
Brughhh...
Puput pingsan dan tubuhnya tergeletak di lantai bahkan kepalanya terjedot ke meja perpustakaan itu sehingga ada luka merah kepalanya.
Semua teman temannya yang ada disana langsung mengerumuni Puput dan Arka, dengan Rasa khawatir Arka menggendong tubuh Puput dan membawanya ke ruangan UKS.
Arka meminta perawat yang bertugas menangani siswa disana untuk memberikan kayu putih pada hidungnya Puput karena Arka akan menelpon Nita dan memberi taukan kabar ini.
[Hallo kak Nit, Puput pingsan lagi] ucap Arka saat sambungan telponnya sudah terhubung.
[Kenapa lagi dengan Puput Arka] tanya Nita di sebrang sana.
[Aku mencoba menyembuhkannya Kak tapi Puput malah pingsan] jelas Arka.
[Baiklah kakak kesana sekarang].
-
Nita yang mendengar kabar itu langsung bersiap siap untuk pergi ke kampus Puput betapa khawatirnya perasaan Nita karena mendengar sang adik akhir akhir ini sering mengalami pingsan.
"Asih tolong titip Rayhan, aku mau ke kampus Puput" ucap Nita pada Asih yang sudah kembali bekerja.
"Baik Nona" ucap Asih.
Nita langsung pergi ke kampus bersama dengan supir pribadinya sedangkan Topan pergi ke kantor membawa mobil sendiri.
"Cepat pak" ucap Nita.
Mobil terparkir di halaman kampus ternama di kota itu, dengan bergegas Nita langsung pergi ke ruang UKS yang sudah Arka sebutkan tadi.
Nita mencari cari ruangan uks tempat Puput di rawat karena pingsan tadi, Nita melihat ada Arka di luar ruangan UKS tanpa menunggu lama Nita langsung menghampiri Arka yang sedang berdiri.
"Arka" sahut Nita.
Arka langsung melihat kearah suara yang barusan memanggilnya.
"Kak Nita" gumam Arka.
"Dimana Puput? Bagaimana keadaan Puput sekarang ka?" tanya Nita cemas.
"Dia masih didalam perawat sedang memeriksanya" ucap Arka.
Tiba tiba seorang wanita cantik datang dan langsung menggandeng tangan Arka, sontak saja Arka terkejut dan hendak melepaskannya.
__ADS_1
Mata Arka terkejut karena melihat clara mantan pacarnya yang sudah berada disana padahal dia sudah hampir satu bulan gak masuk ke kampus itu.
"Hay Arka sekarang kita harus masuk kelas karena Dosen sudah ada disana" ucap Clara manja.
"Tapi aku harus menunggu di sini, Puput sedang pingsan didalam" ucap Arka.
"Kan sudah ada kakaknya, jadi kamu gak perlu khawatir lagi" ucap Clara.
"Masuk saja ke kelas Arka, aku tak mau kamu ketinggalan pelajaran" ucap Nita.
Arka langsung menatap Nita.
"Beneran kak tapi Puput" ucap Arka.
"Puput biar kakak yang urus kamu gak perlu khawatir lagi" ucap Nita.
Arka di tarik paksa oleh Clara sampai mereka menjauh dari Nita.
"Cla kapan kamu kembali" tanya Arka bingung.
"Arka kemarin aku cuti karena aku harus ke singapura untuk berobat dan sekarang aku bisa masuk lagi ke kampus ini, kamu seneng Arka" ucap Clara.
Arka tak menjawab pertanyaan Clara karena Arka sudah tak menyukai Clara lagi. Semenjak kenal dengan Puput Arka sudah duluan jatuh cinta namun karena penyakit Puput Arka harus menahan dulu perasaannya karena kalau tidak Puput pasti sudah akan mengajaknya untuk menikah.
Sedangkan Nita masih berdiri di dekat ruangan itu memastikan Puput baik baik saja, Nita menatap kedua bocah yang sedang berpegangan tangan itu.
