Anyelir, Istri Bayaran Ku

Anyelir, Istri Bayaran Ku
Bertemu Rama (The and Part 1)


__ADS_3

Rama mengangkat wajahnya perlahan, menatap wajah cantik yang berurai air mata


"Benarkah kamu Kelinci kecil ku.?" tanya Rama ragu.


Anyelir menganggukan kepala nya " iya, kakak Rama ku... " dan tersenyum manis seperti senyuman pertama kali, mereka bertemu dulu


"Tidak, ini pasti mimpi." Rama mengangkat tangan nya keatas lalu...


"Plaaackk......,,


Rama menampar keras wajah nya sendiri, Rama ingin membuktikan bahwa dia tidak sedang bermimpi dan berhalusinasi.


Anyelir spontan menutup mulutnya " Kak Rama apa yang kamu lakukan?" ucap Anyelir, dan memegang pipi Rama itu.


Rama merasa perih di wajah nya "Benar ini nyata, aku tidak bermimpi" dia pun membalas pelukan Anyelir dengan hangat. melepas semua kerinduan nya, dia merasa hidup lagi.


Begitu juga Anyelir, dia tidak henti-hentinya menangis bahagia. dalam pelukan Rama, mereka tidak mempedulikan dimana mereka berada, orang-orang yang lewat menggelengkan kepala, heran dengan tingkah orang yang saling berpelukan, dan menangis ditengah jalan.


Mama dan papa yang mengejar, ikut berpelukan juga dan terharu. mereka benar-benar tidak menyangka sama sekali bawah Anyelir berada di sini


"Ternyata takdir mereka mempertemukan disini ya ma." ujar papa


"Tapi pa..." ucap Mama ragu


"Tapi apa ma?" ucap papa yang penasaran dengan ucapan Mama yang menggantung.


"Papa lihat deh, perut Anyelir membesar. apa di Sudah menikah dengan Rangga?" ucap mama cemas.


"Seandainya benar Anyelir telah menikah lagi. bagaimana dengan perasaan Rama pa?" ucap Mama kembali menangis.

__ADS_1


"Papa tidak yakin Anyelir menikah lagi ma, itu pasti anaknya Rama. cucu kita"


Dari kejauhan nampak Zio berlari ke arah maminya, yang diikuti Rangga dari belakang.


"Mami...." teriak Zio


Anyelir tersadar, bahwa dia juga bersama Zio, dia melepaskan pelukannya


"Kak Rama... itu Zio anak kita" ucap Anyelir tersenyum kearah Zio. dan merentangkan tangannya


Rama tersenyum bahagia melihat anak semakin mendekat, dan langsung menyambar Zio, dan memeluknya sambil menangis.


"Anaku sayang" ucap Rama


Zio membalas pelukan Rama diikuti Anyelir, mereka bertiga saling berpelukan.


"Kenapa tangan papi berdarah?" tanya Zio


"Ayo kita harus mengobati luka mu" Anyelir menarik tangan Rama panik.


"Tunggu dulu, aku ingin dengar Zio panggil aku papi" ucap Rama yang masih tidak percaya dengan pendengarannya.


"Papi" Zio kembali mengucapkan kata itu Rama terharu mendengar anaknya memanggil nya Papi.


"Apa Zio tau siapa ini?" ujar Mama Merlin.


"Paginya Zio" ucap nya semangat


"Dari mana Zio tau?" ucap Rama

__ADS_1


"Mami yang bilang, mami punya foto papi dan menyimpan nya" ucap Zio


Mama mendekat dan memeluk Zio dan Anyelir bergantian, lalu mencoba memberanikan diri mengakui kesalahan masa lalu nya.


"Anyelir maafkan Mama ya nak" ucap Mama menyesal.


"Iya, Mama dari dulu Anyelir selalu maafin Mama" sambil tersenyum


Rangga yang dari tadi hanya menonton pertunjukan itu, ikut terharu dan berjalan mendekat menyalami kedua orang tua Rama.


Rama yang melihat Rangga langsung emosi


" Kamu lelaki brengxxxx ya mengejar-ngejar Anyelir dulu kan ? dan mengatakan cinta waktu direstoran Jepang itu, dan berani'nya kamu memisahkan kami" ucap Rama hendak maju


"Jangan sayang, nanti aku akan jelas kan semua. dia yang nolong aku selama ini, percaya lah aku hanya milikmu seorang. tidak ada satu pun lelaki lain yang menyentuh ku selain kak Rama" ucap Anyelir memeluk Rama untuk mencoba menenangkan nya


Anyelir menarik tangan Rama dan menempel kan keperutnya "Ini juga bayi mu kak"


Rama menatap Anyelir seakan tidak percaya, dengan pendengaran nya, lalu berjongkok mencium perut itu.


Rangga yang melihat kegalauan Rama iku bicara


"Anyelir sudah ku anggap sebagai saudara perempuan ku, dan papa juga sangat menyayangi Anyelir dan Zio, pengganti kakakku Jessica, dan kamu juga tidak perlu risau, aku tidak akan merebut Anyelir dari mu karena aku juga sudah bertunangan dengan Sinta" ucap Rangga panjang dikali lebar


"Apa Sinta?" ucap Rama dan Mama berbarengan.


"Cerita nya panjang, sebaiknya kita obati dulu luka Rama" ujar Rangga


Papa mengambil alih untuk mengendong Zio. mereka semua berjalan kembali menuju Rumah Sakit yang tidak terlalu jauh dari tempat mereka berdiri.

__ADS_1


(Akhir nya happy ending ni cerita nya... Rama dan Anyelir hidup bahagia dan berkumpul lagi, kita akan lanjutkan pada Part Dua membahas tentang pertemuan Zein dengan seorang gadis. bernama Larasati)


__ADS_2