatasan hutan Ashfriet yang berbatasan dengan Recalist Kingdom.
Untuk bisa masuk ke Recalist Kingdom, mereka pertama-tama harus menyamar sebagai pedagang karena selain pedagang, tidak ada orang luar yang diizinkan masuk ke kerajaan tersebut.
Tohrei menciptakan sebuah kereta dagang. Untuk tunggangannya, Tohrei meminta Ikumi untuk berubah menjadi serigala dan mengangkut kereta tersebut.
Dengan begitu, mereka bisa dengan lancar masuk ke Recalist Kingdom. Tanpa hambatan apapun, mereka masuk dengan menyamar sebagai pedagang.
__ADS_1