
Hari yang di tunggu pun sudah tiba, sabtu malam itu begitu cerah bertabur bintang di langit. Sebuah ballroom hotel ternama di pilih untuk menyelenggarakan acara Reuni SMA. Para panitia pelaksana mulai sibuk kesana kemari untuk mempersiapkan kelancaran acara.
Satu persatu setiap orang mulai berdatangan. Hanya angkatan Theolla yang ikut dalam reuni tersebut. Venus dan Amanda terlebih dulu sampai disana dia hanya membawa Kenzo yang kini sudah berusia setahun lebih. Sementara kakaknya Ara tidak ingin ikut dan lebih memilih bersama omanya.
Sementara Theolla dan Jupiter mereka membawa kedua anak kembarnya. Alvero dan Azura begitu antusias melihat suasana ballroom yang ramai. Terlebih banyak sekali anak seusia mereka yang hadir disana bersama orangtuanya.
Dari kejauhan Amanda melambai begitu melihat Theolla datang. Jupiter dan Theolla pun langsung menghampiri Amanda dan Venus. Ternyata di sana sudah ada Raisa sahabat Amanda dan juga Theolla sewaktu SMA.
"Theollaaaa!!"
"Raisaaa!!" kedua wanita itu langsung berpelukan melepaskan kerinduan karena lama tak berjumpa.
"Kamu apa kabar La?"
"Kabar aku baik-baik aja Sa."
"Berapa lama ya kita gak ketemu?" Theolla bertanya pada Raisa setelah pelukan mereka terlepas.
"Sekitar tiga belas tahunan setelah lulus SMA kita gak pernah bertemu. Dulu kan kamu lulus SMA pindah ke Singapura."
"Oh iya.."
"Ini Jupiter kan?" tanya Raisa pada pria di samping Theolla.
Jupiter tersenyum Raisa mengenalinya.
"Masih inget sama aku?"
"Inget lah apalagi sama skandal kamu yang nyamar jadi Venus." kekeh Raisa memandang Venus dan Jupiter bergantian.
"Ceehh malah di ingetin." sahut Venus.
"Aku gak nyangka kalian berdua awet dari SMA sampe sekarang." ucap Raisa pada Jupiter dan Theolla.
"Yang awet itu Amanda sama Venus. Kita dulu pernah pisah selama sepuluh tahunan hubungan kita gak semulus itu Raisa." jelas Theolla.
"Ya tapi kan akhirnya kalian tetap bersatu dalam ikatan pernikahan."
"Gak kayak kamu sama Dimas ya Sa?" ujar Amanda. Membuat Raisa salah tingkah ketika Amanda menyebut mantan pacarnya saat SMA. Raisa langsung melirik sang suami yang berdiri di sampingnya.
"Eh ya kenalin ini suami aku namanya Anggara." Raisa langsung mengalihkan pembicaraan melupakan suaminya karena asik berbicara. Setelah perkenalan selesai mereka mencari tempat duduk yang nyaman.
__ADS_1
"Anak kalian lucu-lucu banget sih." ujar Raisa melihat Kenzo, Alvero dan Azura yang sibuk bermain di temani baby sitternya.
"Iyalah siapa dulu mamih dan papihnya." seru Amanda.
"Anak kamu gak di ajak Sa?"tanya Theolla.
"Dia di rumah sama nenek dan kakeknya masih kangen karena udah lama gak bertemu."
"Emang selama ini kamu tinggal dimana Sa?" tanya Jupiter.
"Aku tinggal di Medan ikut suamiku yang tugas disana."
"Itu Rendi bukan sih?" tunjuk Amanda pada seorang pria yang datang bersama wanita.
Venus melambai kearah Rendi begitu melihat sahabatnya datang. Rendi langsung menghampiri Venus dan teman-temannya.
"Gillaaa pak dokter apa kabar?" Venus yang pertama kali memeluknya, di susul Jupiter. Rendi yang sudah lama tinggal di luar negeri melepaskan rindu pada sahabat-sahabatnya.
"Kabar gue baik? Kalian semua gimana?"
"Kabar kita juga baik. Itu di samping siapa Ren?" tanya Amanda penasaran.
"Kenalin ini Diana calon istri gue."
"Kalau nikah jangan lupa undang kita-kita." ujar Theolla.
"Siap. Sorry ya gue gak hadir di pernikahan kalian." mata Rendi menatap Jupiter dan Theolla bergantian.
"Ya kita ngerti kok lo kan tinggal di Aussie saat ini." ucap Jupiter.
"Pendidikan gue udah selesai kok, beberapa bulan lagi gue pindah ke Indonesia."
"Sukses lo ya jadi dokter." ucap Jupiter.
"Ya berkat doa kalian semua. Eh ngomong-ngomong Dimas mana?." Rendi menatap semua sahabatnya tapi tak ada Dimas disana.
"Palingan dia telat bentar lagi juga datang." ujar Venus. Tidak lama kemudian orang yang di omongin pun datang. Dimas datang ke acara itu bersama Kanaya yang sudah di nikahinya lima bulan yang lalu.
"Ciiiee penganten baru!!" goda Rendi pada Dimas saat mereka tengah berjabatan.
"Aseem lo!! Gue udah nikah lima bulan yang lalu bukan penganten baru lagi." sentak Dimas.
__ADS_1
"Lo gak mau kenalin istri lo sama gue?" bisik Rendi.
"Ogah!! Nanti lo naksir."
"Lo gak lihat di sebelah gue ada bidadari cantik yang turun dari khayangan." ucap Rendi memuji Diana. Dimas tersenyum melihat Diana yang juga tersenyum. Tapi pandangan Dimas langsung terpaku melihat Raisa yang duduk diantara mereka.
"Lo gak mau nyapa mantan dulu bro?" kali ini Venus yang berbisik.
"Hai Dim apa kabar?" tanya Raisa tanpa canggung sama sekali.
"Eh... hai juga kabarku baik kok. Kamu sendiri gimana?" Dimas sedikit tergagap.
"Baik. Itu istri kamu?"
Dimas mengangguk "iya dia istri aku namanya Kanaya."
"Selamat ya!! Maaf aku gak hadir di pernikahan kalian."
"Gak papa Raisa. Makasih ya!!"
Obrolan mereka terus berlanjut mengenang masa-masa SMA yang penuh canda tawa. Tak ada rasa canggung lagi antara Dimas dan Raisa. Bahkan Kanaya dan Raisa pun kini sudah terlihat akrab berbicara.
Sementara Amanda dan Theolla nampak anteng berbicara dengan Diana, calon istrinya Rendi yang seorang dokter kandungan.
Dan para cowok jangan ditanya lagi, kalau sudah berkumpul seperti ini mereka pasti akan lupa umur seolah-olah masih remaja berseragam putih abu-abu.
Theolla pamit sebentar untuk melihat si kembar yang bermain bersama Kenzo di dampingi baby sitternya. Mereka bermain di arena khusus anak-anak yang di sediakan oleh pihak panitia. Saat Theolla hendak kembali ke mejanya tiba-tiba ada seorang pria yang memanggilnya. Sontak Theolla membalikan badannya.
"Theolla kan?" tanya pria itu memastikan.
"Raul.." gumam Theolla.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Like, Vote, Komen dan rate 5🙏😍