ALINEA

ALINEA
Chapter 52 : Kelulusan Rangga


__ADS_3

Memasuki usia kandungan empat bulan, Tyshia sudah tidak mengalami morning sickness dan mood Tyshia pun berangsur-angsur membaik. Tyshia juga sudah mulai bisa memakan masakannya sendiri sehingga ketika Rangga sibuk menyiapkan disertasi ujian terbuka (Promosi Doktor) Tyshia sudah tidak merepotkan suaminya lagi.


"Bagaimana persiapan untuk ujiannya hari ini, sudah siap? " tanya Tyshia sambil menaruh makanan yang telah ia masak di atas meja makan.


"I'm really nervous" Rangga menarik kursi kemudian duduk di meja makan.


"Aku yakin kamu pasti bisa sayang" Tyshia mencium pipi dan mengelus tangan Rangga.


"Byy, hug me please" Rangga merentangkan tangannya, dengan senang hati Tyshia memeluk suaminya.


"Untung saja moodmu sudah jauh lebih stabil, memelukmu benar-benar membuat hatiku damai sayang, kamu adalah rumah tempatku pulang" Rangga menyandarkan kepalanya di dada Tyshia sambil memeluknya erat.


Lama Rangga memeluk Tyshia hingga akhirnya Tyshia mengingatkannya jika Rangga bisa terlambat untuk ujian.


"Byy nanti kamu telat loh, ayo habisin dulu sarapannya!!" Tyshia membelai lembut kepala suaminya.


Rangga pun melepaskan pelukannya dan mulai menghabiskan sarapannya. Usai sarapan Tyshia mengantar Rangga hingga ke depan pintu apartement.


"Byy, aku janji setelah wisuda nanti, aku akan mengajakmu baby moon kemana pun kamu mau, tapi sekarang doakan aku dulu ya"


"Pasti sayang, doaku selalu menyertai setiap langkahmu" Tyshia mencium tangan suaminya.

__ADS_1


"Jadi kamu mau baby moon kemana? Biar nanti semuanya aku yang menyiapkan"


"Bagaimana jika kita ke Amsterdam?" tanya Tyshia.


"Siap ratuku, nanti kita akan ke Amsterdam. Kamu hati-hati ke boutiquenya ya, maaf aku tidak bisa mengantarmu" Rangga kembali memeluk dan menciumi wajah tyshia.


"Tidak apa-apa sayang, nanti stafku yang akan menjemputku. Bye honey" Tyshia melambaikan tangannya ke arah suaminya.



Sebulan setelah Rangga dinyatakan lulus, Rangga mengajak Tyshia menghadiri acara wisuda S3nya. Yang berbeda dari wisuda kali ini adalah adalah kehadiran calon buah hati mereka di dalam rahim Tyshia.


"Allah itu baik baget sama aku byy, menjelang akhir semeter aku kuliah di New York Allah mempertemukan aku denganmu, kemudian menjelang tesis S2ku Allah merestui pernikahan kita, dan sekarang di akhir pendidikan tertinggiku Allah juga memberikan anugrah terindahnya dalam rahimmu. Byy, thanks for everything, aku tidak tahu bagaimana jadinya jika bukan kamu yang menemaniku" rasa syukur tak hentinya Rangga ucapkan atas semua nikmat dan karunia yang telah Allah berikan padanya.


"Thanks ya byy, ajari aku bagaimana caranya berterima kasih kepadamu?" Rangga menatap dan membelai wajah cantik istrinya.


"Jangan pernah lelah dan bosan untuk terus mencintaiku"


"Mana bisa aku bosa terhadap wanita yang paling aku cintai setelah Almh. Umiku" Rangga menghujani Tyshia dengan banyak ciuman di wajahnya.


"Byy make up nanti berantakan" protes Tyshia.

__ADS_1


"Iya sayang, maaf ya. Habis kamu sangat menggemaskan sekali. Ya sudah, yuk kita berangkat" Rangga menggandeng tangan Tyshia menuju basement apartementnya.


Acara wisuda berjalan dengan hikmad, kini resmi sudah Rangga menyandang gelar doktor. Begitu acara selesai Rangga mengajak Tyshia untuk pulang, ia tidak ingin membuat istrinya kelelahan.


Didalam mobil saat perjalanan pulang Tyshia melihat foto di acara wisuda tadi, nampak terlihat perut Tyshia yang mulai membesar.


"Byy nanti foto maternity yuuk, buat kenang-kenangan dan buat di pajang di apartement kita"


"Iya sayang, seperti biasa ya kamu yang menentukan konsepnya"


"Siap byy. Pokonya nanti mulai dari konsep, kostum, tempat, hingga forografernya aku semua yang urus. Lagi pula itu pekerjaan aku sehari-hari, di kantorku sudah lengkap semuanya sudah tersedia, kamu hanya tinggal datang saja."


Tyshia menghentikan obrolannya dengan Rangga ketika ia mendapatkan notifikasi dari emailnya yang berisi persetujuan project kerja samanya dengan majalah Internasional.


"Oh My God, byy apa kamu tau Gigi Hadid? Dia akan memakai baju rancanganku untuk pemotretan di majalah Vogue. Oh My God byy I'm so happy" Tyshia teriak kegirangan, ia langsung memeluk dan mencium pipi Rangga.


"Selamat ya sayangku, meskipun aku tidak tahu siapa itu Gigi tapi aku yakin dia pasti terkenal" ucap Rangga dengan polosnya yang sama sekali tidak tahu apa-apa soal artis dan model sekalipun sangat terkenal.


"Byyyyy... kenapa merusak suasana hatiku sih" Tyshia mencubit pinggang Rangga.


"Iya ampun byy, karena bagiku satu-satunya wanita yang ada di otak dan hatiku cuma kamu"

__ADS_1


"Gombal" seketika wajah Tyshia memerah mendengar gombalan suaminya.


__ADS_2