Tetapi Nita tak terlalu memikirkannya dia mengabaikan kedua bocah itu, Nita hanya fokus pada Puput.
Setelah lama menunggu akhirnya perawat yang bekerja di kampus itu pun keluar dan menemui Nita.
"Nyonya bagaimana keadaan Puput sekarang" tanya Nita dengan cemas.
"Mbak siapanya Puput" tanya Perawat itu memastikan.
"Saya kakaknya" jawab Nita.
Karena kampus itu terkenal sangat banyak dengan muridnya walau pun bukan kampus elit yang di kota kota tapi kampus ini cukup lengkap dengan pelajarannya termasuk ada pelajaran kedokteran dan Dosennya langsung seorang perawat asli jadi memudahkan kampus itu jika anak muridnya mengalami pingsan dan sebagainya.
"Puput tidak kenapa napa mbak hanya pingsan saja, tapi ngomong ngomong Ada apa dengan Puput mbak sudah hampir dua kali dia pingsan" tanya perawat itu pada Nita.
"Euuh saya gak tau" ucap Nita berbohong karena Nita tak mau kalau orang lain mengetahui tentang Puput.
"Oh baiklah Mbak usahakan Puput jangan telat makan dan kalau sering pingsan lagi segera bawa ke rumah sakit ya" ucap Perawat itu.
__ADS_1
"Iya Nyonya terima kasih" ucap Nita.
Nita masuk kedalam ruangan itu dia langsung menemui Puput yang masih terbaring di atas ranjang khusus di ruangan itu.
Nita memandang Puput yang terbaring lemah dengan wajah yang pucat pasi dan kepala di perban.
"Put kenapa jadi begini, kakak gak sangka adik kecil kakak akan mengalami hal seperti ini cepat sembuh Put masa depanmu masih panjang" gumam Nita sambil meneteskan air matanya.
**
Topan masih sibuk menyelesaikan pekerjaannya di kantornya, akhir akhir ini dia merasa sangat khawatir karena masalah terus saja menimpa keluarganya.
Apa lagi sekarang dia merasa sangat malas untuk bekerja, tak seperti hari hari yang lalu, sekarang dia sangat lelah dan lesu.
"Huhh kenapa aku sangat malas sekali akhir akhir ini" guman Topan sambil menyentuh kepalanya yang sedikit pusing.
Topan kembali melihat berkas berkas yang numpuk di atas mejanya, masih banyak dan belum ada satu pun yang selesai.
Topan mengambil telepon kantornya dan mencoba menghubungi Zahra sekertarisnya untuk menyelesaikan pekerjaannya yang sangat numpuk itu.
[Zahra ke ruangan saya sekarang] ucap Topan pada sambungan telpon.
[Baik] balas Zahra.
"Memang lebih baik aku pulang dan mengasuh Rayhan hari ini aku sangat malas sekali, semoga saja dengan pulang aku bisa menjadi semangat lagi" gumam Topan.
Tak lama setelahnya Zahra datang dengan membawa berkas lagi, sehingga Topan menepuk keningnya.
"Maaf pak ini berkas yang tertinggal" ucap Zahra sambil menyerahkan berkas itu.
"Zahra tolong selesaikan pekerjaanku aku mau pulang aku merasa kurang sehat sekarang, jika kamu butuh bantuan kamu bisa minta tolong pada Rudy" ucap Topan.
"Baik Pak saya akan kerjakan" ucap Zahra.
"Saya akan pulang" ucap Topan sambil berlalu pergi dari ruangannya itu.
Topan melajukan mobilnya yang dia parkirkan di halaman kantornya, Topan akan pulang dan menikmati masakan Nita yang sangat dia sukai.
"Aku berharap saat Rayhan besar nanti dia tak pernah merasakan malas sepertiku sekarang" gumam Topan.
bersambung...
***maaf ya Author hanya bisa up satu bab perhari entah kenapa Author menjadi sangat malas sekali.
__ADS_1
insya alloh nanti Author akan crazy Up.
salam manis Author***