Anyelir, Istri Bayaran Ku

Anyelir, Istri Bayaran Ku
Pesona Cristal Lagooon


__ADS_3

Anyelir melangkah kan kaki nya menuruni pesawat, mengikuti Rama dan Zein menuju mobil jemputan yang telah disediakan. ini pertama kali nya bagi Anyelir menginjakan kakinya di pulau Bintan ini. dia terpesona dengan keindahan nya.


mobil membawa mereka, ke salah satu penginapan ternama di kota itu. Resort kelas Dunia Pesona Cristal Lagooon. yang terletak tidak jauh dari Negara Singapura. dikelilingi kawasan hutan yang bisa juga. dijadikan Alternatif Situs Glamor Jlamping.


Pulau Bintan memiliki posisi yang sangat strategis, yang dekat dengan selat Malaka dan selat Philipina. serta Negara Asia lainnya, seperti Malaysia dan Singapura. yang dijadikan kawasan Perdagangan Bebas.dan Pelabuhan bebas.


Membuat Rama tanpa berpikir panjang lagi, membuka salah satu cabang Perusahaan nya di pulau ini. dia tidak tanggung-tanggung, dan mengaet para investor luar dan dalam negeri. untuk mendukung usaha nya yang bergerak di bidang kesehatan Mata softlens.


Setelah memasuki resort ini, pelayan datang menghampiri dan membantu membawakan koper mereka. dan menyerahkan dua buah card kunci kamar. satu untuk Zein dan satu card Presidensuid diberikan nya Kepala Rama.


"Kunci kamar ku?" tanya Anyelir pada pelayan.


"Maaf Nona, kami berikan card sesuai bookingan saja"

__ADS_1


Rama tersenyum mendengar penuturan Anyelir itu, kemudian menarik tangan Anyelir dan menggenggamnya erat, berjalan menuju kamarnya, sementara Zein hanya ankat bahu dan juga pergi menuju kamar.


Rama mengangkat tubuh Anyelir dan merebahkan dikasur empuk itu.


"Aku sudah tidak sabar memakan mu sayang." ucap nya sambil menindih tubuhnya Anyelir.


Sekuat tenaga Anyelir mendorong tubuh Rama, hingga jatuh kebawah, dan Rama tiba-tiba diam tergeletak seperti orang pingsan. Anyelir panik ketakutan.


"Rama bangun...kamu kenapa? maaf kan aku, tidak sengaja menyakiti mu." air mata Anyelir luluh takut terjadi sesuatu pada Rama..


"Kamu mau kemana sayang?". kenapa kamu begitu panik dan takut melihat ku seperti tadi?" tanya Rama.


"Aku....aku.. tidak takut." ucap Anyelir gugup.

__ADS_1


Rama tersenyum "hapus air matamu itu. aku tahu kamu juga menyukaiku Jasmine, bahkan kamu sangat menikmati setiap sentuhan ku, mulai sekarang jadi lah wanita ku untuk selamanya. dan kamu juga akan aku jadikan wanita satu satunya yang kucintai." ucap Rama.


Seperti terhipnotis, Anyelir menganggukan kepala, dia melihat ketulusan dari mata Rama, seperti waktu Rama memutuskan melegalkan pernikahan mereka dulu dimata hukum dan agama.


"Aku harap mulai sekarang lupakan lelaki itu, putuskan hubungan kalian, dan aku akan menikahimu , dan berjanji untuk menyayangi anak mu juga." ucap Rama serius.


Anyelir bingung harus menjawab apa?


"Aku adalah istri mu yang sebenarnya Rama. dan anak itu anak kita, buah cinta kita," ucap nya dalam hati sambil menyeka air matanya.


Anyelir diam saja, ketika Rama mulai menyentuh bibir nya, dan mencium lembut, dan membawanya kembali ke kasur , dan Anyelir mulai membalas setiap sentuhan Rama, saling melepas rindu dan kehangatan, dan melakukan hubungan itu secara sadar. tanpa obat perangsang seperti yang dicampur Rama kemaren.akhirnya mereka berdua kelelahan, dan tertidur begitu saja.


Dan malam ini,acara peresmian Perusahaan baru nya itu akan dibuka.

__ADS_1


Zein sudah mondar-mandir di depan pintu kamar Rama. tapi tidak berani mengetuk pintu itu. apalagi menyelonong masuk.


"Kalau aku masuk, pasti akan mendapatkan tontonan yang lebih menarik, tapi apa dia akan melempariku pakai apa lagi? Ah aku tidak berani jiwa jomlo ku bisa meronta-ronta lagi menyaksikan itu." ujar Zein gusar. sudah beberapa kali Zein melirik jam dipergelangan tangannya. dan mengusap kepalanya bingung.


__ADS_2