Twins Boy

Twins Boy
Sang juara


__ADS_3

Pertandingan babak kedua pun sudah di mulai beberapa menit yang lalu, Jupiter kini sudah menunggu di pinggir lapangan menunggu pergantian pemain. Ternyata Radit yang di tarik keluar untuk menggantikan Jupiter yang masuk. Radit pun menyerahkan lengan kaptennya pada Jupiter, dan langsung memasuki lapangan hijau. Teriakan histeris langsung terdengar dari para penonton ketika melihat Jupiter masuk.


"Akhirnya Venus di turunkan juga di babak kedua, sepertinya ini strategi dari coach Danu memasukan Venus di babak kedua ini, semoga saja kali ini SMA Merah Putih bisa menyamakan kedudukan." ucap komentator dari pengeras suara yang membahana di seluruh penjuru lapangan.


"Daniel menggiring bola di umpan langsung pada Venus di depan, di berikan lagi pada Kevin namun berhasil di rebut oleh Faris dari SMA 1, langsung di over lagi pada Mike, dan Mike membawa bola ke depan di bayang-bayangi oleh Dion dan juga Yuga,tendangan langsung ke arah gawang masih bisa di halau oleh Rian kiper dari SMA Merah Putih."


"Iya kini Rian menendang bola kedepan menuju Agung yang berada di sayap kiri, di umpan lagi menuju Daniel dan di berikan langsung pada Venus di bayangi oleh Galang, namun berhasil lolos Venus meliuk-liuk melewati beberapa pemain dari SMA 1, tendangan langsung menuju gawang dan golllll masuk masuk masuk...!!!"


"Akhirnya SMA Merah Putih menyamakan kedudukan skor menjadi 1-1, gol spektakuler yang di persembahkan oleh Venus membuat kedudukan menjadi seimbang sehingga kedua tim masih punya peluang untuk meraih kemenangan."


Sorak sorai penonton membahana menyambut gol yang di persembahkan oleh Jupiter, Semua pendukung nampak bergembira karena kini kedudukan menjadi satu sama. Dari bangku penonton Theolla mengacungkan ibu jarinya ketika pandangan mereka bertemu, Jupiter hanya membalas dengan sebuah senyuman.


"Masuk yank...masuk 1-1..!!" seru Amanda yang mengintip dari celah jendela. Venus yang tengah duduk menunggu langsung berdiri begitu Amanda berteriak heboh.


"Serius?


"Iya Jupiter yang masukin..!!"


"Bisa di andelin juga tuh anak," ucap Venus datar. Tidak bisa di pungkiri kembarannya memang ahli dalam main bola.


"Emang...dia jago banget maen bolanya," puji Amanda.


Venus hanya mencebik kesal "jadi sekarang kamu udah berani puji-puji dia nih?"


"Bukan gitu yank, maksudku kamu juga jago tapi jagonya maen basket.." kekeh Amanda.


"Aku tuh heran kalian kan kembar, biasanya kalau kembar tuh apa-apa sama ini yang satu jago maen bola yang satunya malah jago maen basket." tambah Amanda heran.


"Iya lah pasti ada perbedaan lnya meskipun kembar, contohnya Jupiter lebih pinter, sekarang gue malah tertinggal satu tingkat dari dia."


"Gak papa yank yang penting hati aku gak akan beda sama kamu...!!!"

__ADS_1


"Cehh belajar ngegombal darimana?"


"Dari kamu lah," Venus hanya tersenyum melihat Amanda yang kembali ceria seperti semula.


"Aku tuh seneeeng banget lihat kamu ceria lagi, kangen tahu dua minggu kita gak ketemu." Venus menarik tangan Amanda dan menggenggamnya erat.


"Ya itu salah kamu liburan gak ajak-ajak aku.." ujar Amanda cemberut.


"Aku janji kalau kita libur panjang aku bakal ajakin kamu ketemu sama ayah aku,"


Mata Amanda langsung berbinar "serius yank kamu mau ajakin aku ke Korea?"


Venus mengangguk tersenyum "iya tapi nanti ya kalau kita udah lulus Sekolah." seketika binar bahagia di wajah Amanda langsung menghilang dia hanya mendengus kesal. Venus hanya geleng-geleng kepala melihat wajah kesal kekasihnya.


