
Lama keduanya berpelukan hingga perlahan Alea melepaskan pelukan suaminya, ia kembali membereskan perlengkapan ibadah miliknya dan juga milik suaminya.
"Aku ke kamar mandi dulu ya" ucap Alea.
Nathan menganggukan kepalanya, dan memilih untuk duduk di sofa me,antau perkembangan bisnisnya yang di Jerman, belakangan baru di ketahui jika ternyata Nathan memiliki beberapa bisnis yang ia jalankan sewaktu kuliah di Jerman, dari situlah ia mampu memberikan rumah mewah, mahar fantastis dan bulan madu ke hawai untuk istri tercintanya.
Di dalam kamar mandi Alea mengumpulkan keberaniannya untuk mengenakan lingerie sexy dan sepatu hak tinggi, ia tak ingin terlihat gugup lagi seperti di awal tadi, ia ingin mempersembahkan yang terbaik untuk suaminya di moment yang tak terlupakan ini. Untuk menunjang penampilan malam pertamanya, Alea memoles wajahnya dengan make up natural, disentuhan terakhir ia menyemprotkan minyak wangi aroma menggoda ke seluruh tubuhnya.
Alea berjalan mendekat ke arah Nathan yang sedang fokus pada layar laptopnya, Alea duduk dipinggir sofa kemudian mengalungkan tangannya di leher Nathan.
"Lagi sibuk ya?" tanya Alea.
"Seben..."
Ketika menoleh ke arah Alea, Nathan nampak sangat terkejut dengan penampilan istrinya "You're so beautiful baby" ucap Nathan, ia sangat tergoda dengan penampilan istrinya.
__ADS_1
Nathan menaruh laptopnya di atas meja, tanpa aba-aba ia mencium dan melu*at bibir istrinya dengan sangat agresif, tak mau kalah dari suaminya Alea pun membalas ciuman suaminya lebih dalam hingga membuat Nathan merasa sangat tertantang dengan permainan Alea, ia kembali membalas ciuman Alea sambil meremas dada Alea dengan lembut.
Alea melepaskan satu persatu kancing baju tidur Nathan, kemudian bibirnya mulai turun ke bawah mengecup dan menyes*pi leher Nathan meninggalkan tanda kepemilikan di leher Nathan.
"Akh..." Nathan meremas dada Alea dengan lembut.
Alea menggandeng tangan Nathan, memberi kode kepada suaminya untuk bermain di atas tempat tidur, Nathan pun tersenyum dan beranjak dari sofanya.
"Duduklah!!" Alea meredupkan lampu kamar kemudian ia mengambil handphonenya untuk menyalakan sebuah lagu All Night-Beyonce.
Tanpa mengalihkan pandangan dari matanya, Alea melepaskan pakaian yang di kenakannya, namun Alea tak langsung memperlihatkan bagian tubuh yang ingin Nathan lihat. Alea menutupinya dengan tangan, sembari berlanggak lenggok menari di hadapannya.
Nathan tak menyangka di balik keluguan dan kepolosan istrinya ternyata ia jago dance, usai menikmati pertunjukan istrinya Nathan meraih pinggang Alea kemudian melepaskan pakaian dal*m yang kenakan oleh alea, ia mencumbui setiap inci tubuh istrinya termasuk bagian sensitif Alea hingga membuat Alea menggeliat kegelian.
Melihat tubuh polos istrinya yang terlentang di atas kasur, Nathan melepas celananya. Dengan perlahan Nathan mulai memasukan bagian sensitfnya ke tubuh Alea, miliknya yang sangat besar dan kokoh membuat Alea berkali-kali menjerit kesakitan.
__ADS_1
"Aww..." Alea meremas bantal dengan sangat erat.
Nathan memacu tubuhnya dengan ritme yang sangat pelan agar Alea bisa menikmati, semakin lama Nathan menambah kecepatannya.
"Please stop Nathan.... please..." Alea menangis merasakan perih di bagian sensitifnya, namun Nathan tak menghiarukannya ia terus mempercepat gerakannya hingga ia mencapai klimaksnya.
"Thank you baby" ucap Nathan, setelah mencapi klimaksnya Nathan mengecup kening Alea.
"Maafin aku ya" seketika wajah Nathan berubah menjadi rasa bersalah, dengan hati-hati Ia membopong tubuh Alea ke kamar mandi untuk membersihkan dan mengecek area sensitif istrinya.
Nathan tersenyum ketika melihat ada bercak darah di bagian sensitif Alea "Sebentar aku obati dulu" ucap Nathan.
Setelah mengobati bagian sensitif istrinya Nathan kembali membopong tubuh Alea ke kamarnya dan merebahkannya di atas tempat tidur.
"Masih perih ya? maafin aku ya sayang"
__ADS_1
"It's okay baby, I like it" Alea mengecup pipi Nathan kemudian ia masuk kedalam pelukan hangat suaminya.