
Hari ini sepulang sekolah Venus memang sengaja mengajak Amanda untuk sekedar jalan-jalan dan nonton di bioskop. Mengingat besok Venus akan berangkat ke Korea dan selama dua minggu dia tidak akan bertemu dengan kekasihnya ini.
Setelah puas menghabiskan waktu berdua kini tibalah Venus mengantar Amanda pulang kerumahnya.
Amanda tersenyum dan menoleh kearah Venus "Gue pulang dulu yank," Amanda mencoba melepaskan sabuk pengamannya.
Tapi Venus menghentikan pergerakannya dan membuat Amanda mengernyit bingung.
"Bentar lagi yank, aku masih pengen bareng sama kamu," ucap Venus. Suasana mendadak jadi hening.
"Kamu kenapa sih yank, besok kan kita masih ketemu di sekolah tiap hari juga barengan terus aneh deh?"
"Besok yang kamu temui bukan aku, tapi kembaranku maafin aku Manda," ucap Venus dalam hati.
"Gak papa pengen kayak gini aja dulu," tukas Venus sambil menatap lembut ke arah sang kekasih.
Amanda hanya tersipu malu di tatap sedemikian itu sama Venus "Jangan bikin gue deg-degan deh yank, malu tau..!!" tukasnya sambil mencubit pinggang Venus.
"Pokoknya apapun yang terjadi nanti kamu jangan pernah berpaling dariku yank..!!" ujar Venus sambil mengelus-elus rambut panjang Amanda.
Amanda langsung menghentikan pergerakan Venus dan menggenggam tangan Venus "Tuh ngomongnya aneh lagi, udah ah aku balik dulu,"
Amanda beringsut membalikan badannya hendak membuka pintu mobil namun dengan cepat Venus menarik tangannya dan mencakup kedua pipi Amanda dia mendaratkan sebuah kecupan lembut di bibir indah miliknya. Amanda yang mendapat perlakuan seperti itu mendadak tegang dan seluruh tubuhnya menjadi kaku dia hanya diam menikmati setiap sentuhan yang diberikan Venus. Jujur ini adalah ciuman pertamanya dengan Venus jadi dia terlalu naif untuk membalas setiap perlakuan Venus terhadapnya. Merasa tidak mendapat balasan Venus melepaskan ciumannya. Dia menatap Amanda dengan penuh penyesalan dan membelai pipinya lembut.
"Maaf yank...!!" sesalnya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
Amanda langsung mengerjap kaget dia malu dan salah tingkah, dengan terburu-buru Amanda keluar dari mobil milik Venus dan berlari menuju gerbang rumahnya dengan wajah yang sudah memerah seperti kepiting rebus.
"Shiittt...!! " Venus pun memukul stir mobilnya.
"Dia pasti marah nih sama gue, sial kenapa gue bisa cium dia sih..!!" Venus memukul-mukul kepalanya sendiri. Dia pun langsung menyalakan mobilnya dan berlalu dari rumah Amanda.
Ketika memasuki rumahnya tampak Theolla tengah duduk nonton televisi bersama Maria sang mamih. Amanda menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah ketika melewati ruang keluarga.
"Nak, kamu baru pulang ya!" sapa Maria ketika anaknya jalan tergesa-gesa. Amanda hanya menganggukan kepalanya tanpa menoleh sedikitpun, dan berlalu menuju kamarnya.
"Kenapa tuh anak aneh banget jalan buru-buru gitu!" ujar Maria bingung.
Theolla hanya mengangkat bahunya "Iya tan, gak kayak biasanya Manda bersikap begitu."
Sesampainya di kamar Amanda langsung merebahkan badannya di kasur , dia menutup wajahnya dengan telapak tangannya. Sesekali Amanda menyentuh bibirnya dan senyum-senyum sendiri. Bayangan akan wajah Venus yang mengambil ciuman pertamanya terukir jelas di ingatannya. Tiba-tiba ponselnya berbunyi, ada sebuah pesan Whatsapp masuk dari seseorang yang tengah di pikirkannya.
__ADS_1
/ Yank maaf ya soal yang tadi aku khilaf tiba-tiba aja kebawa suasana jangan marah ya/
Amanda langsung mengetik balasannya.
