ALINEA

ALINEA
SEASON 2 - ALEA : Chapter 71


__ADS_3

Selepas acara syukuran, Nathan mengajak istrinya ke kamar pengantin.


"Sini!!" Nathan meminta Alea duduk di sofa, di samping dirinya.


Alea pun menuruti permintaan suaminya ia duduk di atas sofa dan menghadap ke arah Nathan.


"Sayang, boleh aku melihat rambutmu?" pinta Nathan.


Alea menggukan kepalanya kemudian secara perlahan ia mulai membuka hijabnya di hadapan Nathan.


"You're so beautiful" ucap Nathan sambil membelai rambut indah Alea, ia benar-benar di buat kagum oleh kecantikan istrinya.


Perlahan ia mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya, kemudian ia mulai mengecup bibir manis Alea.


Alea menahan nafasnya, ia nampak sangat tegang, jantungnya berdegup dengan hebatnya hingga rasanya mau copot, ini adalah kali pertamanya ia berciuman.


Nathan hampir terawa melihat ekspresi tegang istrinya "Sayang, kenapa kamu tampak tegang sekali? apa kamu tidak pernah melakukannya sebelumnya?" tanya Nathan.


Alea menggelengkan kepalanya, Nathan tersenyum dan membawa Alea kedalam pelukannya.


"Apa kamu pernah melakukannya dengan wanita lain sebelum denganku?" tanya Alea.


"Ya, aku pernah melakukannya. Bahkan aku pernah melakukan yang lebih dari itu dengan beberapa wanita sebelum aku mengenalmu. Tapi aku berjanji padamu, aku tidak akan menyentuh wanita lain selainmu" ucap Nathan.

__ADS_1


"Sudahlah Itukan hanya masa lalu" Alea enggan memperpanjangnya, "Aku siapkan air hangat untukmu ya" Alea beranjak dari tempat duduknya menuju kamar mandi.


Setelah air hangat untuk Nathan di rasa cukup, Alea keluar dari kamar mandi untuk menyiapkan pakaian Nathan.


"Mengapa keluar? ayo sini mandi bersama denganku!!!" Nathan mengajaknya untuk mandi bersama dengan dirinya.


"A-a-aku mau...." Alea gugup bercampur bingung.


"Ayo sini masuk!!!" Nathan menarik tangan Alea kembali masuk kedalam kamar mandi bersamanya.


 Secara perlahan Nathan membatu Alea melepaskan pakaiannya, jantung Alea kembali bedegup dengan kencang, rasa malu bercampur gugup seakan menyatu.


"Tidak perlu malu, aku kan suamimu. Ayo bukakan pakaianku" pinta Nathan.


Nathan kembali tersenyum melihat ekspresi tegang istrinya yang biasa ia kenal sangat berani dalam berdiskusi menyampaikan pendapat di dalam kelas, ternyata saat berdua dengannya justru terlihat sangat gugup.


Nathan memeluk tubuh polos istrinya "Thank you for coming into my life. Thank you for making me smile like crazy. Thank you for making me happy. I love you more and more" bisik Nathan, perlahan ia memegang dagu istrinya dan kembali mencium bibir Alea.


Tangan kirinya memaikan puncak dada Alea, sambil sesekali mere*as dengan lembut dada Alea.


"Akhh..." Alea mulai menikmatinya, ia membalas ciuman suaminya dengan melu*at bibir Nathan dengan penuh gairah.


Puas berciuman Nathan melepaskan ciuman panasnya bersama istrinya kemudian mengecup kening Alea "Kita lanjutkan setelah shalat ya" ucap Nathan.

__ADS_1


Nathan dan Alea saling membersihkan tubuh satu sama lain, sambil saling memberikan sentuhan lembut.


"Sudah tidak malu lagi kan?" Nathan menutup tubuh Alea dengan handuk, kemudian mengecup pundak istrinya. Alea tersenyum menggelengkan kepalanya.


"Ya sudah kita wudhu yuk!!"


Keduanya bersiap untuk melaksanakan shalat berjamaah, Alea memposisikan dirinya di belakang Nathan.


"Sudah?" tanya Nathan sebelum memulai takbiratul ihram.


Alea menganggukan kepalanya, ia sudah mengenakan mukrnanya dengan rapih dan siap untuk berjamaah dengan Nathan.


Keduanya menjalankan Shalat wajib isya sebanyak empat rakaat dan Shalat sunah dua rakaat untuk meminta perlindungan kepada Allah SWT agar pernikahan berlangsung dengan harmonis dan bahagia.


Selesai mengucapkan salam terakhirnya, Nathan berbalik mengadap Alea kemudian ia meletakkan tangannya pada ubun-ubun istri sambil membacakan doa, setelah selesai Alea mencium tangan suaminya dan Nathan memcium kening Alea.


Tanpa terasa buliran-buliran bening jatuh ke pipi Alea, ia memeluk suaminya dengan erat, ia sungguh terharu melihat Nathan benar-benar berusaha menjadi imam terbaik untuk dirinya.


Nathan merangkum wajah Alea "What make you sad baby?" tanya Nathan sambil mengusap air matanya.


Alea menggelengkan kepalanya "Aku menangis bahagia karena memilikimu" ucap Alea menatap mata suaminya.


Nathan tersenyum dan kembali membawa Alea ke dalam pelukananya "Aku yang bahagia memelikimu" bisik Nathan.

__ADS_1


__ADS_2