Twins Boy

Twins Boy
Anak Baru


__ADS_3

Pagi itu di sekolah SMA Merah Putih para siswa terlihat heboh, pasalnya Amanda salah satu wanita terpopuler di sekolahnya datang tidak hanya sendiri, tapi bersama dengan seorang wanita yang tak kalah cantik dari Amanda. Beberapa siswa mulai kasak kusuk membicarakan si anak baru, yang kecantikannya membuat heboh satu isi sekolah.


"Anak baru tuh kayaknya?" ujar salah satu siswa.


"Cakepnya kebangetan, jadi pengen ngemiliki,"


"Nikita willy lewat, Natasha wilona juga lewat ini mah..!!"


"Seger nih mata kalo pagi-pagi udah liat yang ginian."


Begitulah omongan para siswa yang sedang bergerombol di lorong kelas ketika Theolla dan Amanda lewat. Namun seseorang menghentikan langkah mereka.


"Siapa Manda? " tanya Raul sambil tebar pesona sama Theolla.


"Kepooo...!!" jawab Amanda cuek.


"Anak baru yaaa ?" tanya Raul lagi sok kenal matanya menatap intens ke arah Theolla.


"Udah tahu pake nanya." cetus Amanda.


" Kenalin gue Raul kapten basket di sini, gue kelas X11 IPS-1 " ujar Raul tanpa memperdulikan ocehan Amanda, Raul pun dengan percaya dirinya mengulurkan tangan nya. Theolla langsung membalas uluran tangan Raul.


"Theolla," jawab nya singkat.


"Nama yang bagus, masuk ke kelas mana?" Belum Theolla menjawab Amanda buru-buru menarik tangan Theolla pergi menjauh dari hadapan Raul.


"Kenapa sih la ? " tanya Theolla bingung.


"Aduuh Lo jangan terlalu baek sama si Raul ya, dia itu cowok resee," jawab Amanda memperingatkan.


"Lo bilang gue gak boleh dingin lagi ke cowok, nih gue udah mencoba ramah sama cowok? " timpal Theolla.


"Iya tapi jangan ke si Raul juga, lo gak tau sih dia itu kayak gimana?" Theolla hanya mengangguk mengiyakan ucapan Amanda. Dan akhirnya sampailah Amanda dan Theolla ke ruangan kepala sekolah.


"Gue anterin sampai sini ya, nanti kita ketemu lagi di kelas?" ucap Amanda.


"Iya Manda, makasih ya..!!" Theolla pun langsung memasuki ruangan yang ada tulisan kepala sekolahnya. Sementara Amanda berlalu memasuki kelasnya.


*****


Sementara itu di kelasnya Amanda, para murid cowok pada sibuk ngomongin anak baru yang cantiknya bikin geger satu isi sekolah, sementara para murid cewek bersikap biasa aja dan masa bodo.


"Manda anak baru yang dateng sama lo tadi siapa ? " tanya Dion dari arah belakang.


"Sepupu gue..!!" jawab Amanda santai.


"Pantes sama-sama cantikkk..!!" celetuk Radit yang langsung mendapat cibiran dari Amanda.


"Jadi anak baru yang ramai di bicaraiin orang-orang tuh sepupu lo Manda?" tanya Raisa.

__ADS_1


"Iya dia Theolla," jawab Amanda.


"Cakep Manda kenalin donk sama gue..!!" Rendi dari arah belakang bersuara. Sementara Dimas hanya mendengus sebal.


"Siapa cepat, dia dapat bro." ujar Dimas.


"Oke gue gak takut bersaing sama lo." cibir Rendi.


"Entar juga kenal, orang dia masuk ke kelas sini sama kita."


Mata Rendi membulat sempurna " Serius lo , dia jadi sekelas sama kita ?"


Amanda mengangguk "Venus mana, kok jam segini belum dateng ?"


"Tadi di suruh ke ruang guru dulu ngambil buku tugas." jawab Dimas.


"Oh gitu....Sa entar gak papa kan lo pindah duduk sama Dimas ?" tanya Amanda


Raisa mengerjap kesal "Hah..apaaa ? lo ngomong apa tadi? "


"Lo duduk sama Dimas ya, kan cuma bangku dia doang yang kosong biar entar Theolla duduk sama gue," ujar Amanda mencoba membujuk Raisa.


"Gilaaaa...nggak-nggak siapa juga yang mau duduk sama dia bisa berabe urusannya," tolak Raisa.


"Siapa juga yang mau duduk sama lo, berisikk tau." sambar Dimas.


Raisa menjulurkan lidahnya "Gue apalagi ogah banget,"


"Huuhh mau nya elo itu mah Bambang...!! " Amanda langsung menimpuk badan Rendi dengan bukunya. Tak lama kemudian Venus pun datang dan ikut bergabung.