/ Aku ga marah yank cuma kaget aja😊 /
/ Syukurlah kalo gitu Aku pasti bakal kangen kamu sayang/
/ Besok kan di sekolah ketemu lagi masa udah ngomong kangen aja 😅 /
/ Hehe iya ya, ya udah aku mandi dulu ya /
/ Iya sayang, mandi yang bersih biar wangi.hehe /
Setelah itu tak ada balasan lagi dari Venus, Amanda hanya menatap ponselnya dengan perasaan berbunga-bunga.
Ceklek..!!
Pintu kamarnya terbuka masuklah Theolla dan langsung duduk di hapadan sepupunya.
"Ciieee yang senyum-senyum sendiri, seneng banget kayaknya hari ini abis jalan bareng pacar!" goda Theolla.
"Apa sih la, jangan godaiiin gue malu," Amanda mencubit pinggang Theolla.
Amanda pun beranjak dari duduknya "Ada deh rahasia, udah ah gue mau mandi dulu." Amanda berlalu menuju kamar mandinya meninggalkan Theolla yang penasaran dengan tingkah sepupunya kali ini.
*****
Sementara itu di kediaman keluarga Rianti, nampak Venus tengah berbincang dengan saudara kembarnya.
"Jadi pesawat lo besok berangkat jam berapa ?" tanya Jupiter.
"Jam 08.45..!! " jawab Venus sambil mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil.
"Berarti gue gak bisa nganterin lo donk..?"
"Iya gak papa, bunda besok yang nganter gue ke Bandara," tukas Venus.
"Tugas gue besok di sekolah ngapain aja nih, entar kalo temen-temen lo curiga sama gue gimana gue kan gak kenal mereka satu-satu?"
Venus langsung menyaut handphone nya yang berada di atas nakas"Nih lo perhatiin baik-baik ya temen-temen deket gue..!!" Venus memperlihatkan ponselnya ke hadapan Jupiter.
__ADS_1
"Yang cantik ini nih cewek gue namanya Amanda, awas jangan sampe naksir lo,"
Jupiter pun menganggukan kepalanya "Lumayan lah,"
"Apa lo bilang lumayan, orang cantik gini di kata lumayan,"
"Masih cakepan cewek yang gue temui di bandara..!!" sela Jupiter. Venus hanya mencebikan bibirnya kesal "Belum tentu lo ketemu dia lagi,"
"Kalo jodoh pasti gak akan kemana, gue percaya itu..!!"
"Iya lah terserah lo, semoga lo di pertemukan dengan cewek di bandara lagi,"
"Nih kalo yang sebelah Amanda namanya Raisa dia sahabat deket cewek gue," Lalu Venus menslide kembali layar ponselnya.
"Yang ini baru sobat-sobat gue nih yang ini Dimas satunya lagi Rendi, awas lo jangan sampe ke tuker nyebut nama?" ucap Venus menjelaskan.
"Udah segitu doang yang lo tunjukin ke gue, gak sekalian aja temen satu kelas lo tunjukin semua fhotonya..!! "
"Gue gak simpen fhoto mereka semua lah, ada sih satu lagi yang deket sama kita-kita sepupunya Manda cuman gue gak ada fhotonya dia anak baru di kelas gue,"
"Cakep gak ?"
"Lo nilai aja sendiri besok, satu hal lagi lo hati-hati sama yang namanya Raul dia itu rival gue di sekolahan kita satu tim basket dan dia yang jadi kapten basket."
Jupiter menganggukan kepalanya "Ada lagi yang mau lo sampein ? "
"Udahlah kayak gitu aja, soal Manda nanti biar gue yang selalu kirim pesan atau telpon dan lo bersikap biasa aja di sekolah, "
"Ya udah..!!"
"Semoga penyamaran lo berhasil, inget pesen gue jangan naksir, jangan bikin nangis dan jangan sentuh cewek gue oke.!!!"
"Iya gue inget bawel banget dah ya kayak emak-emak." tukas Jupiter yang langsung kabur dari hadapan saudara kembarnya.
.
.
.
.
__ADS_1
.
* Jangan lupa tinggalkan jejak dengan Like ,Vote dan Koment makasiihhh🙏🙏