
Udara yang dingin di pagi hari membuat kedua anak manusia itu enggan beranjak dari tidurnya. Bergelung dalam selimut, menyusupkan kepalanya di dada bidang Jupiter membuat Theolla betah berada di posisi itu. Sementara satu tangan Jupiter memeluk erat tubuh Theolla.
Jupiter sedikit terusik, saat cahaya matahari mulai menyusup melalui celah jendela kamar hotelnya. Dia tatap wajah Theolla yang tertidur pulas dalam pelukannya. Mungkin efek kelelahan setelah perjalanan semalam membuat Theolla enggan untuk bangun pagi ini. Setelah memutuskan untuk bulan madu ke Labuan Bajo, sore itu juga Jupiter dan Theolla langsung berangkat. Semua serba mendadak. Untung saja mereka masih kebagian tiket pesawat menuju daerah wisata yang berada di Nusa Tenggara Timur.
Jupiter menyibak anak rambut yang menghalangi wajah Theolla, mencolek-colek pipinya dengan gemas. Theolla menggeliat merasakan keisengan tangan Jupiter. Theolla mulai membuka matanya, melihat Jupiter yang tersenyum kearahnya.
"Morning kiss sayang." satu kecupan mendarat di bibir Theolla.
"Udah pagi ya?" tanya Theolla dengan suara parau. Dia langsung bangun menempelkan punggungnya pada sandaran ranjang. Ekor matanya melihat sekeliling mencari jam yang menempel di dinding, Theolla kaget karena waktu sudah menunjukan angka sembilan.
"Kenapa gak bangunin dari tadi sih?" omel Theolla, dia buru-buru menggelung rambutnya keatas.
"Aku juga baru bangun, mau kemana sih buru-buru banget?"
"Tentu saja travelling. Aku gak mau menyia-nyiakan waktu yang hanya tiga hari di sini."
"Kalau kamu mau kita bisa menambahnya menjadi satu minggu." tawar Jupiter.
"Kau ini bos macem apa sih? cuti sampe berminggu-minggu apa tidak kasian Mario menghandle kerjaan kamu."
"Tentu saja kasian sayang tapi itu udah jadi resiko dia jadi asisten aku, ada Venus ini yang bantuin dia." ucap Jupiter santai.
"Sudahlah jalan-jalannya besok saja mending hari ini kita habiskan waktu di kamar. Aku belum dapet jatah nih semalem." goda Jupiter dengan mengedipkan sebelah matanya.
"Enak aja jauh-jauh datang kesini masa cuma di kamar, tau gitu mah di apartemen juga bisa gak perlu ada acara bulan madu." cebik Theolla kesal.
"Ayo dong yank !! kita harus kejar target biar secepatnya ngasih mamah dan papah cucu."
"Huh maunya kamu itu mah....gak ada jatah hari ini !! kita jalan-jalan dulu urusan jatah belakangan." Theolla langsung berlalu dari hadapan Jupiter masuk ke kamar mandi.
Jupiter tidak tinggal diam dia mengekori Theolla menuju kamar mandi "Ikut yank...!!" namun sebelum Jupiter melangkah jauh Theolla terlebih dulu menutup pintu kamar mandi dan menguncinya.
__ADS_1
Tok tok tok !!
"Yank..bukain dong pintunya !! mandi bareng ya."
"Gak. Yang ada nanti kamu macem-macem." sahut Theolla dari dalam.
"Gak bakal. Janji deh....buka ya !!"
"Aku bilang nggak ya nggak Jupiter, kau di luar saja tunggu aku selesai !!!"
"Pelit nih."
Tak ada sahutan lagi yang ada hanya suara gemercik air, menandakan Theolla yang sudah memulai ritual mandinya. Jupiter pun melangkah malas menjauh dari pintu kamar mandi, merebahkan kembali tubuhnya di atas ranjang. Mendesah kecewa karena gagal mendapatkan jatahnya pagi ini.
