Anyelir, Istri Bayaran Ku

Anyelir, Istri Bayaran Ku
Merasa Bosan


__ADS_3

Seorang presenter wanita dan seorang pria, dari sebuah ajang pencarian bakat komika, tampil membawakan acara sangat baik sekali, diselingi becandaan yang lucu sehingga suasana menjadi hangat dan mencair dengan gelak tawa semua yang hadir.


Tiba saatnya pada acara inti, Rama diminta naik keatas podium memberikan pidato singkat nya. dengan langkah tegap dan penampilan yang elegan Rama maju dengan penuh percaya diri.


"Selamat malam semua, assalamualaikum wr,wb, dan salam sejahtera bagi semua, Baiklah saya akan langsung saja ke inti pidato yang akan saya sampaikan.


Perusahaan MNCR Groups, adalah perusahaan besar yang berpusat di kota Jakarta. dan sudah memiliki anak cabang diberbagai kota besar di Indonesia. dan kenapa saya memilih pulau Bintan sebagai cabang berikut nya. karena selain letak yang strategis, dan disini juga merupakan pasar bebas internasional.


Saya juga ingin menciptakan lapangan pekerjaan, dan bidang softlens ini merupakan bisnis baru, pertama diproduksi di Perusahaan saya, dimana kebersihan diutamakan sekali ! karena ini berhubungan sekali dengan kesehatan Mata konsumen.


Dan kami merekrut banyak karyawan tamatan SMA sederajat. untuk Operator produksi nya, dan jangan anggap remeh karyawan operator itu.! karena mereka merupakan paru-paru perusahaan. tanpa mereka perusahaan tidak akan berjalan dan maju."

__ADS_1


Dan hari ini, pembukaan cabang Perusahaan MNCR Groups resmi dibuka.


Diiringi musik band, dan tepuk tangan yang meriah, acara pemotongan pita dimulai, Anyelir dan Zein berdiri mendampingi Rama.


Acara selanjutnya, makan malam bersama dengan para petinggi perusahaan dan investor. untuk para karyawan lain, maupun bagian operator produksi. makan di salah satu Ruangan terbesar di gedung itu. karena jumlah mereka yang banyak. sambil diselingi dengan musik dan penampilan band terkenal, yang membawakan lagu andalan nya masing-masing.


Setelah acara makan malam berakhir, Rama berjalan meninggalkan gedung itu, sambil membimbing tangan Anyelir, yang diikuti Zein dari belakang.


Pagi nya Anyelir terbangun kesiangan, dia benar-benar capek kemaren. dilirik nya kesamping kosong, dan mengedarkan pandangannya keseliling namun masih sama " Rama kemana ya?" ujar Anyelir bingung. dan berjalan menuju kamar mandi dan membersihkan tubuhnya nya.


Satu jam berlalu, tapi Rama belum muncul. tiba-tiba Hp Anyelir menyala tanda panggilan masuk, dan tertera nama Zein.

__ADS_1


"Hallo Asisten Zein"


"Hallo juga Nyonya Anyelir, Oya kami sedang mengadakan pertemuan penting, Tuan Rama sengaja tidak membangunkan Nyonya, melihat Nyonya sedang tidur dan masih kecapean"


"Ya, nggak apa-apa." jawab Anyelir.


"Nyonya pesan makanan saja dahulu, pesan Tuan Rama Nyonya tidak boleh pergi kemana mana, nonton TV saja kalau bosan"


Panggilan pun terputus begitu saja, setelah pesanan makanan datang, Anyelir menghabiskan waktu nya dengan menonton televisi, akhirnya dia merasa bosan, dan melakukan panggilan video dengan Zio, karena masih anak-anak, Zio lebih suka bermain dengan mainan barunya yang dibelikan Rangga barusan. dari pada ngobrol lama dengan maminya. Anyelir Kembali melirik jam dinding, yang sudah menunjukkan setengah lima sore, namun Rama belum juga kembali.


Dan sekarang Anyelir melirik jam lagi, sudah menunjukkan setengah sepuluh malam, dan masih sendiri dikamar ini.

__ADS_1


"Kak Rama kamu kemana? kenapa kamu kurung aku kayak tahanan" ucap Anyelir membatin, sambil mengikat asal rambut nya. dan kembali berselancar ke dunia Maya. tanpa sadar dia ketiduran di sofa dengan TV yang masih menyala.


__ADS_2