*****


Jupiter masih berjuang di lapangan hijau demi meraih kemenangan untuk SMA Merah Putih. Pertandingan yang tinggal beberapa menit lagi berakhir,membuat kedua tim bermain saling menyerang. Kedua tim sama-sama ngotot ingin menjadi yang terbaik dalam pertandingan ini.


"Sepertinya sepak pojok untuk SMA Merah Putih, ternyata Daniel yang akan mengambil bola tersebut siap-siap dia menendang bola di umpan langsung ke mulut gawang ada Venus yang menyambut bola, di sundul saja dan golllllllll........masuk,masuk akhirnya SMA Merah Putih menambah koleksi golnya skor menjadi 2-1 kemenangan sementara untuk SMA Merah Putih."


Jupiter langsung melakukan selebrasi usai mencetak gol keduanya, dia berlari ke pinggir lapangan melambai-lambaikan tangannya mendengar teriakan para penonton. Semua teman-temannya ikut menghampiri Jupiter,memeluknya, menyambut sebuah kemenangan yang sudah berada di depan mata. Babak kedua yang tinggal beberapa menit lagi berakhir sudah, pertandingan ini akhirnya di menangkan oleh SMA Merah Putih dengan skor 2-1.


Kini para pemain tengah berkumpul di ruang ganti,semua orang memuji kehebatan Jupiter yang sudah menyumbang dua gol di pertandingan ini. Kemenangan ini tak lepas dari permainan apik Jupiter, yang membawa semangat kepada anak-anak yang lain setelah di babak pertama ketinggalan 1-0.


"Makasih ya berkat kamu sekolah SMA Merah Putih berhasil menjadi juara...!!" puji coach Danu pada Jupiter.


"Hebat lo,meskipun lo bukan anak sini tapi lo bermain sangat bagus hari ini untuk sekolah kita," tambah Radit.


"Emang sebenernya lo anak SMA mana?" tanya Daniel penasaran. Pandangan anak-anak yang lain pun tertuju pada Jupiter menunggu jawabannya.


"Dia udah kuliah, ikut kelas akselerasi waktu SMA jadinya setingkat lebih tua dari kita." Venus angkat bicara menjawab pertanyaan anak-anak yang lain. Semuanya nampak terkejut mendengar penjelasan Venus.

__ADS_1


"Bener begitu Jupiter?" coach Danu meyakinkan ulang. Jupiter hanya mengangguk mengiyakan.


"Selama ini lo sekolah dimana?" tanya Kevin.


"Saya selama ini tinggal di Korea dan sekolah disana, pulang ke Indonesia baru sebulan ini." tutur Jupiter menjelaskan.


"Oh gitu....!!" anak-anak yang lain pun mengangguk tanda mengerti.


"Maaf coach sepertinya saya tidak bisa lama di sini, saya harus kembali ke kampus masih ada kelas." ucap Jupiter. Dirinya kini sudah berganti pakaian dan mengembalikan kostumnya pada coach Danu.


"Baiklah terima kasih ya.. sudah mau datang di pertandingan ini." coach Danu menepuk bahu Jupiter berulang kali.


"Iya coach, kalau gitu teman-teman gue permisi dulu ya...!!" satu persatu anak-anak tim football memberi salam pada Jupiter. Mengucapkan salam perpisahan, karena setelah ini Jupiter akan melakukan aktifitasnya kembali sebagai anak kuliahan. Dan Venus sudah di pastikan akan keluar dari tim football.


"Seneng bisa maen bareng sama lo, gue harap di lain waktu kita bisa duet kembali." Kevin menepuk bahu Jupiter berulang kali.


"Iya gue juga, thanks ya semuanya...!!" Jupiter pun keluar dari lookeroom tak lupa memakai topi dan maskernya kembali.


"Venus kamu tetap disini menunggu sampai pembagian hadiah diberikan, karena bagaimanapun juga orang-orang tahunya kamu yang ikut bermain disini..!!" titah coach Danu.


"Baik pak...!!" ucap Venus. Amanda yang sedari tadi mendampingi Venus pun, tidak beranjak dari duduknya dan tetap bergabung dengan tim football.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like,vote dan koment ya genks makasihh🙏🙏


__ADS_2