Twins Boy

Twins Boy
Pertandingan


__ADS_3

Hari ini seluruh siswa SMA Merah Putih akan di sibukan dengan pertandingan olahraga antar SMA se-Jakarta selama dua minggu kedepan. Perlombaan yang akan di ikuti antara lain basket,sepak bola,tenis meja,bulutangkis dan bola volli. Para siswa yang tidak turut serta lomba bisa mendukung memberikan semangat, kegiatan belajar pun tidak terlalu efektif di lakukan.


Tim basket SMA Merah Putih kali ini tengah bersiap-siap untuk bertanding melawan SMA Bunga Bangsa di lapangan indoor SMA Merah Putih.


"Oke anak-anak sudah siap semuanya..!!" coach Anwar memberikan semangat.


"Siap pakkkk...!!"


Sebagai pemain inti Venus dan Dimas sudah ada di tengah lapangan bersama dengan Raul,Angga dan Yuda. Sisanya Rendi dan empat orang lainnya menunggu di pinggir lapangan sebagai pemain cadangan. Tampak Cheerleaders SMA Merah Putih melakukan dance nya dengan atraksi-atraksi yang membuat penonton histeris.


Pertandingan babak pertama pun di mulai tim basket SMA Merah Putih bermain sangat apik di babak pertama ini. Venus dan Raul pun menyumbang poin terbanyak pada kali ini. Meski terkadang mereka bermain secara individu karena ego masing-masing. Tapi untung pertandingan ini di menangkan oleh SMA Merah Putih dan berhak bermain lagi melawan SMA Patriot di putaran kedua. Karena pertandingan ini sistem gugur jadi siapapun yang kalah di pertandingan pertama langsung tereliminasi dan tidak bisa bertanding lagi.


*****


Selepas pertandingan usai Theolla memilih pergi ke kelas menunggu teman-temannya datang. Baru beberapa langkah tiba-tiba seseorang mengejutkannya.


"Mau kemana Theolla ? " ucap seseorang yang ternyata Raul masih dengan seragam basketnya dan keringat yang bercucuran.


Theolla menoleh dan tersenyum simpul "Mau balik ke kelas,"


"Temenin gue ke kantin yuu, gue haus nih..!!" ajaknya. Theolla nampak berpikir sesaat.


Theolla pun menganggukan kepalanya dan mereka pun berjalan bersebelahan menuju kantin. Namun di perjalanan seorang wanita berambut pirang sebahu, bermata coklat menghentikan langkah mereka dia adalah Agnes anak kelas X11 IPS-1 yang sudah lama naksir Raul tapi selalu di acuhkan oleh Raul.


"Nih gue beliin minum buat lo, gue tahu lo haus kan?" Agnes menyodorkan air mineral ke hadapan Raul dan bergelayut manja di lengannya, namun Raul bersusah payah melepaskannya.


"Makasih nih gue mau ke kantin kok sama Theolla," tolak Raul. Lalu Agnes menatap tajam ke arah Theolla.


"Udah sana-sana lo pergi, anak baru kan lo biar gue yang nemenin Raul ke kantin." Ketusnya pada Theolla sambil mengibas-ngibaskan tangannya.


"Nes gue maunya Theolla yang nemenin gue ke kantin bukan lo," ucap Raul.


"Kenapa harus dia sih, gue yang udah kenal sama lo lebih lama bukan anak baru ini?" sergah Agnes.


"Tapi gue gak suka lo maksa-maksa kayak gini..!!" Mendengar perdebatan kedua manusia itu Theolla hanya geleng-geleng kepala, untung saja Amanda dan Raisa datang menghampiri mereka.


"Ehh bilangin ya sama sepupu lo ini jangan keganjenan buat deket-deket sama Raul," ucap Agnes emosi.


"Bukannya Raul ya yang duluan ngedeketin Theolla, lo jangan salah tuduh dong!!" balas Amanda sengit.

__ADS_1


"Tau....yang ganjen tuh eloo bukan Theolla." bela Raisa. Agnes langsung mendelik mendengar ucapan Raisa.


"Udah la kita pergi dari hadapan kedua manusia ini," ajak Amanda yang langsung di ikuti Theolla dan Raisa. Tiba-tiba dari arah belakang Venus, Dimas dan Rendi menghentikan langkah di hadapan Raul dan Agnes.


"Jadi setelah lo gagal ngedapetin Amanda,lo coba deketin sepupunya ya?" ejek Rendi sambil terkekeh. Raul nampak mengepalkan tangannya.


