ALINEA

ALINEA
SEASON 2 - ALEA : Chapter 56


__ADS_3

Menghadiri wisuda putri sulungnya merupakan suatu kebanggan tersendiri untuk Rangga.


Alea berhasil mendaptkan IPK 3.70 tentu bukan hal yang mudah untuk Alea bisa mendapatkan IPK sebesar itu, butuh kerja keras dan fokus. Semuanya tidak lepas dari peran serta Ayahnya yang selama enam tahun dengan setia menemani Alea.


"Selamat ya sayang" Rangga memeluk erta putrinya, ia masih tak menyangka jika ia berhasil mengantarkan putrinya meraih cita-citanya 'Byy kamu juga pasti bangga banget sama putri kita' gumam Rangga.


"Ayah jangan nangis" Alea menghapus air mata ayahnya dengan jarinya.


"Ayah bangga sekali padamu sayang" ucap Rangga.


Di tengah keharuannya bersama putrinya, tiba-tiba saja teman-teman Alea menghampiri dan mengucapkan terima kasih kepada Rangga karena selama ini telah menyediakan tempat untuk mereka belajar bersama dan juga sering kali Rama membantu mereka melalui sambungan video call.


Pada kesempatan itu Rangga berkenalan dengan semua orang tua sahabat baik putrinya, dan berbincang dengan mereka termasuk dengan calon besannya.


"Congratulation" ucap Nathan dan Alea bersamaan, kemudian keduanya tertawa dan foto bersama.


'Rasanya senang sekali bisa melewati suka duka berjuang dan tumbuh bersama' batin Alea, memandangi Nathan yang tengah berbahagia atas kelulusannya.


Usai cermonial wisuda dan membereskan semua urusan dikampusnya Alea dan Ayahnya kembali ke Jakarta.


Nathan mengantarnya hingga bandara, ia belum ikut serta karena masih harus mengurus beberapa kesiapannya untuk pindah ke Jakarta.


"Take care honey, I will be miss you" ucap Nathan kepada Alea.

__ADS_1


"Me too" ucap Alea.


"I will see you mementarill, wait for me alea." Nathan menggenggam erat tangan Alea.


"I will wait for you" ucap Alea.


Nathan juga menyalami calon Ayah mertuanya.


"I will see you in Jakarta" ucap Rangga sebelum ia masuk ke bandara.


Nathan menganggukan kepalanya dan tersenyum kepada Rangga.


Tiba di Jakarta Alea dan Rangga langsung di sambut hangat oleh Ana Rio di bandara, Rio langsung mengajak Alea ke suatu tempat.


"Tutup matanya ya" Ana menutup mata cucu kesayangannya.


"Sabar ya nanti ya jika sudah sampai" ucap Rio.


Tiba di sebuah banguan besar, megah dan kokoh, Ana melepaskan penutup mata cucunya secara perlahan.


Alangkahkah terkejutnya Alea saat melihat rumah sakit yang bernamakan 'Alea General Hospital'


"Ini untukmu sayang dari kami semua" ucap Rio.

__ADS_1


Keluarga besar Rangga dan seluruh staf yang bertuga berjejer menyambut kedatangan Alea.


"Selama ini uncle Ramalah yang mengurus pembanguan, perizinan hingga mengelola rumah sakit ini, di bantu dengan Rico dan Carissa. Ayah hanya mengawasi dari Jerman" ucap Rangga.


"Jadi Uncle sudah pindah ke Jakarta?" tanya Alea.


Rangga menganggukan kepalanya, ia membenarkan jika Rama dan keluarganya sudah pindah ke Jakarta sejak empat tahun yang lalu untuk mengelola rumah sakit tersebut.


"Thank you Uncle" ucap Alea sambil memeluk Rama.


"Sama-sama Lea, semoga suka ya dengan kejutannya" Rama memperkenalkan Alea dengan semua staf yang bertugas kemudian mengajaknya berkeliling untuk melihat semua fasilitas yang terdapat di rumah sakitnya.


Sambil berkeliling Rama juga memberi tahu jika Nathan akan bergabung di rumah sakit tersebut, karena selama enam tahun menempuh pendidikan kedokteran bersama Alea, Rama terus memantau Nathan sehingga Rama tak meragukan kemapuan Nathan.


"Jadi Nathan sudah tahu tentang rumah sakit ini?" tanya Alea.


"Baru satu minggu yang lalu setelah Ayahmu memberi tahu jika Nathan telah melamarmu dan akan tinggal di Jakarta, jadi tidak ada salahnya Uncle ajak bergabung"


"Thank you ya uncle, uncle memang uncle yang terbaik"


"Uncle hanya menjalankan permintaan Ayahmu, Ayahmulah yang keren karena demi membangun ini, ia hampir tidak istirahat karena perbedaan waktu antara Jerman dan Jakarta"


"Terima kasih Ayah" ucap Alea kepada Ayahnya yang berda di sampinynya.

__ADS_1


"Sama-sama sayang"


Puas berkeliling Rio mengajak Alea dan Rangga untuk pulang dan beristirahat, ia tak ingin cucunya kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh.


__ADS_2