*****
Labuan Bajo banyak di gemari karena keindahan alamnya yang natural, dari sisi pulaunya, pantainya sampai keindahan laut yang beragam. Tak hanya itu Labuan Bajo juga menarik wisatawan dari segi budaya dan kearifan lokal warga setempat. Menurutnya warga setempat dapat memadukan keindahan alam, beserta budaya daerahnya untuk di jadikan daya tarik wisata.
Selain itu Labuan Bajo juga terkenal sebagai rumah bagi hewan endemik Indonesia yaitu Komodo. Hewan ini merupakan satu-satunya yang selamat setelah dahulu kala terjadi letusan gunung Krakatau yang menyebabkan terjadinya tsunami. Dengan keberadaannya yang legendaris hewan ini merupakan salah satu hewan yang di lestarikan. Begitu juga pulau Komodo menjadi Taman Nasional yang di terima sebagai kategori situs warisan dunia oleh badan perserikatan bangsa-bangsa yaitu UNESCO.
Selain pulau Komodo yang juga terkenal adalah Pantai Pink dan Manta Point. Pantai Pink adalah pantai dengan pasir berwarna pink yang menarik dan unik pemandangannya. Sedangkan Manta Point adalah patung yang terdapat di dasar salah satu pantai di Labuan Bajo yang menjadi salah satu spot diving yang juga memiliki keunikan.
Jupiter dan Theolla berkeliling dari pagi menikmati objek wisata di Labuan Bajo, mereka menyewa seorang tour guide untuk memandu perjalanan mereka. Setelah puas berkeliling dari satu tempat ke tempat yang lain kini tujuan terakhir mereka di sebuah pantai berpasir pink. Theolla begitu antusias saat tiba di pantai yang menurutnya indah dan unik.
"Balik yuk ke hotel...!! cape nih yank seharian kita jalan-jalan terus." ajak Jupiter. Kini mereka tengah duduk di sebuah kursi yang menghadap langsung ke pantai. Sementara tour guide yang tadi bersama mereka sudah pergi dan besok mereka akan menggunakan jasanya lagi untuk kembali travelling.
"Aku masih betah disini. Kamu pulang aja sana duluan..!!" ujar Theolla sambil menyibakan rambutnya yang tertiup angin pantai.
"Besok masih bisa yank, kita masih punya waktu dua hari lagi di sini." bujuk Jupiter. Dirinya sungguh sudah lelah dan ingin segera merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk.
"Yakin besok kita akan jalan-jalan lagi? aku curiga kamu akan mengurungku seharian di kamar hotel." cebik Theolla.
__ADS_1
"Hehe....tau aja. Kamu udah seperti cenayang nih."
"Aku tahu otak kamu itu isinya mesum semua !!"
"Jangan gitu yank....wajarlah pengantin baru. Bagaimana jika malam ini kita mulai nyicil lagi?"
Theolla mengerutkan dahinya menatap Jupiter heran"Nyicil apa?"
"Tentu saja nyicil bikin anak." Jupiter tersenyum lebar menggoda Theolla. Sementara Theolla langsung merenggut masam. Merasa kesal dengan perkataan Jupiter yang terus membahas urusan ranjang.
"Libur dulu sayang....emang gak cape produksi terus tiap malam?"
"Semalam udah libur yank Mau ya....ayo kita kembali ke hotel...!!" bujuk Jupiter pantang menyerah.
"Nanti. Aku mau lihat sunset dulu." tolak Theolla.
"Mana ada sunset cuacanya sedikit mendung, besok kita bisa kesini lagi. Jarak hotel tempat kita nginep kan gak jauh dari sini."
Dengan bibir yang mengerucut akhirnya Theolla mau di ajak pulang oleh Jupiter. Melingkarkan tangannya di pinggang Theolla, Jupiter mendekap Theolla menghindarinya dari angin pantai. Mereka berdua berjalan menyusuri bibir pantai menuju hotel yang tidak jauh dari sana. Sesekali Jupiter mengecup puncak kepala Theolla. Mengalirkan kasih sayang yang tiada batas.
.
.
.
.
.
(sumber : Google )
__ADS_1
Like, Vote, Koment dan rate 5 makasih genk๐๐