
Anjasmara berjalan kearah banyak wanita wanita cantik yang sedang menggoda para lelaki kaya untuk di jadikan sasaran empuk untuk dapat banyak uang.
"Hay Sayang" sapa Anjasmara.
Wanita cantik itu langsung mendekat kearah Anjasmara yang sedang menunggu belaian kasih dari wanita cantik nan seksi itu.
Anjasmara menyewa wanita bayaran untuk memuaskan nafsunya saja, sungguh Anjasmara tak akan tau akibat dari hal yang sekarang sedang ia lakukan.
Bisa saja wanita yang dia kencani saat ini punya penyakit kelamin karena banyaknya lelaki yang menjamahnya, Namun Anjasmara tak memikirkan hal itu dia hanya berpikir bagaimana nafsunya bisa terobati.
****
Di kediaman Lynda House.
Hari ini Puput sengaja pulang ke rumah kakaknya Nita, Puput sudah merangkai semua rencana untuk membuat kakaknya menangis darah.
Puput naik taksi untuk pergi ke rumah itu Puput merasa kalau kehidupannya di rumah Nita akan menjadi senang karena harta dari Lynda mertua kakaknya.
"Berhenti di depan pak" ucap Puput yang sudah sampai kerumah kakaknya itu.
Puput turun dari taksi dan berjalan kearah pintu yang menjulang tinggi dengan corak yang bagus.
Toookkk
Tokkk..
Puput mengetuk pintu rumah itu, tak lama kemudian ada seseorang yang membukakan pintu dari dalam rumah.
"Non silahkan masuk" sahut Bi Iyem mempersilahkan Puput masuk kedalam rumah.
"Bibi apa bisa aku di buatkan sarapan aku sangat lapar" ucap Puput tak tau malu.
"Makanan sudah matang di atas meja makan Non, jika lapar silahkan saja makan" ucap Bi Iyem yang merasa kesal dengan bocah itu karena seenaknya memerintah.
"Baiklah tolong buatkan aku jus mangga ya Bi" titah Puput.
"Baik non bibi akan buatkan" ucap Bi Iyem sambil pergi meninggalkan Puput yang sedang duduk di Sofa ruang tamu.
Bi Iyem menggerutu dalam hatinya.
"Untung saja adiknya Non Nita kalau bukan aku sudah tak mau melayaninya" batin bi Iyem.
Puput duduk seperti Nyonya di rumah itu karena orang orang sedang berada di dalam kamarnya menyelesaikan pekerjaannya.
Lynda berjalan keluar kamarnya untuk membawa teh hangat untuknya, Lynda masih mengawasi Nita bekerja dia tak mau Nita stres karena banyaknya pekerjaan jadi
Lynda masih membantu Nita.
__ADS_1
Lynda berjalan kearah dapur dan dia melihat Puput adik Nita sedang duduk manis di Sofa.
"Puput kamu disini" sahut Lynda yang melihat Puput sedang membaca majalah.
"Mamah iya mah aku mau lihat kak Nita" jawab Puput berbohong.
"Oh baiklah maaf yah mamah harus selesaikan pekerjaan jadi kalau kamu mau apa apa bilang aja pada bi Iyem" ucap Lynda.
Puput hanya mengangguk paham.
Puput berjalan kearah kamar Nita yang berada di lantai atas, Puput hanya tak mau kalau Lynda curiga kalau ternyata Puput datang bukan untuk Nita tapi untuk kemewahan.
"Kak apa ada di dalam" tanya Puput sedikit berteriak di balik pintu kamar Nita.
Klek.
Asih membukakan pintu karena mendengar Puput berteriak padahal Rayhan sedang tidur, karena takut Rayhan bangun Asih langsung membukakan pintu.
"Siapa kamu" tanya Puput yang baru melihat Asih.
"Aku Asih pengasuh baru den Rayhan, mau apa kamu kesini" ketus Asih kesal pada raut wajah Puput yang judes.
"Aku Auntynya Rayhan jadi jangan berani kau padaku" ucap Puput sombong sambil menerobos masuk kedalam kamar.
"Dasar tak tau di untung, untung aja non Nitanya baik kalau tidak sudah habis kau bocah" gerutu Asih.
Puput terkejut ternyata di dalam kamar tak ada Nita kakaknya,
"Non Nita gak ada dia sedang shoping dengan Tuan Topan" jawab Asih ketus.
"Apa shoping dasar tukang hamburkan uang" gumam Puput yang masih bisa di dengar oleh Asih.
"Apa masalahmu Bocah yang kerja mas Topan yang menghabiskan uangnya Non Nita kenapa kamu yang sudah Bocah" ucap Asih.
"Diamlah kau hanya babu lakukan tugasmu dengan benar jangan ganggu hidupku" ucap Puput.
"Oh ya silahkan pergi Nona den Rayhan sedang tidur pulas" ucap Asih ketus.
Puput mulai kesal dan langsung pergi meninggalkan kamar Nita.
Namun saat Puput pergi dia tak melihat jalanan yang ada di depannya dan...
Dughh...
Kepala Puput kejedot pintu yang tertutup.
Hahahahhahaha..
__ADS_1
Asih tertawa mentertawakan Puput yang kejedot pintu karena tak melihat saat berjalan.
"Diam kau pembantu aku benci kau" ucap Puput sambil memegang kepalanya yang terasa sakit karena terjedot pintu.
"Makannya jangan belagu bocah" ucap Asih masih mentertawakan Puput.
"Argghh aku akan membunuhmu Asih" ucap Puput kesal.
"Tak perlu di bunuh pun aku akan mati sendiri Bocah hahaha" ucap Asih masih dengan tertawa.
Puput berjalan keluar dengan kesal, dia sangat ingin membunuh Asih yang sudah berani mengejeknya itu, Namun Puput tak mau gegabah dia harus menahan semua ini.
Puput berjalan kearah sofa di ruang tamu, namun Puput melihat ada dua orang asing sedang bercanda di Sofa mereka sangat mesra.
"Siapa kalian" tanya Puput kesal.
"Kamu siapa" tanya Sarah balik karena merasa asing dengan Puput.
"Aku Puput yang punya rumah ini" jawab Puput angkuh.
"Apa? Memangnya siapanya Tante Lynda kamu" tanya Sarah lagi.
"Aku putrinya" ucap Puput menyombongkan dirinya.
"Putrinya yang mana" tanya Rama sambil tertawa.
"Sudahlah mening kalian pergi saja dari sini, mamah Lyndanya gak ada" sahut Puput yang merasa kesal.
"Ada apa Put" sahut Lynda dari belakang punggung Puput.
Puput langsung terkejut saat mendengar suara Lynda dari arah belakangnya.
Puput langsung menoleh ke belakang.
"Eh emm anu mah ehh" ucap Puput terbata bata karena takut kena marah Lynda karena sudah berbohong tentang mengaku anaknya Lynda.
"Itu mbak dia mengira kalau kita tamu yang akan bertemu dengan Mbak" sahut Rama mencoba tak membuat Puput malu.
"Oh, Puput kenalkan Dia Rama adik ipar Mamah dan Itu Sarah istrinya" jelas Lynda pada Puput.
"Oh maaf mah aku gak tau, aku kira itu tamu" ucap Puput gelagapan.
"Maaf om tante sudah bicara kasar tadi" ucap Puput pada Rama dan Sarah.
Rama dan Sarah hanya mengangguk saja, mereka memaklumi sikap Puput yang masih labil.
bersambung....
__ADS_1
kasihan Puput kejedot pintu..
semoga segera insyap ya Puput jangan jahat mulu...