Twins Boy

Twins Boy
Rencana Venus


__ADS_3

Saat bell istirahat berbunyi sebagian siswa keluar dari kelas menuju kantin, tidak dengan Venus,Amanda,Raisa,Theolla,Rendi dan Dimas mereka masih terlihat berbincang di kelasnya.


"Oh iya la, kenalin ini Venus cowok gue yang kemaren gue ceritaiin itu," ujar Amanda sambil bergelayut manja di lengan Venus, dan Venus langsung mengulurkan tangannya yang langsung di balas oleh Theolla.


"Venus..."


"Theolla...!!" balasnya. Dan saat Theolla melihat Venus dari dekat seperti pernah bertemu sebelumnya, wajahnya begitu tidak asing. Tapi Theolla lupa pernah bertemu di mana.


Melihat sepupunya bengong Amanda menepuk pundaknya "Kenapa la?"


Theolla mengerjapkan matanya kaget "Ahh nggak, cuman mukanya Venus itu gak asing ya kayak pernah liat di mana gituu?"


"Maklum orang ganteng jadi wajah gue ini terkenal dimana-mana," ujar Venus sambil terkekeh.


"Pasaran donk muka lo ini..!! " celetuk Rendi. Venus hanya mendengus sebal.


"Oh iya dan cowok yang satu ini Rendi , sobatnya Venus juga selain Dimas," kata Amanda menjelaskan.


"Eheeemmmm..." ujar Rendi dengan satu tangannya mengelus rambut ke belakang lalu mengulurkan tangan ke arah Theolla.


"Rendi Sebastian, cowok paling kereenn se-SMA Merah Putih," ujarnya narsis yang langsung mendapat gelak tawa dari temen-temennya.


"Kereen apanya, diiihh najiis gue dengernya..!!" tutur Raisa.


"Dasar bambank lo, malu-maluin kita aja." Dimas angkat bicara.


"Tau lo, mentang-mentang ada cewek cakep aja langsung narsis begitu," tambah Amanda.


"Gue kan lagi usaha, sehh bantuiin gue napa jangan mojokin gue kayak gini," ujar Rendi sambil memanyunkan bibirnya. Theolla hanya tersenyum melihat kelakuan temen barunya ini.


"Ya udah yu kita ke kantin aja..!!" ajak Venus mencoba melerai pertikaian teman-temannya itu. Semuanya pun berlalu menuju kantin sekolahan.


*****


Sore harinya di kediaman keluarga Rianti, nampak Jupiter tengah berbincang-bincang dengan sang bunda. Venus yang baru pulang sekolah pun ikut bergabung dengan bunda dan kakaknya.


"Lagi pada ngomongin apa sih bun, serius banget ya..!!" tanya Venus.


"Iniloh kakak kamu katanya akan tinggal di sini lebih lama lagi, dia udah nemu Universitas di daerah Jakarta jadi mau lanjut kuliah di sini," ujar Rianti menjelaskan.


"Bagus donk bun kalo gitu, Venus jadi gak kesepian lagi ada temennya, iya gak bro?" kata Venus yang langsung menepuk bahu Jupiter,


"Loh gimana sama Ayah, emang Ayah ngijinin lo tinggal di sini sama kita ?" tanya Venus heran.

__ADS_1


Jupiter mengangguk mengiyakan "Ayah sebenernya ngijinin, tapi ayah nyuruh lo buat ke Korea nengokin adek baru kita, Ayah juga kangen sama lo..!!"


"Mauu bangeettt gue ke Korea..!!" ucap Venus berbinar-binar.


"Boleh ya bundaaaa??" pinta Venus.


"Ini nih yang lagi bunda bahas sama Jupiter dari tadi , kamu pasti ngotot pengen pergi kesana," tutur Rianti.


"Boleh ya bunda aku kesana, kan ada Jupiter ini sekarang di sini?" pintanya lagi sambil memelas.


"Bunda tuh mikirin nya sekolah kamu Venus, kalau kamu tinggal ke Korea nanti kamu ketinggalan banyak pelajaran jadi kamu bunda ijinin ke Korea nanti aja setelah lulus sekolah," Rianti mencoba menjelaskan.


"Yahhhh kelamaaan itu mah bun, masih tahun depan " ucap Venus lemes.


"Buat kebaikan kamu sayang..!!" tukas Rianti.


