Aku Istri Kontrak Bosku

Aku Istri Kontrak Bosku
aku istri kontrak bosku eps 46


__ADS_3

Prakk..


Gelas dalam pegangan Nita terjatuh dan pecah berhamburan kelantai,


Hal itu membuat Bi Iyem tambah khawatir karena kondosi Nita yang semakin memburuk.


Bughhh.


Tubuh Nita ambruk di atas meja makan kepala Nita berada tepat di atas meja sedangkan Nita masih berposisi duduk.


"Non" teriak Bi Iyem kaget.


Bi Iyem mengangkatkan kepala Nita dan menepuk nepuk pipi Nita pelan supaya Nita cepat sadar, namun Nita masih terus tak sadarkan diri.


Bi Iyem panik dia berlari kearah kamar Mamah Lynda yang sedang bekerja di dalam kamarnya,


"Nyonya buka" sahut Bi Iyem sambil menggedor gedor pintu kamar.


Mamah Lynda membuka pintu kamarnya.


Wanita paruh baya yang di perkirakan berusia 50 an itu sudah berdiri tetap di hadapan bi Iyem.


"Nyonya Non Nita pingsan" lirih bi Iyem.


"Apa Nita pingsan" ucap mamah Lynda terkejut karena dari tadi Nita baik baik saja dan kenapa sekarang dia bisa pingsan.


"Dimana Nita bi" tanyanya lagi.


"Di dapur Nyonya" ucapnya.


Mamah Lynda langsung berlari kearah dapur dia melihat menantunya yang pingsan di meja makan.


"Bantu saya membawanya ke dalam Bi" sahut mamah Lynda.


Dengan sekuat tenaga bi Iyem dan mamah Lynda mengangkat tubuh Nita.


Mereka membaringkan Nita di sofa ruang tamu.


"Telpon dokter sekarang bi" pinta mamah Lynda.


Bi Iyem menelpon Dokter keluarga untuk datang kerumah dan memeriksa kondisi Nita, karena hari yang sudah mulai petang, mereka tak mungkin membawa Nita keDokter jadi terpaksa Dokter yang harus datang kerumah.


Tok...

__ADS_1


Tok...


Pintu rumah diketuk dari luar.


"Bukakan pintu Bi mungkin itu Dokter sudah sampai" sahut mamah Lynda yang khawatir dan terus saja menghubungi Topan, namun tetap saja percuma karena Topan sudah mematikan ponselnya karena tak mau di ganggu.


"Disini Dok" sahut Bi Iyem mempersilahkan dokter itu memeriksa Nita yang masih berbaring tak sadarkan diri.


Dokter itu langsung sigap memeriksa Nita.


"Dimana suaminya Bu Lynda" tanya Dokter itu.


"Saya tidak tau Dok dari tadi Topan belum pulang juga" jawab mamah Lynda dengan cemas dan Khawatir.


"Kenapa Nita bisa pingsan Dok" tanya mamah Lynda.


"Saya belum bisa mendeteksi penyakitnya Bu, kemungkinan Non Nita Dehidrasi sampai dia pingsan" sahut Dokter.


Tokkk..


Tok...


"Buka pintunya Bi" titah mamah Lynda pada Bi Iyem karena mendengar suara orang yang mengetuk pintu.


Mamah Lynda melihat orang yang datang dari arah pintu.


"Apa Nita pingsan" ucap Topan terkejut karena tadi Nita tak apa apa tapi kenapa sekarang dia pingsan.


Topan langsung mendekat kearah Nita yang masih berbaring tak sadarkan diri di atas Sofa.


Topan menepuk nepuk pipi Nita pelan.


"Nita bangunlah ada aku Sayang" gumam Topan.


Dengan perlahan Nita membuka matanya,


Satu wajah yang dia lihat saat pertama membuka matanya, tentu saja wajah Topan yang pertama kali dia lihat.


"Mas kau pulang" tanya Nita lirih karena melihat suaminya itu.


"Iya sayang kau kenapa bisa pingsan begini" tanya Topan.


Nita bangkit dari Sofa dan duduk di pinggiran Sofa, seakan Nita yang tadinya pingsan sekarang sudah sehat dan tak terjadi apa apa.

__ADS_1


"Karena kamu mas, kamu lebih mementingkan pekerjaanmu dari pada aku" sahut Nita kesal.


Dokter dan mamah Lynda hanya melongo melihat sikap Nita yang seakan baik baik saja, dan tadi mereka sudah panik melihat kondisi Nita namun saat Nita sadar dia malah marah marah pada Topan.


"Nona apa kau telat datang bulan" tanya Dokter yang menduga kalau Nita sedang ngidam dan dia mengalami dehidrasi karena kurang minum.


"Tidak Dok aku sudah tak datang bulan aku kira karena efek pil kb yang aku minum jadi aku sudah tak datang bulan" jawab Nita.


Dokter itu mengambil tespek dari dalam tasnya.


"Nona periksa urinmu dengan Ini" sahut Dokter sambil menyerahkan benda pipih itu pada Nita.


"Antar istrimu Tuan" sahut Dokter lagi pada Topan.


Topan menggandeng tangan Nita yang masih merasa lemas,


"Ayo Nita kita ke kamar mandi" ucap Topan.


Nita menaruh urinnya di dalam wadah kecil dan langsung memasukan tespeknya pada wadah itu.


"Semoga saja hasilnya Negatif, aku kan masih punya Rayhan yang masih kecil mana mungkin aku hamil lagi" gumam Nita.


"Sudah bagaimana hasilnya" tanya Topan yang merasa tak sabar dengan hasilnya.


"Sudah mas, tapi kamu jangan terlalu berharap mas mungkin Dokter itu salah memeriksa aku" sahut Nita.


"Tidak mungkin Sayang, Dokter itu sangat tau tentang penyakit. Apa kau tau Nita mungkin Rayhan juga menginginkan adik" goda Topan.


"Diamlah mas" sungut Nita masih kesal dengan Topan yang lebih mementingkan pekerjaannya.


Nita langsung berjalan ke ruang tamu yang disana ada Dokter dan mamah Lynda.


Nita memberikan lagi tespeknya pada Dokter itu.


"Gimana hasilnya Dok" tanya mamah Lynda.


Dokter itu masih memperhatikan hasil tespek Nita dengan teliti.


bersambung...


***yang penasaran dengan hasil tespek Nita??..


yu lihat jawabannya di next episode ya...

__ADS_1


jangan lupa like comen dan Vote,.


salam manis Author***


__ADS_2