Twins Boy

Twins Boy
Season 2- Menginap


__ADS_3

Setelah di antar pulang oleh Jupiter, Theolla kembali ke kamar hotelnya. Rencananya sore ini Theolla akan mengunjungi rumah om dan tantenya, yang tak lain adalah orangtuanya Amanda. Dan setelah itu dia akan menginap di rumah Amanda.


Tok tok !!


"Bu...!!" Bella melongokan kepalanya di pintu, mencari-cari keberadaan Theolla.


"Masuk Bel...!!" teriak Theolla dari dalam sana.


Lalu Bella pun melangkahkan kakinya masuk lebih dalam ke kamarnya Theolla. Di lihatnya Theolla tengah mengemasi pakaian nya ke dalam koper.


"Ibu jadi menginap di rumahnya mbak Manda?"


Theolla menghentikan aktifitasnya dan menatap kearah Bella "kamu ikut ya Bel..!!"


"Gak usah bu, saya di sini saja besok pagi saya langsung pulang ke Surabaya."


"Loh kok buru-buru banget, kita pulang bareng saja besok lusa...surat kontraknya masih sama Jupiter saya belum berhasil mengambilnya."


"Kok bisa sih bu, bukan nya seharian ini ibu pergi bareng pak Jupiter?"


"Memang iya seharian ini saya pergi sama dia, tapi Jupiter menahanku di apartemen nya, dia memintaku untuk menjelaskan kesalahpahaman kami dulu."


"Seriuss bu?? jadi sekarang ibu sama pak Jupiter sudah baikan...ciieeee ibu...!!" goda Bella, yang turut senang melihat atasan nya bahagia.


"Apa sih kamu Bel, kita sekarang cuma teman."


"Teman apa teman bu, lebih dari teman juga gak papa kali bu, ternyata pak Jupiter itu lebih... lebih segalanya dari pak Raka." puji Bella, membayangkan kharisma seorang Jupiter sudah ganteng, baik, mapan pula.


"Kamu naksir sama Jupiter?" selidik Theolla.


"HAHH...nggak-nggak bu, mana berani saya naksir pak Jupiter nanti saya di pecat lagi sama ibu..hehe."


"Bisa aja kamu."


"Tapi asistennya lumayan sih bu...!!" kekeh Bella.


"Jadi kamu naksir sama Mario?"


Bella langsung mengibas-ngibaskan tangannya "nggak bu bukan naksir cuma kagum."


"Sama aja kamu berarti suka sama dia,"


"Pleasee bu...jangan kasih tau siapa-siapa ya bu aku malu, pak Mario juga orangnya cuek banget bu tadi pas nganterin aku pulang dia gak banyak ngomong."


"Masa sih..?"


"Iya bu, sepanjang jalan tadi aku yang banyak ngomong pak Mario diam saja cuma nanya yang penting-penting."


Theolla hanya tersenyum mendengar cerita asistennya "ya sudah Bel, kamu pulang ke Surabaya nya besok lusa saja biar bisa ketemu sama Mario lagi."


"Nggak lah bu, aku pulang duluan saja aku lega sekarang ninggalin ibu di Jakarta sendirian, kan ada pak Jupiter yang bakal nemenin ibu."

__ADS_1


"Beneran...gak papa kamu pulang sendiri ke Surabaya?"


"Iya bu gak papa ...Jakarta-Surabaya mah deket."


"Makasih ya Bel, udah nemenin saya selama di Jakarta."


"Iya bu sudah menjadi tugas dan kewajiban saya, sebagai asisten ibu."


Setelah semua barang-barang Theolla di masukkan kedalam koper, dia mulai bersiap untuk chek out dari hotel ini. Bella dengan setia menemani Theolla sampai ke lobi hotel. Beberapa menit kemudian taxi online yang di pesan Theolla pun tiba.


"Saya berangkat dulu ya Bel, kamu hati-hati besok saat pulang, sampai bertemu di Surabaya ya...!!"


"Iya..ibu juga hati-hati ya...!!"


Mereka berdua pun berpelukan beberapa saat, setelah itu Theolla masuk ke dalam taxi melambaikan tangannya pada Bella.


*****


Langit sore ibu kota, kini sudah berganti menjadi malam yang di hiasi terangnya sinar rembulan. Bintang yang berkerlip pun menambah suasana menjadi ceria, di malam yang sangat fenomenal bagi kaum muda. Karena malam minggu adalah malamnya bagi kaum muda-mudi untuk saling merajut kasih tali asmara.


