Aku Istri Kontrak Bosku

Aku Istri Kontrak Bosku
aku istri kontrak bosku eps 52


__ADS_3

Hari ini Rama sudah berada di perusahaannya, dia sedang menatap layar laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya yang sudah beberapa hari dia tunda karena kejadian Sarah tempo lalu.


Brughhh


Seseorang menendang paksa pintu ruangan Rama dengan keras, sehingga pintu pun terbuka dan rusak.


Rama tersenyum tipis melihat orang yang sudah berani mengusiknya itu.


"Silahkan duduk Tuan, tumben anda mampir kesini" sahut Rama matanya tak lepas dari layar laptop.


"Aku ingin berbicara sesuatu" sahut Anjasmara ketus.


"Duduklah kita bicara dengan kepala yang dingin" ucap Rama.


"Jangan kurang ajar kamu, kamukan yang sudah menghasut Sarah untuk melawan kepadaku Ayahnya sendiri, dasar kamu lakilaki bedebah" gerutu Anjasmara yang sudah mulai naik pitam.


"Aku tak mengerti maksudmu Tuan, jelaskan lebih detail lagi" ucap Rama masih terlihat tenang.


Namun Anjasmara yang sudah sangat emosi itu, mendekat kearah Rama dan melayangkan bogem mentah di pipi Rama.


Bughh


Bughhh


Dua bogem mentah melayang di pipi kanan Rama, hidungnya yang mancung sekarang mengeluarkan darah karena pukulan itu sangat keras.


Rama tersenyum tipis mungkin bisa saja dia membalas pukulan Anjasmara, tetapi dia tak bisa karena status mereka adalah Menantu dan Mertua jadi Status itulah yang menahan Rama membalas perbuatan Anjasmara.


"Apa kau tak hah? Aku rugi besar karena ulah Sarah yang menggagalkan perjodohan itu, mungkin jika kau tak menghasut Sarah tidak akan begini jadinya" ucap Anjasmara.


"Jauhi putriku atau semua pekerjaanmu akan mendapat masalah sampai kau merasakan kerugian yang aku rasakan kemarin" ancam Anjasmara sambil pergi meninggalkan Rama yang masih duduk.


Satpam yang berjaga pun datang keruangan Rama,


"Maaf Tuan anda tidak apa apa" tanya Satpam dengan hati hati karena takut Rama marah.


"Tidak pergilah pak biar aku selasaikan kerjaanku" sahut Rama.


Satpam itu hanya mengangguk paham pada perintah Tuannya itu.


****


Nita hari ini cek up ke dokter untuk memeriksa kandungannya, dengan diantar oleh Topan yang harus cuti karena Nita mendesaknya untuk mengantarnya ke dokter.


"Mas aku mau rujak" ucap Nita manja.


"Iya nanti kita beli" jawab Topan yang berusaha tenang dengan sikap manja istrinya itu.


"Gak jadi deh maunya Bakso" rengek Nita lagi.

__ADS_1


"Iya sayang kamu beli aja semuanya" ucap Topan yang sudah mulai kesal.


"Tuh kan ngambek lagi" sahut Nita.


"Gak ngambek Sayang, terserah kamu saja beli semua yang kamu mau" sahut Topan lagi.


"Mau dibeliin kamu" ketus Nita sambil memonyongkan bibirnya.


"Untung lagi ngidam kalau gak udah aku cubit tuh Bibir" batin Topan tersenyum melihat tingkah istrinya.


"Berhenti di depan ya pak" sahut Topan pada supir pribadinya.


Mobil berhenti di area kaki lima yang banyak pedagang bergerobak disana.


Topan membeli semua yang di tunjuk Nita tadi.


"Dasar mas Topan tak pernah peka" gerutu Nita yang lagi duduk di mobil dan gak mau turun.


Saat Topan sedang membeli makanan dia tak sengaja bertemu dengan Triska teman masa kuliahnya dulu.


