
Larasati pun minta izin Zein untuk menyusul Cantika ke Belanda, kalau meminta informasimasi melalui telepon saja Cantika pasti tidak akan berbicara jujur, Larasati sudah paham sekali dengan kelakuan adiknya itu.
"Kamu berani berangkat kesana sendirian sayang" tanya Zein khawatir melepas Larasati besok menuju Belanda
Larasati menganggukan kepalanya mantap, aku sudah sering kesana sayang dan mengambil ponselnya menghubungi Cantika
"Hallo adek ku sayang, apa kabar mu dan bagaimana dengan kuliahmu disana?" sapa Larasati.
"Aku baik kak, tumbennya kakak nanya kabar ku segala" cerca Cantika
"Apa tidak boleh kakak mu ini menanyakan kabar adiknya, dan skalian berkunjung kesana?"
"Boleh sih kak, tapi apa kakak ipar ngizinin kakak berkunjung sini?" ucap Cantika
"Tentu dong, dia sekarang lagi sibuk-sibuknya. maka nya dia ngizinin kakak buat pergi kesana, supaya kakak tidak merasa jenuh lagi dirumah" ucap Larasati
"Sayang aku janji setelah permasalahan ini selesai, bos Rama sudah aktif lagi di Perusahaan. aku akan ajak kamu berbulan madu ke manapun kamu mau" ucap Zein menatap mata Larasati memberikan kepastian.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh dan lama, akirnya Larasati sampai di Bandara Belanda, nampak Cantika sudah melambai-lambai kan tangan yang datang menjemput.
__ADS_1
Mereka berpelukan " Yok kak kita istrahat diapartemen ku dulu, besok nya kita baru jalan jalan" Cantika bergelayut manja di lengan kakaknya.
"Tumben kamu sekarang manja sama kakak, biasanya dulu kita tiap hari berantem dan pasti ada saja yang diperebutkan"
"Itu kan dulu kak, kalau kita berantem dirumah kan ada yang ngebelain, Mama di pihak ku sementara nenek dan papa di pihak kakak" ucap sambil nyengir kearah kakaknya.
Suasana Apartemen Cantika cukup nyaman, yang dikelilingi deretan gedung pencakar langit. Sementara ruangan apartemen terdiri satu lantai yang terdapat dua kamar tidur, serta ruangan tamu yang langsung menghadap ke pusat kota terbesar Belanda.
"Wah indah nya" ucap Larasati menghadap suasana luar Apartemen itu.
"Kak kita tidur satu kamar saja ya' aku pengen mengenang masa kecil kita dulu, lagian sekarang kakak sudah menikah tentu kita jarang sekali mendapatkan kesempatan seperti ini" ucap Cantika
"Baiklah aku akan cari cara lain" ucap Larasatti memandangi wajah Cantika yang sudah tertidur pulas di sampingnya
Besok nya mereka menghabiskan waktu dengan jalan jalan, berkeling kota Amsterdam selepas pulang kuliah nya Cantika. dan malam nya Larasati pun melancarkan rencananya semula dengan mengajak Cantika minuman beralkohol. yang sengaja dibelinya
"Kak apa kakak tidak salah ngajak aku minuman beginian?" tanya Cantika menatap kakak nya heran.
"Disini dingin banget dek, kita minum ini dikit aja buat menghangatkan tubuh" ucap Larasati menyenangkan sedikit jegelas mereka masing-masing.
__ADS_1
Tanpa pikir panjang Cantika meneguk nya, Larasati memperhatikan reaksi Cantika seperti mulai teler dan memuntahkan nya, meski meminum nya sedikit tapi bagi orang yang tidak terbiasa akan langsung mabuk.
Melihat tingkah Cantika yang mulai teler dan tertawa sendiri, Larasati pun mengajukan berbagai pertanyaan dan merekam nya untuk bukti menyatukan Anyelir dan Rama kembali.
"Cantika coba kamu jawab pertanyaan kakak, apa yang kamu lakukan dengan Om Rama sewaktu pesta pernikahan kakak?" ucap Larasati.
"Cantika tertawa-tawa, kak dia itu bodoh..aku mengikuti nya dan kami terjebak hujan...dan dia selalu menjaga jarak dari ku, disaat suara petir aku ada alasan buat mendekati nya, sambil mengunyah permen cinta pembangkit libido yang diberikan kak Gilang sebelum aku mengikuti Om Rama" ucap Cantika yang mengeluarkan semua unek uneknya.
Permen Cinta pembangkit libido, merupakan barang legal dimana pemakaian yang berkepanjangan dapat merusak kesehatan, dan banyak kalangan muda terjebak dalam penggunaan nya. dengan bentuk kemasan nya yang menarik, dan lucu dimana juga tidak terdapat BOM nya, juga pemesanan melalui jaringan internet.
Jika seseorang telah mengonsumsi nya, dalam hitungan detik akan bergairah dan meraba-raba, kerja obat ini dua puluh menit jika mampu mengendalikan dirinya dengan segera, dan akan terjerumus jika tidak mampu mengumpulkan kesadaran.( berhati-hatilah jika pacar Anda member permen karet dalam Bentuk tidak jelas, dan mengunakan bahasa yang tidak mengerti dikemasannya
"Terus apa yang kalian lakukan selanjutnya" ucap Larasati tidak sabaran
"Aku berlari ke pelukan nya, dan mencium bibir Om Rama agar zat dari permen cinta itu beraksi, dan Benar saja dalam hitungan detik kak Rama sudah membalas ciuman ku...dan kami berdua menikmati nya, tapi reaksi dari obat itu bekerja hanya hitungan dua puluh menit saja. Om Rama tersadar dan pergi begitu saja meninggalkan ku" Cantika menangis tiba-tiba Larasati memapah adiknya itu menuju tempat tidurnya, dan membuang semua minuman yang sengaja dibeli untuk memancing Cantika itu.
"Yes aku sudah dapat bukti yang akurat dan merekam nya, Cantika nantinya tidak akan bisa menuntut Rama" ucap Larasati tertawa puas dan langsung mengirimkan bukti rekaman itu keponsel suaminya.
"Maafkan kakak ya dek, bagaimana pun kekakuan mu itu salah menganggu Rumah tanga orang" Larasati mencium kening adiknya dan ikut tertidur disampingnya.
__ADS_1