"Maksudnya apa hah lo ngomong kayak gitu sama gue?" Raul nampak emosi.


"Kita udah lihat semuanya tadi, lo coba ngedeketin Theolla kan?" tutur Dimas.


"Kalo iya kenapa, gak boleh ? emang apa hak kalian ngelarang-larang gue?"


"Udah yuu balik ke kelas, ngapain kita ngeladenin dia." Venus mencoba melerai kedua temannya dan mereka bertiga pun berlalu dari hadapan Raul yang sudah kesal.


*****


Sesampainya di kelas,


"Lo ngapaiin sih mau aja di deketin si Raul?" Kali ini Raisa yang mulai buka suara duluan.


"Dia yang ngejar-ngejar gue," tukas Theolla.


"Lo suka sama dia ?" tanya Amanda penuh selidik.


"Asal lo tahu ya, dulu si Raul itu pernah nembak Manda juga tapi dia tolak karena lebih milih Venus." ucap Raisa menjelaskan. Theolla melirik ke arah Amanda meminta jawaban.


"Bener gitu Man ?" tanya Theolla dan Amanda pun membenarkan pertanyaan Theolla.


"Terus kalo gue lihat kenapa Raul kayaknya benci banget ya sama Venus, tadi aja pas tanding mereka satu tim tapi kayak maen sendiri-sendiri." ucap Theolla penasaran.


"Jadi sebenernya si Raul itu iri sama Venus karena Manda lebih milih Venus daripada Raul, apalagi pas pemilihan ketua osis Raul juga menjadi salah satu kandidat tapi kalah karena Venus lagi yang kepilih dia jadi semakin benci aja sama Venus." ucap Raisa menjelaskan panjang lebar. Tiba-tiba Venus,Dimas dan Rendi ikut bergabung.


"Maka dari itu gue gak suka lo deket-deket sama dia, " tutur Amanda.


"Lagi pada ngomongin gue ya?" Rendi angkat suara.


"Pedeee banget lo bambang..!!" cibir Raisa.


"Si Raul kayaknya lagi coba deketin lo ya la?" tanya Rendi. Theolla hanya mengangkat bahunya.

__ADS_1


"Kalo iya kenapa?" tanya balik Dimas.


"Berarti gue kalah cepet donk dari si Raul?" ucap Rendi kecewa.


"Emangnya lo mau ngapain ke Theolla?" tanya Venus penuh selidik.


"Pedekate lah, emangnya elo doang yang punya pacar gue juga pengen iya gak la?" jawab Rendi dengan jujurnya. Sontak Amanda langsung mencubit pinggang Rendi.


"Sepupu gue gak bakal gue kasih sama orang kayak elo." ketus Amanda.


"Sehhh jahat banget manda, tolongin abang La?" Rendi memelas memohon bantuan sama Theolla. Namun Theolla hanya tertawa geli.


"Lebih baik tuh wajah operasi plastik dulu biar gak malu-maluin bersanding sama Theolla," celetuk Dimas yang langsung mendapat pukulan dari Rendi.


"Wajah udah mirip Leonardo DiCaprio lo suruh operasi plastik, mata sama mulut lo tuh yang harusnya di operasi..!!'' sengit Rendi. Mendengar perdebatan Rendi dan Dimas sontak Venus, Amanda dan Theolla tertawa terbahak-bahak.


"Yank balik yu, pusiing gue dengerin mereka ngoceh..!!" ajak Venus.


"Iya la ayo kita balik..!!" Venus,Amanda dan Theolla pun pergi meninggalkan kedua manusia yang tengah beradu mulut.


"Gue mau ngajak lo jalan dulu gimana yank?" tanya Venus.


"Theolla gimana yank ?"


"Udah gak papa gue balik duluan, lo kalo mau jalan sama Venus jalan dulu aja mobil biar gue bawa yang bawa." ucap Theolla.


"Ya udah nanti kalo mamih tanya tolong bilangin gue pergi sama Venus dulu ya?"


Theolla mengacungkan ibu jari nya"Siippp..!!"


"Thanks ya la..!!" ujar Venus. Sesampainya di parkiran Amanda memasuki mobil Venus,dan Theolla berlalu menuju mobil Amanda.


.


.


.


.

__ADS_1


.


* Jangan Lupa tinggalkan jejak ya guys dengan Like,Vote dan Koment makasiihhh🙏🙏


__ADS_2