
Sore hari Arka sedang mengajak Puput jalan jalan keliling kota bali, tanpa henti hentinya Puput terkagum kagum melihat keindahan kota bali yang baru kali ini dia lihat.
Namun fikiran Puput mengarah pada ucapan Arka yang waktu itu dia bilang kalau dia tak suka pada wanita,.
"aku akan buktikan malam ini, apa benar Arka tak suka perempuan" batin Puput.
"Kau suka" tanya Arka.
"Suka, makasih ya"
Arka hanya menganggukan kepalanya rasanya bahagia kalau melihat Puput bahagia karena memang ini yang di inginkan Arka menikah dengan wanita yang dahulu pernah mengisi hatinya walau sebentar karena mulai sekarang Arka tak akan melepas Puput lagi.
"Mau belanja" tanya arka sambil memarkirkan mobilnya di basemen sebuah toko perbelanjaan yang cukup besar di kota itu.
"Boleh" ucap Puput langsung turun dari mobil.
Mereka berdua masuk kedalam Mal itu Arka membawa Puput mengarah pada toko persabunan karena Arka lupa tak membawa sabun mandi atau pun shampo untuknya.
"Kau mau belanja apa" tanya Arka.
"Tak ada, tapi kita beli cemilan aja gimana".
"Ya kamu pilih cemilannya, aku akan tunggu di sini dan ini" ucap arka terpotong karena dia membawa dompetnya yang ada di saku celannya dan mengeluarkan kartu no limit untuk Puput.
"Belanja apa pun saja yang kau mau" ucap Arka.
"Wow ini beneran kartu asli" tanya Puput tak percaya.
"Asli" ucap Arka sambil pergi dari sana menuju kasir untuk membayar sabun yang sudah dia pilih.
Sedangkan Puput dia sedang memilih cemilan yang akan dia beli untuk malam nanti karena kebiasaan bagi Puput kalau malam hari dia pasti makan cemilan.
Namun mata Puput menatap pada deretan baju Lingrie yang tepat berada di samping toko cemilan.
"Aku punya ide untuk malam nanti" gumam Puput.
Puput menenteng tiga paper bag yang sangat penuh dengan makanan.
"Ayo kita pulang" ucap Puput pada Arka yang sedang mengutak atik ponselnya.
"Kau belanja apa saja Put banyak sekali makanan" ucap Arka.
"Hanya cemilan" ucap Puput.
"Pantas saja kau sangat gendut Put ternyata cemilanmu juga sangat banyak" ledek Arka.
__ADS_1
Malam harinya Puput dan Arka sedang bersantai di sofa sambil menonton film Drakor yang Puput sukai dengan cemilan yang berada di tangan kiri Puput dan tangan kanannya memasukan cemilan singkong itu ke dalam mulutnya.
Sedangkan Arka dia baru saja keluar dari kamar mandi dan sudah selesai mandi.
Arka menatap pada Puput yang masih fokus nonton Film Drakor.
"Cepat mandi Put sudah malam" ucap Arka.
"Baru juga pukul 7".
" nanti dingin, ayo mandi dulu" titah Arka.
"Ya tuan Arka Marta Jaya" ucap Puput yang langsung masuk ke kamar mandi.
Pikiran Puput pun beralih pada baju yang baru dia beli tadi.
"Sekarang waktu yang pas" gumam Puput.
Sebenarnya Puput sangat takut untuk melakukan itu tapi demi mengobati rasa penasarannya karena Puput berpikir Arka tak suka pada perempuan.
Puput mandi dan langsung memakai baju lingrie warna hitam yang sangat pendek dan tembus pandang.
"Kamu bisa Put, Semoga saja pikiran aku tentang Arka itu semua bohong" gumam Puput dan hendak keluar.
"Ayo Put kamu bisa" gumam Puput lagi.
Puput keluar dari kamar mandi dan tentu saja keadaan jantungnya sekarang semakin berdetak lebih kencang dari biasanya.
Sedangkan Arka yang melihat hal itu langsung menelan salivanya kasar karena Arka baru melihat pemandangan ini.
Karena tak mau tergoda Arka langsung memalingkan wajahnya tak mau menatap pada Puput lagi,
"Aku akan tidur duluan apa kau tak akan tidur" tanya Puput.
"Ya" ucap Arka dengan Nafas tak karuan.
Puput berbaring di ranjang dan di susul oleh Arka yang tidur membelakangi Puput.
Dengan sekuat tenaga Puput menyembunyikan rasa takutnya, Puput memeluk Arka dari belakang.
Dan sontak saja membuat Arka semakin tak karuan karena baru kali ini Arka merasakan ada yang sesak tapi bukan nafas.
Tanpa Arka sadar dia langsung berbalik dan mendorong Puput namun untung saja Puput tak jatuh ke bawah.
Arka langsung bangun karena melihat Puput mengaduh kesakitan.
__ADS_1
"Kau baik baik saja Put, maafkan aku, aku tak sengaja" ucap Arka.
"Kau kenapa Arka" tanya Puput sedikit membentak.
"Kau yang kenapa, kau memelukku Put bukankah kita hanya nikah kontrak dan kau bersikap begitu padaku bagaimana kalau kau hamil" ucap Arka.
Puput terkejut mendengar hal itu.
"Ternyata pemikiran aku benar tentang kamu Arka" ucap Puput.
"Apa" tanya Arka.
"Kau suka sesama jenis Arka" ucap Puput.
"Haha hahaha" Arka tertawa mendengar hal itu, "apa apaan kau put menuduhku suka sesama jenis kalau pun iya kenapa aku harus menikah denganmu hah".
" tapi benarkan kau tak suka pada wanita" tanya Puput.
"Kata siapa, aku memang tak suka pada wanita" ucap Arka sambil duduk di samping Puput, " karena wanita yang aku suka hanyalah kamu" ucap Arka sedang sungguh sungguh.
"Hahahaha" sekarang giliran Puput yang tertawa karena mendengar ucapan Arka.
"Kau tau bagaimana suara buaya kalau sedang menipu mangsanya" tanya Puput.
"Memangnya bagaimana" tanya Arka.
"Seperti yang kamu ucapkan barusan Arka" ucap Puput.
"Dari mana kamu bisa menuduh aku suka sesama jenis" tanya Arka.
"Waktu itu kau bilang hampir dua kali kalau kau tak suka perempuan".
" bukan gitu maksudnya, kamu salah paham" ucap Arka.
"Oh ya".
"Bagaimana apa kau mau aku buktikan kalau aku suka pada wanita" goda Arka.
Deg..
***Gimana Put di tantang itu sama Arka.
Tunggu kelanjutannya ya...
Jangan lupa like comen dan votenya ya***
__ADS_1