Tapi tidak dengan Theolla, dia memilih malam ini untuk menginap di rumahnya Amanda. Setelah sebelumnya dia mampir ke rumah orangtuanya Amanda. Kini Theolla tengah menikmati makan malam, bersama dengan Venus dan juga Amanda.


"Makasih ya La, kamu akhirnya mau menginap di rumahku." Amanda membuka obrolan di tengah makan malam mereka.


"Iya aku kan udah janji, sebelum kembali ke Surabaya aku pasti nginep di sini dulu."


"Memangnya urusan kamu sudah selesai, kok udah mau balik aja ke Surabaya?"


"Waah...selamat ya...perusahaan mana sih yang menjali partner kamu kali ini?" tanya Amanda penasaran.


Theolla nampak berpikir sesaat untuk langsung menjawab pertanyaan Amanda. Sementara Venus masih fokus dengan makanan di depannya, hanya menjadi pendengar saat dua wanita di hadapannya asyik mengobrol.


"La...??" Amanda bertanya sekali lagi.


"PT. Widjaya grup." jawab Theolla.


Mendengar ucapan Theolla, Venus yang sedang mengunyah makanannya pun langsung tersedak, dia terbatuk-batuk begitu nama perusahaan miliknya di sebut oleh Theolla.


"Ya ampuuun yank....pelan-pelan nih minum dulu...!!" Amanda menyodorkan satu gelas air mineral, yang langsung di teguk habis oleh Venus.


"Serius kamu ada kerjasama dengan PT Widjaya grup??" kali ini Venus yang penasaran dengan cerita Theolla.


Theolla hanya menganggukan kepalanya.


Amanda yang baru menyadari sesuatu pun langsung menutup mulut dengan tangannya.


"Tunggu-tunggu kamu kerjasama dengan PT. Widjaya grup, terus kamu datang ke kantor pusatnya iya bener gitu?"


Lagi-lagi Theolla hanya menganggukan kepalanya, melihat kehebohan suami istri itu.


"Berarti kamu sudah ketemu dengan Jupiter?" tanya Venus.

__ADS_1


"Seriuuusss La kamu sudah ketemu Jupiter?" Amanda kini lebih heboh dari sebelumnya, membayangkan sepupunya bertemu dengan Jupiter.


"Iya aku sudah bertemu dengannya."


"Akhirnya takdir mempertemukan kalian kembali, setelah bertahun-tahun kamu menghindarinya." ucap Amanda lega.


"Jadi kamu ini arsitek yang akan menangani proyek hotel di Bali?" tanya Venus menyadari suatu hal.


"Iya itu aku."


"Ya ampuunn..kenapa takdir kalian bisa serumit ini sih, kalian bertemu kembali di saat Theolla sudah mau menikah."


"Serius yank??" kali ini Venus yang kaget mendengar ucapan Amanda.


"Iya...Theolla dua bulan lagi nikah tanya saja kalau gak percaya."


"Serius Theolla??" tanya Venus ulang. Dan Theolla pun hanya menggangguk mengiyakan.


Venus hanya menghela nafas panjang, dia memikirkan nasib saudara kembarnya yang masih mengharapkan Theolla. Venus pun langsung menyadari sesuatu, dia beranjak dari duduknya.


"Mau kemana yank, habisin tuh makanan nya?"


"Aku mau lihat Ara di kamarnya dulu, kalian lanjut saja makan malamnya." Venus pun berlalu dari hadapan Amanda dan Theolla


"Terus-terus gimana La?"


"Gimana apanya?"


"Pertemuan kamu sama Jupiter gimana awalnya, ceritain dong aku penasaran banget."


Theolla hanya tersenyum melihat sepupunya yang begitu penasaran.


"Kok malah senyam senyum sih?" cebik Amanda.


"Nanti aku ceritain, kamu makan nya habisin dulu itu... kasian bayi yang ada di perut kamu nanti kelaperan." ucap Theolla, menunjuk piring Amanda yang masih penuh dengan makanan.


"Ya udah deh, tapi janji ya nanti kamu cerita?"


"Siiapp bumil...!!"


.


.


.


.


.


Jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, vote dan koment makasih genks๐Ÿ™๐Ÿ˜

__ADS_1


__ADS_2