
Malam ini Anyelir kewalahan mengimbangi Rama. yang tiada capek nya, yang membuat Anyelir beberapa kali terbang ke Awang kenikmatan. mereka menyudahi permainan mereka "Yang mandi bareng yuk.." bisik Rama
Anyelir malah membelakangi Rama "Nggak mau" berlari turun dan mengunci pintu kamar mandi. dia tidak mau mandi bareng Rama, Anyelir sudah hafal dengan kelakuan suaminya itu. Rama pasti akan mengulangi lagi permainan mereka.
Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Anyelir membuka pintu tapi tidak menemukan keberadaan suaminya, dan " Aaaagghhh" berteriak kaget Rama tiba-tiba muncul mengagetkan nya dari balik pintu. sifat jahil suaminya tidak berubah meskipun sudah mempunyai dua orang anak yang lucu. "Sssssttt ......sayang jangan berisik, nanti Aira bangun" ujar Rama.
Rama tertawa-tawa puas memperhatikan wajah Anyelir, dengan nafas yang masih ngos-ngosan kerena kaget, dan saat Anyelir lengah mengatur pernafasannya. dibuat terpekik lagi Rama menarik handuk nya membuang begitu saja. mengendong Anyelir Kembali ke dalam dan memasukkan nya ke dalam bactub. serta mengisi dengan air penuh dan ikut masuk duduk dibelakang Anyelir dan menaikkan nya keatas pangkuan Rama.
"Kak Rama aku capek, coba dimulai lagi aku gigit dan makan tuch sosis" ancaman Anyelir dengan wajah serius
__ADS_1
Rama bergidik ngeri " Okey Kelinci manis ku" kita mandi bareng saja, lagian aku juga sudah capek. kembali membujuk Anyelir. Tersungging senyum disudut bibir Anyelir, sebenarnya dia hanya menggertak Rama, mana berani Anyelir mengigit benda kesayangannya itu.
Rama mengendong Anyelir Kembali, dan membasuh tubuh mereka dengan air shower yang mengalir bak hujan. Anyelir menatap wajah suaminya yang tertawa senang, dia sangat bersyukur sekali dan berharap tidak berpisah lagi dari suaminya apapun terjadi. begitu pun Rama dia sudah mulai mendekat diri dengan agama nya, tidak pernah pergi ke Club Malam lagi, dan begitu menjaga dirinya terutama lawan jenis. dan sering aktif disetiap kegiatan sosial.
Seiring berjalannya waktu, Anyelir telah hamil anak ketiga lagi. Rama tidak ingin melihat istrinya kewalahan mengurus Airani dan Zio. dan kedua orang tua nya yang sudah tua. Rama pun menambah dua orang lagi pengasuh. memang agak lebay tapi Rama tidak mau terjadi sesuatu pada kehamilan ketiga istrinya itu.
Sementara Zein dan Larasati juga sudah mempunyai seorang putri cantik, bernama Cania. hidup mereka juga bahagia tanpa gangguan karena Zein itu orang nya begitu peka dan jeli terhadap sesuatu yang menggoda atau seseorang yang berniat menghancurkan kebahagiaan Rumah tanga nya.
Rangga dan Sinta juga mempunyai sepasang anak kembar, kebahagiaan mereka begitu lengkap. terutama Papa nya Rangga yang sudah bisa mengobati luka hatinya atas kepergian anak gadis kesayangan nya Jessica.
__ADS_1
Papa Rangga menghabiskan hari-hari tuanya dengan bermain bersama kedua cucunya, seluruh aset perusahaan telah diserahkan semua pada Rangga.
Sementara Sinta sama seperti Anyelir dan Larasati. menjadi seorang istri dan ibu rumah tangga. bagi mereka wanita sukses itu tidak harus menjadi wanita karier, tapi wanita yang mampu mendidik anak-anak nya, memberikan kasih sayang yang full. serta mempunyai waktu untuk melayani suami mereka dengan baik. Sudah cukup sempurna dikatakan sebagai PEREMPUAN Yang SUKSES. meski pun Sinta dan Anyelir mengantongi pendidikan ternama Luar Negeri.
(The End) Happy ending
PENGUMUMAN
Hallo teman-teman semuanya....!!!
__ADS_1
Author mengucapkan terima kasih banyak bagi yang telah setia membaca novel pertama author ini, baik yang kasih vote, Like, and favorit novel ini, maupun yang sekedar baca
Serta komentar dan masukkan teman-teman yang positif, sehingga author semangat menyelesaikan "Novel Anyelir Part satu dan Dua" sekarang author mau lanjut ke cerita Part Tiga kehidupan mereka, semoga cerita author tidak membosankan untuk teman-teman semua.. Oya teman-teman bisa mampir juga kenovel author yang lainnya " Love me please Lee" cerita nya tidak kalah seru loh.... salam sayang untuk penggemar Anyelir istri bayaran ku