Anyelir, Istri Bayaran Ku

Anyelir, Istri Bayaran Ku
Universieteit Leiden


__ADS_3

Universieteit Leiden, merupakan Universitas terbesar dan tertua di Belanda. juga kualitas pendidikan nya terbagus, sehingga diburu pelajar dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. universitas ini telah banyak mengeluarkan ilmuwan ternama.


Rangga telah mendaftar Sinta dan Anyelir , berkuliah disana. kedua nya juga sudah mahir dalam mengucapkan bahasa Inggris dan Belanda. Rangga juga mendatangkan bibi Romlah untuk menjaga zio, karena dia tidak bisa membiarkan madam Kate melakukan semua pekerjaan.


Bibi Romlah menangis bahagia mendengar Anyelir masih hidup, dia tinggal sendiri dikampung, Rendi anaknya mendekam di penjara karena terbukti menggelapkan uang dan penipuan. sementara istri pergi entah kemana.


Bi Romlah menyesal telah meninggal kan Anyelir sendiri di Jakarta dulu, dan selalu mengutamakan permintaan Rendi tanpa memikirkan keponakan satu satunya.


Setelah mengurus pasport dan dokumen lainnya, Rangga memboyong, bik Romlah terbang ke Belanda, Anyelir sangat senang dengan kejutan yang diberikan Rangga, mereka berpelukan lama sekali saling melepas kerinduan. sekarang kebahagiaan Anyelir hampir sempurna, dengan kehadiran bibinya.


Sinta dan Anyelir sudah mulai kuliah dengan jurusan yang berbeda, Sinta memang wanita yang pintar di kampusnya, dengan mudah dia berhasil mendapatkan beasiswa, sehingga Rangga tidak perlu lagi membiayai pendidikan Sinta. dia juga bekerja paruh waktu di salah satu kafe, lumayan untuk menambah uang saku dan sisanya dia simpan untuk modal usaha nantinya.

__ADS_1


Anyelir pun melakukan hal yang sama, dia menyibukkan diri dengan berjualan online, sambil menjaga zio ditemani bik Romlah.


Beda dengan Sinta, prestasi Anyelir biasa saja, mungkin dia kurang fokus, karena sebagian hati nya tertinggal di indoneia, bahkan Sinta sering membantu menyelesaikan tugas kuliah Anyelir. mereka berdua kompak dan saling menyayangi layaknya adek kakak, mereka juga bergantian menjaga zio. yang sudah mulai aktif berlarian kesana kemari.


Merasa sudah mempunyai tabungan yang cukup, Anyelir dan Sinta memutuskan membuka usaha toko kue ala masakan indonesia, dengan menyewa sebuah toko kecil, dekat asrama Putri yang kebanyakan pelajarnya berasal Indonesia. mereka menolak bantuan Rangga. dengan alasan ingin mandiri dan memulai usaha nya dari bawah.


Rangga menerima keputusan mereka dengan senang hati, apalagi melihat semangat dan kegigihan Sinta, dia sudah melupakan perasaan nya untuk Anyelir dulu, karena posisi itu secara tidak langsung telah digantikan Sinta. tapi Rangga belum berani untuk mengungkapkan perasaan nya. dia masih mencari waktu yang tepat.


Sementara itu, Rama masih sering bermimpi tentang wanita berambut gelombang, yang tertawa lepas bahkan dengan manja memeluknya. mereka kejar kejaran, di salah satu ruangan apartemen. bayangan itu semakin lama semakin nyata. hingga Rama terbangun sambil memegang kepala nya, yang sakit.


Rama mencari sesuatu di lemarinya dan seluruh kamar namun dia tidak menemukan apa-apa, hingga dia lelah dan tertidur begitu saja

__ADS_1


Pagi nya mama Merlin syok melihat kamar anak nya yang berantakan, dan Rama tergelak tidur diatas lantai.


Mama Merlin berlari menghampiri


"Kamu kenapa nak?"


Merlin menangis sambil mengusap kepala Rama yang tertidur pulas,


"Kamu pasti bermimpi tentang Anyelir lagi nak, kasian kamu Rama." ucapnya sambil menangis sesenggukan memeluk Rama.


"Seandainya waktu bisa diulang, Mama akan merestui mu. dengan Anyelir."

__ADS_1


Rama mendengar semua ucapan mamanya


"Anyelir? siapa dia?aku akan menanyakannya pada Zein nantinya, dia tidak mungkin berbohong pada ku."


__ADS_2