ALINEA

ALINEA
Chapter 60 : SELESAI


__ADS_3

Tiba di hari pernikahan Stela dan Aron. Rangga dan Alea datang menghadiri pesta tersebut bersama dengan Rio dan Ana.


Saat tiba di venue pesta pernikhan Stela tiba-tiba Alea melepaskan tangan ayahnya dan berlari ke arah dalam venue, seketika Rio, Rangga dan Ana agak sedikit panik.


"Lea... Alea..." ucap Rangga sambil mengejar putrinya.


Rupanya Alea menghampiri Risty dan Daniel yang juga datang ke pesta pernikahan Stela dan Aron, rangga menyalami Risti dan Daniel secara bergantian, kemudian menanyakan kabar keduanya.


Tidak lama kemudian Rio dan Ana menghampiri Rangga dan Alea yang sedang mengobrol dengan Risty dan juga Daniel.


"Kakak, kapan kembali ke Indonesia?" tanya Ana sambil memeluk kakaknya.


"Kemarin, aku dan suamiku akan menetap di sini." ucap Risty dengan penuh semangat.


"Benarkah Kak? aku senang sekali mendengarnya."


Setelah mengobrol dengan Kakaknya, Ana mengajak Rangga dan juga Rio untuk bersalaman memberikan ucapan selamat kepada Stela dan Aron.


Rio berjalan di depan kemudian di ikuti oleh Ana di belakangnya dan juga Rangga serta Alea yang secara bergantian memberikan ucapan selamat kepada Stela.


"Selamat ya Stela, aku doakan bahagia selalu dalam pernikahanmu dengan suamimu" ucap Rangga dengan tulus.


Stela menerima jabatan tangan Rangga dan memandang wajah Rqngga, pandangan yang berbeda dari yang dulu karena setelah bertemu dengan Aron, Stela tersadar bahwa yang ia cintai adalah Aron sedangkan Rangga hanyalah obsesinya semata, justru ia sangat merasa bersalah karena pernah mencoba menggoda Rangga dan berniat menghancurkan rumah tangga Rangga dan Tyshia.


"Terima kasih ya Kak, maaf jika selama ini aku banyak salah terhadap Kak Rangga dan Almh. Kak Tyshia" ucap Stela dengan penuh rasa bersalah.


"Tidak apa-apa, aku sudah melupakannya" ucap Rangga.


Lemudian stela membungkukan badannya menyalami Alea "Hei cantik, apa kabarmu?" tanya Stela kepada Alea.


"Baik tante, tante apa boleh aku bernyanyi? aku ingin mempersebahkan sebuah lagu untuk Tante dan Om."

__ADS_1


"Tentu saja sayang, terima kasih ya." Ucap stela


Usai memberikan selamat kepada Stela dan Aron, Alea langsung mengajak ayahnya naik ke atas panggung, Rangga duduk memainkan sebuah piano sedangkan Alea mengambil mic bersiap untuk bernyanyi.


...Heart beats fast...


...Colors and promises...


...How to be brave...


...How can I love when I'm afraid...


...To fall...


...But watching you stand alone...


...All of my doubt...


...Suddenly goes away somehow...


...I have died every day...


...waiting for you...


...Darlin' don't be afraid...


...I have loved you for a...


...Thousand years...


...I'll love you for...

__ADS_1


...Thousand more...



Sebulan kemudian Rangga mengadakan makan malam di sebuah restaurant mewah dengan mengundang seluruh keluarga besarnya termasuk Joe dan istrinya yang berada di Australia dan Keluarganya yang yang berada di Jogja.


Di acara tersebut hanya Rai yang tak bisa hadir karena ia masih harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di dalam penjara, namun istri dan anaknya turut hadir dalam acara tersebut.


Ana dan Rio menyambut kedatangan istri dan anak rai dengan hangat, keduanya sudah memafkan Rai dan melupakan kejadian tersebut.


Sambil mengawasi Alea yang sedang bermain bersama saudara-saudaranya, Rangga berbincang dengan Aron suami dari Stela.


Rangga senang akhirnya Stela mendapatkan pria sebaik Aron, meski pun dulu Stela sempat mengagung rumah tangganya bersama Tyshia namun Rangga tetap menggap Stela sebagai adiknya.


Di tengah perbincangan antara Rangga dan Aron, Stela datang menghampiri suaminya, Stela mengajak Aron untuk berdansanya.


"Aku ke sana dulu ya Ngga" Aron berpamitan kepada Rangga.


Rangga menganggukan kepalanya, ia mempersilahkan Aron untuk mengikuti Stela. Melihat Stela dan Aron berdansa, pasangan yang lain pun ikut berdansa, Rangga mendekati putrinya, ia mengulurkan tangannya ke hadapan Alea "Hi little princess, maukah kamu berdansa dengan Ayah?" pinta Rangga.


"Tentu saja ayah" Alea tersenyum menerima ajakan Ayahnya.


Semua mata tertuju kepada Rangga dan Alea, mereka tak dapat menahan rasa harunya karena mengingat Tyshia, semua memberikan tepuk tangan untuk Alea, malam itu Alea menjadi bintang di acara tersebut.


Semua keluarga besar Rangga dan Alinea sangat menyangi dan memberikan perhatian penuh pada Alea, sehingga Alea tumbuh menjadi anak yang cerdas dan ceria.



Keesokan harinya setelah mengantar Alea sekolah, Rangga pergi ke makam istrinya. Selesai berdoa dan menaburi bunga Rangga mengelus nisan istrinya.


"Entah harus seperti apa aku berterima kasih kepadamu sayang, kamu bukan hanya mengantarkan aku menggapai semua cita-citaku tapi kamu juga memberikan kehangatan keluarga, amu memberikan aku seorang putri yang cerdas serta penyayang sepertimu. Janjiku kepadamu, aku akan berbakti kepada kedua orang tuamu hingga akhir hayatku serta merawat dan menjaga buah hati kita dengan sepenuh hatiku.Tunggu aku ya sayang."

__ADS_1


Setelah dari makam istrinya Rangga kembali ke kantor, di bawah kepimpinannya perusahan semakin berkembang dengan pesat.


The End


__ADS_2