ALINEA

ALINEA
SEASON 2 - ALEA : Chapter 60


__ADS_3

Kesesokan paginya Nathan sudah tiba di rumah Alea, ia menjemput Alea untuk berangkat bersamanya, dan ia juga membuatkan sandwich untuk Alea.


"Kamu sudah sarapan?" tanya Alea.


"Nanti saja" Nathan menyalakan GPS yang ada di depannya, sebenarnya ia sudah hafal jalan nanun ia masih belum percaya diri untuk tampa GPS.


"Ayo buka mulutnya" Alea menyuapi Nathan yang sedang menyetir di sebelahnya.


"Thank you honey" ucap nathan sambil mengunyah sandwich yang di masukan aalea ke dalam mulutnya.


Seperti biasanya jika sudah sampai Nathan akan membukakan pintu mobil untuk Alea.


"Thank you my king" Alea keluar dari mobil, lalu merapihkan pakaian Nathan.


"King?"


"Iya, karena kamu selama ini selalu memperlakukan aku seperti ratu maka aku juga akan memperlakukanmu seperti raja" Alea tersenyum manis kepada Nathan.


"Yuk masuk" Alea menggandeng tangan Nathan, masuk ke dalam rumah sakit bersamanya. Semua effort yang telah Nathan lakukan untuknya membuat hatinya sedikit demi sedikit luluh, ia mulai bisa mencintai Nathan.

__ADS_1


Nathan tersenyum bahagia mendengar ucapan Alea, ia mempererat genggamannya masuk kedalam rumah sakit bersama dengan calon istrinya.


"Semangat ya" Alea masuk ke dalam ruangannya.


"Semangat juga sayang" Nathan berjalan menuju ruangannya.


Saat sedang bertugas Nathan masih terngiang dengan kata-kata Alea yang membuatnya rindu dengannya.


Begitu pekerjaannya sudah selesai ia segera menghampiri Alea di ruangan tempatnya bertugas, ia mengajak Alea untuk melihat rumah yang akan di belinya.


Rencananya Nathan akan membeli rumah di kawasan pondok indah yang tak jauh dari rumah Rangga, hanya sekitar sepuluh menit saja dari rumah Rangga.


Nathan sangat mengerti jika Alea tidak bisa jauh dari Ayahnya, namun ia juga ingin tetap belajar mandiri.


"Bagaimana, kamu suka?" tanya Nathan.


"Suka" Alea menganggukan kepalanya.


Tanpa pikir panjang Nathan pun membelinya, ia menyuruh Alea untuk menadatangani surat jual beli rumah di hadapan notaris.

__ADS_1


"Aku?" tanya Alea, bingung.


"Aku ingin semua asset yang kita miliki atas namamu sayang.p" ucap Nathan.


"Ayolah sayang, kamu kan akan menjadi istriku" Nathan kembali meminta Alea untuk menadatanganinya.


Selesai dengan urusan jual beli rumah, Nathan mengantar alea pulang kerumahnya, di perjalanan menuju rumahnya Alea kembali berterima kasih kepada Nathan.


"Aku sangat menyayangimu, kamu adalah ratu dihatiku" tangan kiri Nathan menggengam tangan Alea.


Alea semakin merasa tidak pantas untuk memikirkan Tristan, sementara dihadapannya ada seorang yang memperlakukannya seperti ratu yang tak pernah menyia-nyiakannya.


"Aku juga sangat menyayangimu" Alea mengelus tangan Nathan dan bersandar di bahunya.


Setibanya di kediaman Alea, Rangga mengajak Nathan untuk makan malam bersama serta mengobrol mengenai banyak hal terutama akidah.


"Al Qur'an merupakan dasar hukum aqidah Islam yang pertama, jadi kamu wajib untuk mempelajarinya, dan yang kedua adalah hadis. Hadits merupkan semua perbuatan, perkataan dan takrir (diamnya) Nabi Muhammad saw" terang Rangga.


Nathan nanpak sangat bersemangat dan antusias mendengarkan penjelasan Rangga.

__ADS_1


"Allah SWT memberi petunjuk kepada manusia untuk mengikuti kebenaran yang disampaikan oleh Rasulullah Saw, sebagaimana firman Allah Swt, yang artinya: “Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah.”…. (Q.S. Al-Hasyr : 7)" tutup Rangga di akhir diskusinya.


Pukul 22.30 malam, Nathan berpamitan dengan Rangga dan Alea.


__ADS_2