
Dua minggu sebelum hari pertunangan Alea dan Nathan, orang tua nathan berserta kakak-kakaknya datang ke Jakarta.
Rangga menyambut kedatangan keluarga Nathan di bandara dan mengajaknya untuk tinggal di apartementnya selama di Jakarta.
Menjelang acara pertunangan Alea dan Nathan, Rangga dan keluarga Nathan disibukan dengan berbagai macam persiapan acara tersebut.
Mulai dari dekorasi, kebaya yang akan di gunakan oleh Alea, seragam keluarga, catering hingga undangan.
Rangga menginginkan acara pertunangan putri semata wayangnya berjalan sempurna, seringkali Rangha pulang malam karena harus mengecek ulang semua persiapannya.
"Thank you Ayah, sudah mau di repotin oleh Alea" Alea memeluk Ayahnya saat Ayahnya baru tiba dirumahnya.
"Sama-sama sayang, kamu banyak-banyak istirahat agar pada saat acara wajahmu terlihat fresh" Rangga mengantar Alea ke kamarnya untuk istirahat.
Hari pertunangan alea dan nathan pun tiba, alea nampak cantik dan elegan dengan mengenakan sebuah kebaya dengan model cape yang dramatis. Bagian cape yang melebar, Kebaya berwarna lilac yang dihiasi dengan brokat dan payet yang cantik.
Sebelum menuju tempat acara, Alea melepas liontin pemberian Tristan dari lehernya.
"Aku rasa sudah cukup, enam tahun aku menunggumu. Aku ingin mencintai calon suamiku Nathan dengan sepenuh hatiku" Alea memasukan liontinnya kedalam kotak perhiasan kemudian menaruhnya di sebuah kotak yang berukuran lebih besar bersama dengan barang-barang pemberian Tristan yang lainnya.
"Sayang, sudah siap?" tanya Laura.
__ADS_1
"Sudah Aunty" Alea menaruh kotak tersebut di kolong mejanya.
Laura menggandeng tangan Alea turun kebawah, di ruang tamu rumahnya seluruh keluarganya sudah menunggunya untuk bersama-sama datang ketempat acara.
Dalam perjalanan menuju tempat acara pertunangan, Rangga kembali menyakan kemantapan hati putri sulungnya.
"Kamu sudah benar-benar yakin dengan pilihanmu sayang?" tanya Rangga.
"Ia Yah, Lea sudah yakin dengan pilihan Alea" ucapnya dengan penuh keyakinan.
Ada sedikit kekhawatiran dalam benak Rangga, jika suatu hari Tristan datang kembali akan membuat hati putrinya goyah.
Tak lama setelah Alea dan kelurga besarnya tiba di tempat acara, Nathan dan keluarganya pun tiba.
Setelah seluruh keluarga Nathan duduk, prosesi lamaran dibuka oleh pembawa acara atau MC. MC mengucapkan selamat datang dan berterima kasih atas kehadiran semua pihak.
Setelah itu, MC membacakan susunan acara lamaran secara singkat serta bercerita sedikit mengenai peroses perkenalan Nathan dan Alea saat keduanya masih sama-sama kuliah di Jerman.
Memasuki keinti acara, Ayahanda Nathan mengutarakan tujuan kedatangannya, yakni untuk melamar Alea.
"The purpose of our arrival here is to know each other and establish relations between the two families. The most important point is I want to convey my good intention to deepen the brotherhood bonds to be a family bond. In order to make it clearer and concise, I want to propose Mr. Rangga daughter which is Alea Shakira Pratama" for our son, Daniel Jonathan Artado. We hope that Mr. Rangga will accept our proposal " ucap Mike.
* Tujuan kedatangan kami disini adalah untuk saling mengenal dan menjalin hubungan antara kedua keluarga. Poin terpenting saya ingin menyampaikan niat baik saya untuk memperdalam ikatan persaudaraan menjadi ikatan keluarga. Agar lebih jelas dan ringkas, saya ingin melamar putri Pak Rangga yaitu Alea Shakira Pratama untuk putra kami, Daniel Jonathan Artado. Besar harapan kami Pak Rangga dapat menerima lamaran kami.
__ADS_1
Rangga pun menerima lamaran keluarga Nathan, setelah resmi menerima lamaran tersebut, keluarga Nathan menyerahkan seserahan kepada keluarga Alea.
Sebagai simbolis bentuk keseriusan keluarga Nathan untuk meminang Alea.
Setelah menyerahkan seserahan, acara dilanjutkan dengan proses tukar cincin.
Rose memasangkan perhiasan berupa cincin, gelang dan juga kalung berlian kepada Alea. Begitu pun sebaliknya, Ana memasangkan cincin di jari manis Nathan.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, pembawa acara menutup acara lamaran dengan pembacaan doa supaya rencana pernikahan dapat berjalan dengan lancar.
Acara pun dilanjutkan dengan sesi foto-foto bersama dan keluarga Alea mempersilahkan keluarga Nathan untuk menyantap hidangan yang telah disediakan.
Dalam sesi foto-foto Alea dan Nathan berfoto memamerkan cincin pertunangan keduanya.
Tangan Nathan menggenggam erat tangan Alea, rasanya ia tak ingin melepaskan tangan Alea, Nathan mengajak Alea untuk makan bersamanya, ia menyuapi Alea dengan sangat lembut dan penuh kasih sayang.
"Happy with you honey" ucap Nathan.
"Aku juga bahagia bersamamu sayang" Alea memegang wajah Nathan dan menatap matanya.
Mendengar Alea memanggilnya dengan kata sayang sambil menatapnya, membuat hatinya sangat bahagia.
Beberapa hari setelah acara pertunangannya, keluarga Nathan kembali ke Inggris. Nathan dan Alea berserta keluarga Alea mengantar keluarga Nathan hingga ke bandara, Rangga pun memberikan banyak oleh-oleh untuk seluruh keluarga Nathan.
__ADS_1