Aku Istri Kontrak Bosku

Aku Istri Kontrak Bosku
aku istri kontrak bosku eps 79


__ADS_3

Hilman dan Anjasmara.


Hilman pria tampan dan dingin yang sudah berjanji dengan Tomi dan Gilang untuk membantu mereka menyelesaikan masalah kerugian para korban kecelakaan itu pada Anjasmara.


Hilman sudah berada diruangan Anjasmara untuk membicarakan hal ini dengan Anjasmara, walau pun dengan ekspresi yang dingin dan tak banyak bicara tetapi Hilman mampu menyelesaikan masalah hanya dengan sedikit percakapan.


"Aku mau bicara serius tuan, aku tak akan berbasa basi lagi, aku mewakili keluarga korban untuk meminta pertangngung jawaban darimu" ucap Hilman dengan wajah yang tak berekspresi.


"Apa beraninya kau Hilman" geram Anjasmara saat mendengar anak buah yang paling dia percayai mengatakan itu padanya.


"Itu kesalahanmu tuan kau harus menanggungnya" ucap Hilman.


"Aku gak mau silahkan kau pergi saja dari sini" ucap Anjasmara.


Bagi Hilman bukan hal besar jika harus mencuri uang Anjasmara yang sudah mencapai triliunan di dalam berangkasnya.


Namun Hilman bukan orang yang suka mencuri, dia hanya ingin Anjasmara yang memberikannya langsung padanya dan pada keluarga korban.


Saat kecelakaan Sarah Dan Rama ada 3 anak buah Anjasmara yang menjadi korban ada yang meninggal, ada yang sampai sekarang masih di rumah sakit dan ada juga yang sampai masuk penjara karena Anjasmara yang sudah memutar balikan Fakta.


Dan keluarga mereka menuntut untuk meminta keadilan pada Anjasmara namun karena tak ada bukti jadi mereka tak dapat membawa kasus ini ke pihak polisi.


Jika sampai di bawa ke polisi pun mereka pasti akan menyalahkan Rama karena memang Rama yang membuat mereka sampai seperti itu.


Namun karena beredar kabar tentang Rama dan Sarah yang sudah meninggal jadi mereka akan meminta keadilan pada Anjasmara, bahkan harta Rama pun sudah di kuasai oleh Anjasmara.


Hilman menganggap rencana pertamanya ini gagal lalu dia akan memulai rencana keduanya.


"Aku punya kabar baik tuan" ucap Hilman singkat.


Namun Anjasmara bisa langsung paham pada pemikiran Hilman itu, Hilman akan menyogok Anjasmara dengan kabar baik agar dia mau mengganti rugi pada korban.


"Aku gak peduli" ucap Anjasmara.

__ADS_1


"Baik kau akan menyesal" ucap Hilman ketus.


"Argghh Baiklah apa" bentak Anjasmara sambil menjambak rambutnya prustasi.


"Pasal putri anda tuan" ucap Hilman.


"Apa Sarah? ada apa dengannya Hilman" ucap Anjasmara tak sabar dengan berita yang di bawakan Hilman itu.


"Iya" singkat Hilman.


"Dasar si irit bicara" gerutu Anjasmara dalam hatinya.


"Baiklah aku akan mengganti kerugian mereka, berapa total semuanya" tanya Anjasmara.


"56 juta 8 ratus rupiah" ucap Hilman.


"Baik aku akan membayar sebesar 60 juta pas dan beritau sekarang tentang Sarah padaku" ucap Anjasmara kesal.


"Nona Sarah masih hidup" ucap Hilman sambil tersenyum tipis.


"Tidak" singkat Hilman sambil tersenyum tipis karena merasa bahagia pada pengakuan Anjasmara yang akan mengganti rugi.


"Aku butuh cek" ucap Hilman lagi.


"Ck kau ini hijau jika melihat uang" ucap Anjasmara meledek.


Anjasmara mengambil cek yang ada di dalam tasnya, dengan kesal Anjasmara menuliskan uang yang akan dia bayarkan untuk mengganti kerugian para korban.


"Ini kau hanya tinggal mencairkan uangnya saja di bank" ucap Anjasmara sambil melempar cek itu ke hadapan Hilman.


Hilman memungutnya karena butuh, dia tak mementingkan lagi harga dirinya karena uang ini akan sangat bermanfaat pada korban.


"Lanjutkan tentang Sarah" ucap Anjasmara tak sabar mendengar tentang putrinya.

__ADS_1


"Nona Sarah masih hidup dia selamat dari kecelakaan itu, aku tak tau persis seperti apa tetapi aku melihat sendiri kalau dia masih sehat" ucap Hilman.


"Dimana dia sekarang" tanya Anjasmara penuh selidik.


"Kau harus membayar tuan" ucap Hilman tersenyum tipis karena bisa membodohi Anjasmara dengan kabar Sarah ini.


"Apa? Kau mau merampokku Hilman" tanya Anjasmara kesal dan emosi.


Anjasmara bangkit dari duduknya dia tak terima kalau dia sedang di manfaatkan oleh anak buahnya sendiri.


"Informasiku mahal tuan" ucap Hilman.


"Terserah kau saja Hilman aku tak peduli, silahkan pergi dari sini aku tak mau tau tentang Sarah aku bisa mencarinya sendiri" ucap Anjasmara kesal.


"Silahkan jika anda akan melibatkan orang lain" ucap Hilman santai.


Namun malah membuat Anjasmara yang kutar ketir karena penasaran dengan kabar Sarah saat ini.


Jujur saja Anjasmara tak tau apa saja yang sudah dia lakukan pada Sarah tempo lalu sampai sampai bisa membuat Sarah meninggal.


Hati Anjasmara sangat hancur saat dia sadar dari mabuknya dan mendengar kabar tentang kematian Sarah karena ulah dirinya beserta anak buahnya.


Air mata Anjasmara menetes karena mengingat hal itu,


"Baiklah mau apa lagi kau Hilman" tanya Anjasmara kesal karena melihat sikap Hilman yang semena mena padanya.


Tetapi bisa apa Anjasmara jika tanpa sosok Hilman dalam hidupnya, bahkan semua harta Anjasmara semuanya di pegang oleh Hilman.


Hilman Adalah lelaki yang menjadi bendahara dalam rumah Anjasmara dan Hilman lah yang membukukan semua pengeluaran Anjasmara setiap harinya.


"Aku tak mau apa apa tuan, hanya saja aku ingin kau mengeluarkan Jhon dari penjara dan menyerahkan uang ini pada anak buah anda yang sudah meninggal dan anak buah anda yang sedang di rawat di rumah sakit" ucap Hilman.


"Gila kau" gerutu Anjasmara.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2