Venus melirik ke arah Jupiter "Bantuin gue bro..!!"


Jupiter hanya mengangkat bahunya "Gue ya terserah bunda,"


"Gak asyiikk lo," ujar Venus cemberut, Hening sesaat Rianti mulai sibuk membuka berkas-berkas yang di bawanya dari butik sementara Jupiter tengah asik dengan handphonenya. Namun tiba-tiba sebuah ide muncul dari benak Venus.


"Ah yaa, aku ada ide bundaa..!!!" sorak Venus yang membuat Rianti menghentikan aktifitasnya dan menoleh ke arah Venus begitupun dengan Jupiter.


"Bisa-bisanya kamu punya ide gila seperti ini nyuruh Jupiter gantiin kamu di sekolah, gimana kalo nanti ketahuan bisa runyam urusannya," Rianti hanya geleng-geleng kepala.


"Gak bakal ketahuan bunda, kita kan kembar gak akan ada yang curiga," ucap Venus lagi yang mencoba membujuk bundanya.


"Tetep bunda gak setuju Venus, kalau Kakak kamu suruh gantiin kamu gimana sama kuliahnya?" Rianti keukeuh dengan pendiriannya.


"Nanti aja kamu tunggu sampe lulus sekolah, gak nyampe setahun ini," lanjut Rianti.


"Masih 10 bulan bun, tega nih bunda." ujar Venus lemes.


"Aku masuk kuliah bisa ku undur lagi bun, gak papa biar aku gantiin Venus sementara," Jupiter angkat bicara karena merasa gak tega melihat kembaran nya.


Venus melirik ke arah Jupiter dan langsung memeluk kembarannya itu "Thanks bro, thanks lo emang sodara gue yang paling the best..!!"


"Mana bisa kuliah kamu undur-undur sih yang ada nanti kamu ketinggalan banyak materi," tukas Rianti.


"Bunda lupa Jupiter kan jenius, dia ketinggalan materi setahun juga masih bisa ngejar," ujar Venus meyakinkan.


"Boleehh ya bun, pleaseee bunda ku paling cantik dah." lanjut Venus lagi sambil mengatupkan kedua tangannya.

__ADS_1


"Satu minggu..!!"


"Yahh bentar banget bun, Sebulan ya!" Venus mencoba bernego.


"Kamu ini udah di kasih ijin kok malah ngelunjak minta satu bulan, gak kasian sama sodara kamu," tegas Rianti.


Venus menoleh ke arah Jupiter meminta bantuannya.


"Ya udah dua minggu aja bun, kasian Venus kalo cuma bentaran di sana," Jupiter mencoba membantu Venus ikut merayu Rianti.


"Loh bukannya sebentar lagi kamu ada tanding basket antar SMA se-Jakarta?" tanya Rianti.


Venus menganggukan kepalanya "Iya bun, minggu ini tandingnya udah di mulai."


"Nah terus kamu ngapaiiin malah pengen pergi ke Korea?"


"Itu gampang bun bisa di atur, Lo bisa kan gantiin gue tanding basket?" tanyanya pada Jupiter.


"Entahlah, gue gak terlalu suka basket gue sukanya Football..!!" jawab Jupiter.


"Nah tuh dengerin Jupiter aja gak yakin bisa gantiin kamu," sela Rianti. Venus nampak berpikir sesaat.


"Soal basket gampang, yang penting sekarang bunda ijinin aku pergi ke Korea." tukas Venus meyakinkan Rianti lagi.


"Ya udah dua minggu aja, di sana kamu jangan ngerepotin istri Ayah kamu inget pesen bunda?"


"Siaapppp bunda..!!" ujar Venus yang langsung memeluk bundanya.


"Tante Anna baik kok, lo tenang aja pasti betah di sana, ibu tiri yang jahat itu cuma ada di dalam dongeng." ucap Jupiter.


"Thanks ya bro...!!" Venus pun gantian memeluk Jupiter.


"Ya udah bunda mau lanjut ngecek berkas-berkas dulu ya sayang." Rianti beranjak dari duduknya dan masuk ke ruangan kerja. Sementara Jupiter dan Venus pun masuk ke kamarnya masing-masing.


.


.


.


.


.

__ADS_1


* Jangan lupa tinggalkan jejak ya guys dengan Like,Vote dan Koment Makasih semuanya🙏🙏


__ADS_2