ALINEA

ALINEA
SEASON 2 - ALEA : Chapter 69


__ADS_3

Keesokan harinya H-1 sebelum acara akad nikah berlangsung, Alea menggelar prosesi ritual adat jawa yang di gelar di dekat kolam renang kediamannya, acara tersebut di awali dengan prosesi sungkeman.


Pertama Alea melakukan sungkeman kepada Eyang kakung dan Eyang putrinya (Rio dan Ana)


"Selamat ya sayang" Ana memeluk dan mencium cucu kesayangannya, Alea tersenyum bahagia, kemudian ia beralih ke ayhanda tercintanya dan suasana berubah menjadi haru.


"Ayah…  terima kasih telah menafkahi aku dengan nafkah halalan thoyyiban. Terima kasih telah menjadi Ayah yang terbaik untukku. Terima kasih telah memberikan pendidikan yang terbaik untukku. Do’akan putrimu ini menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Do’akan putrimu ini mempunyai putra-putri yang sholeh dan sholehah nantinya"


Rangga memeluk dan mencium putri semata wayangnya, kemudian acara di lanjutkan denga siraman yang bertujuan untuk membersihkan jiwa pengantin, Alea duduk di tempat yang telah di sediakan, di tikar pandan dan disiram oleh pinisepuh, yakni keluarganya yang telah ditunjuk. Terakhir, Alea disiram air kendi oleh Ayahandanya.



Usai melakukan siraman Rangga menuangkan sisa air dari kendi kepada Alea untuk digunakan berwudhu. Kendi yang kosong tersebut dipegang oleh Rangga kemudian dijatuhkan ke tanah sehingga pecah. 


Proses menjatuhkan kendi tersebut diiringi ucapan “Niat ingsun ora mecah kendi, nanging mecah pamore anakku Alea Shakira Pratama. Pemecahan kendi tersebut menjadi simbol pecahlah pamor Alea sebagai wanita dewasa dan memancarlah sina pesonanya. 

__ADS_1


Kemudian dilanjutkan dengan memotong rambut Alea atau disebut dengan potong rikmo.


Utusan keluarga Nathan juga akan menyerahkan potongan rambut mempelai Nathan untuk disatukan. Gabungan potongan rambut ini lalu dikubur di halaman kediaman Rangga.


Prosesi siraman adat Jawa pada tahap ini bertujuan agar semua hal buruk dikubur bersamaan dengan rambut, sehingga kelak keduanya hanya disertai kebaikan dan kebahagiaan dalam rumah tangganya. 


Setelah semua selesai, prosesi siraman adat Jawa akan diakhiri dengan Rangga menggendong putrinya menuju kamar, hal ini melambangkan betapa kasih sayang Rangga senantiasa mengiringi putri tercintanya sampai detik terakhir menjelang lembaran baru dalam kehidupan Alea. 


"Sekarang aku sudah berat ya Yah?" bisik Alea.


"Tidak, sampai kapan pun kau tetap putri kecilku yang amat berharga bagi Ayah" ucap Rangga.


"Dodol dawetnya hayuk di beli" ucap Ana sambil tersenyum bahagia.


Mereka menggunakan pecahan genting sebagai uang untuk membeli dawet tersebut. Prosesi ini melambangkan agar dalam upacara pernikahan yang akan dilangsungkan, dikunjungi banyak tamu dan dawet pun laris terjual.

__ADS_1



Tak berhenti sampai disitu malam harinya, di lanjutkan dengan malam midodareni. Pada malam ini Nathan berserta keluarga besarnya datang ke kediaman Alea dan menghantarkan seserahan untuk calon istrinya. Seserahan tersebut berisi barang keperluan sehari-hari, antara lain: Peralatan mandi, pakaian, sepatu, tas, alat makeup atau kosmetik, buah-buahan dan lain-lain. Dalam tradisi Jawa, seserahan harus diberikan dalam jumlah ganjil.


Pada malam midodareni, Alea hanya diperbolehkan berada di dalam kamar pengantin dan yang bisa melihatnya hanya saudara serta tamu perempuan saja. Bahkan, Nathan sendiri pun dilarang melihat calon istrinya di malam tersebut. 


Prosesi selanjutnya dalam midodareni yaitu penyerahan Catur Wedha. Ini merupakan nasihat atau wejangan yang disampaikan oleh Rangga kepada Nathan.


Rangga menyampaikannya dalam bahasa Inggris agar Nathan dan keluarganya dapat memahami betul apa yang di sampaikannya.


"Daniel Jonathan Artado, as you take up this new meaningful role as a husband. I have some words of advice, called CATUR WEDHA" ucap Rangga mengawalinya.


"Firstly, you have chosen to wed and build a family with our beloved daughter. This means that your steps forward must be led with maturity. Refrain from acting like a bachelor who cares only for himself. Make your wite understands that you are now here to protect her" Rangga berhenti sejenak.


"Secondly, may you respect her parents as you do yours. This is because, we too now see you as our very own son" lanjutnya.

__ADS_1


"Thirdly, live according to societal values, take heed of the law, respect and care for others such that you can find peace and happiness in life. Fourhly, stay close to God, creator of all things and live by teachings based on your religion and beliefs. May you find happiness, contentmentand peace and may you become a man who inspires many" tutup Rangga.


Pedoman ini diharapkan Rangga bisa dijadikan bekal untuk Nathan dalam mengarungi kehidupan berumah tangganya bersama putri tercintanya.


__ADS_2