"Hey Topan" sapa Triska yang melihat Topan sedang membeli donat.


"Ehkk Triska sedang apa disini" tanya Topan yang masih tak mengenal Triska karena sekarang sudah bukan Triska yang dulu lagi.


"Sedang tunggu suami aku lagi ke toilet sebentar" jawab Triska sambil menunjuk ke arah Toilet umum disana.


"Ohhh senang bisa bertemu denganmu lagi Tris" sahut Topan.


"Ada sedang di dalam mobil" jawab Topan.


Sedangkan Nita yang melihat Topan sedang berbincang dengan seorang wanita, dia langsung marah dan keluar dari mobilnya.


Nita berjalan kearah Topan yang sedang berbincang dengan Wanita itu, Nita mengambil Air botol yang ada di mobilnya dan dengan keras Nita mengguyur Triska dengan Air minumnya itu.


Byurrrr...


Triska terkejut karena ada air yang membasahi rambut beserta bajunya.


"Nita kamu ngapain" sahut Topan yang melihat aksi Nita yang memalukan itu.


"Oh jadi kamu lebih memilih dia mas" sahut Nita kesal.


"Maksud kamu apa Nit" tanya Topan.


"Kamu selingkuh di belakangku dan kamu masih mau nanya maksud aku apa" gerutu Nita.


"Kamu ini, dia Triska teman kuliah aku dulu, lihat lelaki itu dia suaminya mana mungkin aku selingkuh Nita" jelas Topan dengan Rasa malu pada Triska akibat ulah istrinya itu.


"Maafkan aku Tris, Nita tak sengaja melakukan itu" ucap Topan.

__ADS_1


"Tidak apa apa Pan, aku paham dengan apa yang dirasakan istrimu" sahut Triska.


"Ada apa Sayang" sahut Suami Triska yang melihat istrinya basah kuyup.


"Tidak Sayang istri Topan salah paham padaku" jawab Triska mencoba menjelaskan.


Nita merasa bersalah karena telah salah sangka pada suaminya itu.


"Maafkan aku Nona aku gak sengaja" sahut Nita pada Triska.


"Tidak jangan minta maaf aku gak apa apa kok" balas Triska.


"Tuan maafkan kesalahan saya ini" ucap Nita memohon pada suami Triska.


"Sudahlah Nona lupakan saja kejadian tadi" sahut Triska.


"Maaf ya Tris istri aku lagi hamil jadi mungkin dia merasa cepat marah" ucap Topan.


"Wah kamu akan punya anak lagi Pan, selamat ya" sahut Triska.


"Iya terima kasih" sahut Topan.


-


Di kediaman Lynda House.


Nita dan Topan masuk kedalam dengan membawa banyak kantong kresek jajanan yang di beli Topan tadi.


"Gimana hasilnya sayang" tanya mamah Lynda yang sedang duduk dan menggendong Rayhan.


"Baik mah, semuanya bagus kok" jawab Nita.


"Syukurlah mamah harap anak itu perempuan biar sejodo dengan Rayhan" sahut Mamah Lynda.


"Iya semoga saja mah aku juga mau begitu" jawab Topan.


Nita duduk dan memakan jajanan yang tadi dia beli.


"Mah makan bareng" sahut Nita.


"Tidak sayang makanlah kamukan harus banyak nutrisi biar janinmu sehat dan kuat" sahut mamah Lynda.


Mamah Lynda adalah mertua yang super baik, bahkan dia tak pernah menuntut Nita untuk menjadi ini menjadi itu, Mamah Lynda menerima Nita dengan senang hati Mungkin Nita pun merasakan hal itu.


bersambung....


***versi mertua dan menantu yang tak pernah akur dan mungkin gak akan pernah akur...


jangan lupa like comen dan votenya ya biar Author semangat nulisnya..

__ADS_1


salam manis Author***...


__ADS_2