
Setelah Alea daan timnya belajar cukup keras, akhirnya hari yang di nanti pun tiba, Alea bersama timnya maju sebagai perwakilan dari Provinsi DKI Jakarta di ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) yang di selenggarakan di Pulau Dewata Bali. mengusung dengan tema "Sains Pulihkan Negeri" , dengan mencakup bidang Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, Geografi.
Nindy membantu Alea mengecek kesiapannya mengikuti KSN dan mempersiapkan barang-barang yang akan di bawa oleh Alea ke Bali.
Sambil merapihkan pakaian Alea ke dalam koper Rangga dan Nindy menanyakan beberapa soalan kepada Alea secara bergantian.
"Urutan keasaman senyawa turunan asam asetat berikut mulai dari yang paling asam?" tanya Rangga sambil memperlihatkan gambar yang tertera di buku kepada putrinya.
Alea berfikir sejenak kemdian ia menjawabnya "II, I, III" jawaabnya
"Substituen yang bersifat lebih elektronegatif yang dekat gugus karboksil akan meningkatkan keasaman turunan asam asetat. Substituen yang lebih elektronegatif memberi efek induksi atau memiliki tarikan awan elektron ke arah substituen tersebut dan ini membantu mempermudah lepasnya proton pada asam yang tersubstitusi sehingga lebih kuat karakter asam-nya. O memang lebih elektronegatif dibanding Br tetapi O juga mengikat H sehingga tarikan elektron O ke C menjadi lebih lemah dibanding Br sendiri. Jadi jawaban yang tepat adalah II > I > III" terang Alea.
"Good" ucap Rangga.
__ADS_1
"Jangan lupa nanti di minum vitaminnya ya, sebentar lagi jadwalmu mensturasi biar nanti tidak pusing, jika perutmu kram di kompres saja dengan air hangat dan rileks. Okay?"
"Terima kasih banyak ya Kak Nindy"
"Sama satu lagi, ini minyak aromaterapi favoritmu jangan sampai ketinggal" Nindy memberikannya kepada Alea.
Alea tersenyum kemudian menerimanya, ia memasukannya ke dalam tasnya.
"Ya sudah sudah hampir siang nanti kamu terlambat" Nindy membantu Alea mengenakan jaketnya.
"Sekali lagi terima kasih Kak Nindy, doakan Lea" Alea memeluk Nindy sebelum ia berangkat.
"Ya sudah kami pergi dulu ya, jika kamu mau pulang minta supirku saja untuk mengantarmu" ucap Rangga kepada Nindy.
"Gampang Pak Rangga, aku bawa mobil kok" jawab Nindy.
__ADS_1
"Oh ya sudah, kami pergi dulu ya" Rangga menarik koper putrinya kemudian melangkahkan kakinya keluar dari kamar putri, baru beberapa langkah Nindy memanggil Rangga kembali.
"Pak Rangga"
Rangga pun menoleh ke arah Nindy "Ada apa Nin?" tanya Rangga.
"Ini buat Pak Rangga" Nindy memberikan vitamin kesehatan untuk Rangga, sebagai wujud terima kasihnya karena berkat Rangga hubungannya dengan keluarganya terutama Ayahnya telah membaik dan orang tuanya merestui hubungannya dengan Riyan, bahkan orang tua Riyan pun sudah menemui orang tuanya di Surabaya.
"Dan ini" Nindy juga mengembalikan kunci apartement milik Rangga "Aku sudah pindah apartement" ucap Nindy, sejak hubungannya dengan ayahnya membaik Pak Setiadji mengembalikan semua fasilitasnya kepada putrinya, bahkan ia membelikan Nindy sebuah unit apartemen di apartement milik Rangga.
Rangga pun tersenyum, ia turut bahagia dengan kebahagiaan yang Nindy rasakan dan berharap jika Nindy tidak salah jalan lagi. Ia pun melangkahkan kakinya menyusul putrinya yang telah menunggunya di mobil.
Rangga mengantar Alea hingga bandara "Nanti ayah akan menyusul, ada beberapa pekerjaan yang harus Ayah selesaikan" Rangga memeluk dan mencium kepala putrinya.
"Tenang aja Yah, kan banyak teman-teman Lea dan guru yang mendampingi juga"
__ADS_1
"Ya sudah hati-hati ya, jangan lupa nanti kabari Ayah" ucap Rangga memberikan kevupan terakhirnya di kepala putrinya.
Ia dan orang tua lainnya menatap punggung anak-anak mereka yang mulai memasuki bandar untuk check In pesawat dan terbang menuju Pulau Dewata Bali.