ALINEA

ALINEA
SEASON 2 - ALEA : Chapter 24


__ADS_3

"Ngga, ini semua berkas yang loe butuhin untuk meeting bersama dengan Pak Setiadji besok lusa udah gue siapin. Loe cek lagi ya, kalo ada yang kurang kabarin gue." Edwar memberikan tumpukan berkas kontrak kerja sama kepada Rangga.


"Oke, thanks ya War" ucap Rangga.


"Ngga, good luck ya. Gue berharap besar sama loe, semoga kerja sama ini bisa menyelesaikan masalah di perusahaan kita" Edwar menepuk pundak Rangga.


Rangga hanya mengangguk dan tersenyum ke arah Edwar, kemudian Edwar pergi meninggalkan ruangan kerja Rangga.


Selepas Edwar keluar dari ruangannya Rangga pun bersiap membawa semua berkas yang di berikan Edwar ke rumahnya.


Hari itu ia pulang lebih awal karena ia ingin menemani putrinya berlajar bersama teman-temannya di kediamannya. Namun sebelum keluar dari kantornya ia meminta Edgar untuk menyiapkan dua tiket pesawat untuk keberangkatannya menemui Pak Setiadji besok lusa. Setelah itu barulah ia meninggalkan kantornya, menuju kediamannya.


Tiba di kediamannya ia langsung mencari keberadaan putrinya dan teman-temannya.

__ADS_1


"Alea mana Bik?" tanya Rangga pada asisten rumah tangganya.


"Non Alea dan teman-temannya sedang belajar di pinggir kolam renang" jawab salah satu asisten rumah tangga Rangga.


"Oh" Rangga menganggukan kepalanya "Tolong taruh di ruang kerja saya" Rangga meminta asisten rumah tangganya untuk menaruh tasnya di ruang kerjanya.


Semntara dirinya berjalan menuju kolam renang kediamannya, sambil melepas blazer dan dasinya, dari kejauhan ia nampak melihat Nindy tengah mengajari Alea dan teman-temannya.


" Ada yang bisa jawab pertanyaan ini?" tanya Nindy sambil menunjuk ke arah papan tulis.



Rangga berjalan mendekat ke arah Alea dan teman-temannya sambil menjelaskan jawabannya "Produk reaksi yang menghasilkan garam dan H2O merupakan reaksi dari asam dan basa. Sedangkan, HI dan KCl bukan merupakan reaksi asam basa, melainkan asam dan garam. Sehingga, enggak akan menghasilkan garam dan H2O" terang Rangga, ia duduk di samping Nindy menghadap ke Alea dan teman-temannya.

__ADS_1


"Bokap loe keren banget Lea" bisik salah satu teman Alea di telinga kiri Alea, ia nampak terkagum-kagum pada kepintaran Rangga dalam menjawa soal kimia tersebut.


Alea hanya tersenyum mendengar pujian temannya terhadap ayahnya, menurutnya wajar saja jika ayahnya bisa semudah itu menjawab soalan sesederhana ini karena ayahnya merupakan lulusan S3 Jerman, hanya saja ayahnya super sibuk dengan pekerjaannya sehingga Alea memilih untuk mencari guru les.


Sore itu Rangga membantu Nindy mengajar putrinya dan teman-temannya hingga malam, setelah beribadah dan makan malam bersama Rangga menyuruh supirnya untuk mengantar satu persatu teman-teman Alea ke kediamannya masing-masing, tidak lupa Rangga pun menghubungi orang tua mereka agar tidak mencari atau mengkhawatirkan mereka.


"Kok kamu tidak ikut bersama anak-anak?" tanya Rangga kepada Nindy.


"Aku bawa motor, Pak Rangga" Nindy membereskan barang-barangnya, setelah itu ia pamit kepada Rangga.


"Besok lusa aku akan mengantarmu ke Surabaya"


"Benarkah?" tanya Nindy seakan tak percaya.

__ADS_1


Rangga tak menjawab pertanyaan Nindy, ia berlalu meninggalkan Nindy menuju ruang kerjanya.


"Iiih... menyebalkan" gerutu Nindy yang kesal dengan sikap Rangga "Tapi ya sudahlah yang penting aku bisa bertemu Mami" ia pun melangkahkan kakinya keluar dari kediaman Rangga.


__ADS_2