"Gue kan cuma ngasih solusi, daripada lo berdua ribut mulu kerjanya, pacaran kagak tapi berantem iya." tukas Rendi. Sementara Raisa dan Dimas hanya menanggapi dengan kesal.


"Pada ngomongin apa sih kok muka-mukanya pada kesel gini?" tanya Venus.


"Noh cewek lo masa nyuruh gue duduk sebangku sama Dimas, ya gue ogah lah yang ada gue berantem terus kali..!!" jawab Raisa.


"Loh bagus itu, jadi kalian bisa lebih dekat lagi kalo duduk sebangku, cepet deh jadiannya." papar Venus yang langsung mendapat gelak tawa dari Rendi dan Amanda.


"Bener yank maksud aku juga gitu , biar entar Theolla duduk bareng aku, Raisa sama Dimas aja kan kasian Theolla masih baru di sini." tutur Amanda.


"Terus lo gak kasian sama gue ?" celetuk Raisa.


"Gue ya terserah Raisa, kalo dia mau gue gak masalah..!!" Dimas ikut angkat bicara.


"Siniii Sa....!!" Dimas menepuk -nepuk bangku kosong di sebelahnya sambil mengulas senyum jahilnya menggoda Raisa. Dan langsung mendapat pelototan tajam dari Raisa. Tak lama pembicaraan mereka terhenti ketika Kepala Sekolah datang di ikuti Theolla dari arah belakang suasana yang tadinya gaduh mendadak sunyi mendapati anak baru yang dari tadi menjadi bahan pembicaraan memasuki kelas mereka.


"Selamat pagi anak-anak...!!" sapa Kepala Sekolah.


"Pagiiiiii pak...." sapa anak-anak serentak.

__ADS_1


"Mulai hari ini kelas kalian akan kedatangan siswa baru pindahan dari Singapura, Theolla silahkan perkenalkan diri kamu..!!" tutur Pak Budiono, Theolla yang sedang menunduk langsung mengangkat wajahnya menatap teman-temannya satu persatu.


"Kenalin teman-teman nama saya Theolla Danisha, minta bantuannya ya selama saya sekolah di sini." ujar Theolla singkat.


"Mungkin ada yang mau di tanyakan pada Theolla silahkan anak-anak?"


"Sayaa pakkk....?" Dion mengangkat tangannya.


"Iya kamu silahkan..!!"


"Udah punya pacar belom ?" tanya Dion yang langsung mendapat sorakan dari anak-anak yang lainnya. Sementara pak Budiono hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah para siswa.


"Nomor handphonenya berapa ?" celetuk Radit. Suasana pun menjadi gaduh kembali mendengar pertanyaan Dion dan Radit.


"Sudah anak - anak harap tenang semuanya, soal itu kalian bisa tanyakan langsung nanti." Pak Budiono mencoba menenangkan.


"Silahkan cari tempat duduk yang kosong Theolla saya pamit dulu ya anak-anak..!!" lanjut pak Budiono lagi.


"Iyaaa paakk...!!" Pak Budiono pun berlalu dari kelas X11 IPA-2


Theolla pun berjalan melewati beberapa bangku ke belakang nampak di sebelah bangku Amanda dan Raisa ada satu kursi kosong tapi yang duduk di sebelahnya seorang laki-laki yang udah tersenyum ke arahnya. Mau gak mau Theolla pun menghampiri meja tersebut daripada dia gak duduk pikirnya. Belum Theolla mendudukan dirinya tiba-tiba Raisa berdiri dari duduknya dan memegang tangan Theolla.


"Biar gue yang duduk di situ, dan lo duduk sama Manda aja..!!" tukas Raisa.


"Thanks ya...!!" ucap Theolla.


Raisa menganggukan kepalanya "Gue Raisa, temen deket nya Manda." ujarnya sambil mengulurkan tangan yang langsung di balas oleh Theolla.


"Theolla..."


Lalu Theolla pun mendudukan dirinya di sebelah Amanda, begitu pun dengan Raisa yang langsung melirik tajam ke arah Dimas yang sudah senyam-senyum sendiri karena merasa menang.


"Apa lo...?" ketus Raisa.


"Tadi bilang nya gak mau deket-deket sama gue, tapi nyamperin juga kan akhirnya." ledek Dimas.


"Brisssiikkkk..!!"


"Ciiiee Cemburu kan lo kalo gue duduk sama Theolla..?" goda Dimas. Kedua pipi Raisa merona merah di goda seperti itu. Perdebatan mereka terhenti karena guru mata pelajaran pertama masuk mengajar Biologi.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan Lupa tinggalkan jejak dengan Like,Vote dan Koment Makasih ya genks๐Ÿ™๐Ÿ˜


__ADS_2