ALINEA

ALINEA
Chapter 65 : Sekolah Baru


__ADS_3

Keesokan harinya Rangga mengajak putrinya mengunjungi sekolah barunya, di perjalanan menuju sekolah barunya, Rangga memberikan beberapa gambaran mengenai sekolah barunya yang akan sedikit ada perbedan dari sekolahnya yang kemarin. Seperti jumlah siswa yang lebih banyak, perbedaan fasilitasnya, dan lain sebagainya.


"Bagaimana?" tanya Rangga saat ia menepikan kendaraannya didepan sekolah baru putrinya.


Alea nampak memperhatikan sekolah yang akan ia masuk "Bagus, aku suka Yah" ucap Alea sambil tersenyum.


"Okay, kalau begitu sekarang kita masuk" ucap Rangga sambil membantu putrinya membuka sabuk pengamannya, kemudian mereka berdua turun dari mobilnya.


Rangga menggandeng tangan putrinya masuk ke sekolah dan langsung menuju ruang administrasi pendaftaran siswa baru, begitu selesai mengurus administrasi sekolah, Rangga dan Alea di ajak berkeliling sekolah oleh salah satu guru di sekolah, Alea nampak enjoy dan tidak sabar ingin cepat-cepat sekolah.


"Yah kapan aku mulai masuk?" tanya Alea tak sabar.


"Besok sayang" jawab Rangga.

__ADS_1


Setelah selesai dari sekolah barunya putrinya, Rangga mengajak Alea untuk kembali ke rumah. Tidak lupa Rangga menitipkan Alea kepada kakek dan neneknya, sebelum ia pergi kantor.


"Bye honey" Rangga mengecup kening putrinya kemudian ia melambaikan tangannya dan kembali masuk ke dalam mobilnya.


"Bye Ayah" Alea melambaikan tangannya kemudian ia pun masuk ke dalam rumahnya bersama kakek dan neneknya.


Setelah melihat putri dan kedua mertuanya masuk, barulah Rangga melajukan kendaraannya menuju kantor tempatnya bekerja.


Tiba di kantor Edwar langsung menyambut Rangga dengan gembira, Edwar memeluk Rangga dengan hangat.


Rangga hanya tersenyum menanggapi pernyataan teman dekat sekaligus saudaranya, Rangga mulai menyalakan laptopnya dan mengecek perkembangan kantornya.


"Edwar, tolong adakan meeting siang ini dengan semua bagian kepala divisi. aku ingin mengetahui sejauh apa perkembangan perusahaan ini" pinta Rangga.

__ADS_1


"Oke, nanti gue siapkan, loe tunggu sebentar ya" Edwar keluar dari ruangan Rangga untuk mempersiapkan meeting siang ini.


Meskipun Rangga kembali ke kantor namun Rangga tetap memprioritaskan putrinya Alea, hampir setiap dua jam sekali ia menghubungi Bundanya untuk memantau kegiatan yang dilakukan Alea di rumah.



Keesokan harinya, di hari pertamanya Alea masuk ke sekolah yang baru, Rangga mengantar Alea hingga ke depan kelasnya. Saat hendak menuju ke kelas, Alea menghentikan langkahnya.


Ia melihat di depannya ada teman sebayanya yang di antar oleh Ibundanya, kemudian Ibu tersebut memeluk dan mencium anaknya dengan hangat sebelum anaknya masuk ke dalam kelas.


"Are you okay baby?" tanya Rangga, ia berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan putrinya, kemudian ia mengelus lembut punggung putrinya, Rangga paham sekali dengan perasaan putri kecilnya yang pasti ingin juga di peluk oleh Ibundanya.


"I know how you feel, baby." Rangga memeluk Alea dengan hangat, ia memberikan semua cinta dan sayangnya kepada putri semata wayangnya.

__ADS_1


"Aku baik-baik saja ayah, I'm so lucky to have you." Alea tersenyum ke arah Ayahnya, kemudian ia mencium tangan Rangga dan masuk ke dalam ruang kelasnya, bergabung bersama dengan teman-temannya.


Setelah memastikan putrinya masuk ke dalam kelasnya, Rangga kembali menuju parkiran sekolah kemudian memacu kendaraannya menuju kantor.


__ADS_2