
"Good morning everyone, thank you for coming to this meeting.let’s get started" Rangga membuka meeting pagi itu, ia langsung menanyakan berapa estimasi total kerugian dari pembatan kerja sama tersebut kepada manager accountingnya.
"US$689 million, Sir"
Seketika tubuh Rangga menjadi lemas, mendengar estimasi kerugian perusahaannya yang mencapai lebih dari sepuluh triliun rupiah.
Kemudian Rangga meminta data neraca terbaru untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaannya secara menyeluruh.
"Rangga, we can sells some company's asset to cover this loss" Edwar mencoba memberikan solusi kepada Rangga.
"To sells this company assets, we need my father's signature. I don't want he knows about this problem" ucap Rangga.
Rangga beralih ke staff legalnya
"How long prosess will take?" tanya Rangga
"I'm sorry sir, we can't confirm it. Especially Mr.Wijaya has already fled abroad"
Drrrt... drrrt... drrrt...
" Exuse me" Rangga keluar dari ruangan meeting begitu melihat ada panggilan masuk dari Bundanya.
"Assalamualaikum Bunda"
"Waalaikumsalam Rangga, huuu..."
"Ada apa Bunda? kenapa Bunda menangis?" tanya Rangga dengan panik.
__ADS_1
"A-a-ayah hiks..."
"Ayah kenapa Bunda? please ada apa Bunda?"
"Ada kebocoran di jantung Ayah, sehingga Ayah harus segera operasi pemasangan ring. huuu..huuu..." tangis Ana pecah.
"Bunda tenang ya, Rangga akan segera ke sana" meski dirinya juga panik ia tetap mencoba menangkan Bundanya.
Setelah Ana menutup teleponnya, Rangga langsung menghubungi asisten rumah tangganya untuk membawakan pakaiannya ke Bandara.
Rangga bergegas masuk kembali ke dalam ruang meeting, ia meminta Edgar untuk mencarikannya E-Ticket tujuan Singapore, ia juga meminta Edwar untuk menggantikannnya memimpin rapat.
"What's wrong, Rangga?" tanya Edwar.
"Aku harus segera Singapore, Ayahku mau operasi pemasangan ring di jantungnya. War, tolong gantikan aku untuk beberapa hari ini, fokus pada masalah hukum yang akan berjalan. Aku akan cari cara bagaimana mengatasi kerugiannya, dan tolong update setiap perkembangannya"
"Semoga Om Rio cepat pulih, sampaikan salamku untuknya." Edwar menepuk bahu Rangga dengan lembut.
"Thanks War" Rangga menganggukan kepalanya, kemudian ia berlari menuju ruangannya, ia membereskan barang-barangnya untuk di bawa ke Songapore seperti laptop, pasport dll ia masukan ke dalam tasnya.
Dengan diantar oleh supir kantornya, Rangga berangkat menuju bandara. Didalam perjalanan Rangga menghubungi Nindy.
"Nindy, bolehkah aku meminta tolong kepadamu?"
"Iya Pak Rangga"
"Mendadak aku ada pekerjaan di Singapore, jika kamu tidak keberatan aku titip Alea untuk beberapa hari. Kamu tinggallah di rumahku sampai aku pulang dari Singapore"
__ADS_1
"Hah?!! tinggal di rumah Pak Rangga"
"Iya Nin, kamu tidak keberatan kan?" Rangga terpaksa meminta bantuan Nindy untuk menemani putrinya karena, Elena (istri Edwar dan anak-anaknya) sedang ke Eropa. Rangga tidak punya pilihan lain selain meminta bantuan Nindy.
"Baik Pak Rangga, aku akan menjaga Alea dengan baik."
"Terima kasih Nindy, kabari aku jika terjadi apa-apa dengan Alea."
"Baik Pak Rangga, Pak Rangga hati-hati ya jaga kesehatan."
"Terima kasih."
Setelah menelepon Nindy, Rangga juga mengirimkan pesan via whatsaap kepada putrinya, ia sengaja tidak menelepon Alea karena Rangga tahu jika Alea masih di sekolah.
^^^Rangga:^^^
^^^Sayang, ayah pamit ke singapore untuk beberapa hari ini ya, ada urusan kantor yang harus ayah selesaikan. Nanti kak nindy akan menemanimu selama ayah di singapore, jangan lupa di minum ya vitaminnya. Kabari ayah jika kamu sudah pulang sekolah, love you honey.^^^
Ini adalah kali pertamanya Rangga pergi ke luar negeri tanpa Alea, namun ia sedikit lega dengan kehadiran Nindy yang ia mulai bisa percaya Nindy bisa menjaga Alea dengan baik.
Sesampainya di bandara asisten rumah tangga Rangga telah menunggunya, ia memberikan koper yang berisi beberapa pakaian Rangga.
"Bik, tolong jaga Alea ya. Beritahu aku kegiatan yang di lakukan oleh Alea, nanti Nindy akan menemani Alea selama aku berada di Singapore."
"Baik tuan"
Rangga pun masuk ke dalam bandara, untuk chek in pesawat.
__ADS_1