Anyelir, Istri Bayaran Ku

Anyelir, Istri Bayaran Ku
Mencari Kebenaran


__ADS_3

Sudah berkali-kali Rama menghubungi Ponsel Anyelir. namun selalu sama, hanya terdengar jawaban suara operator. membuat Rama galau dan meremas kasar rambutnya.


"Jasmine tidak akan aku biarkan kamu kabur dari genggaman ku." ujar Rama.


Tiba-tiba Asisten Zein masuk duduk di sofa "Bagaimana boss, solusi untuk pengganti Nara?" tanya Zein hati-hati melihat suasana hati bos nya yang sedang memburuk.


"Hey.. Kamu atur saja bagaimana baiknya, dengan bagian Personalia." ujar Rama kesal, terutama untuk Jasmine. buat dia menyetujui untuk menjadi Asisten pribadi ku."


Zein kaget dengan penuturan Rama.


"Terus posisi saya, juga akan digantikan boss ." ucapnya polos, sementara saya masih butuh banyak uang, untuk pendidikan kedua adiknya saya diluar Negeri. masa boss tega mencampakkan saya juga dimana dalam suka dan duka kita lalui bersama." sambil menunjukkan wajah memelas. dia tau Rama tidak mungkin melakukan nya.


"Dasar kamu bo****, ucap Rama.


"Jasmine Asisten yang hanya khusus mengurusku, bukan pekerjaan kantor. "

__ADS_1


Rama sambil melempari Zein dengan botol mineral diatas meja kerja. dengan sigap Zein menangkap membuka tutupnya, dan langsung meneguk air mineral itu.


"Zein, kamu harus cari tahu latar belakang Jasmine yang sebenarnya, karena aku penasaran, seperti nya aku sudah mengenal lama dirinya dan kamu tau sendiri, selama ini aku tidak pernah menyentuh wanita manapun selain Jessica dulu, tapi dengan Jasmine aku merasakan kenyamanan. sesuatu yang hilang telah kembali dan merasa kehidupan ku telah lengkap. apa Jasmine itu bagian dari masa lalu ku?"


Zein melongo, seakan tidak percaya dengan penuturan sahabat sekaligus bosnya itu. setahunya, Rama hanya punya dua wanita dalam hidupmu, Jessica dan Anyelir untuk Jesica, Zein menyaksikan sendiri dengan mata kepala nya Jessica tewas dalam tragedi itu. sementara untuk Anyelir menghilang keberadaan nya, apakah Jasmine itu Anyelir ? aku harus mencari tahu ucap Zein.


"Sekarang mood ku sedang memburuk, urusan kantor hari ini kuserahkan padamu." sambil pergi berlalu dari hadapan Zein.


Sementara diruangan nya, Selena tengah mengamuk mendengar Rama telah memecat Sekretaris nya Nara, karena selama ini Selena. juga memperalat Nara untuk memata-matai Rama.


"Aku harus bertindak cepat, dan bermain cantik. agar tidak seorang pun dapat mencurigai ku." ucap Selena kembali dengan seringai jahatnya.


Selena pergi meninggalkan kantor, dan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, " aku harus menemui Tante Merlin dan membujuk nya supaya mempercepat pertunangan kami, aku harus memiliki Rama, kalau aku tidak bisa, maka tidak seorang pun juga yang bisa memiliki nya."


Selena membelokkan mobilnya, memasuki gerbang utama rumah besar keluarga Rama. Selena memperbaiki sedikit penampilan nya, terutama gaya bahasa nya nanti.

__ADS_1


Dengan langkah anggun, Selena melangkah menuju pintu besar didepan nya, dan memencet bel. tidak berapa lama seorang pelayan berlari membukakan pintu.


"Nona Selena silahkan masuk." ujar seorang Pelayan.


"Tante Merlin nya ada bik?" tanya Selena melangkah masuk.


"Ada di taman belakang Nona."


Tanpa banyak bicara lagi, Selena pergi ketaman belakang.


"Hello Tante, apa kabar." sapa Selena dengan nada bicara selembut mungkin.


"Baik sayang," ucap Tante Merlin lembut dan menerima pelukan cipika-cipiki Selena dengan senang.


"Tante dikantor Rama selalu mengabaikan ku, selama ini aku berusaha untuk menarik perhatian nya. sementara papi dan mami selalu mendesak. supaya aku cepat menikah. mereka sudah tidak sabar untuk menimang cucu. seperti halnya Tante." ucap Selena.

__ADS_1


"Kamu benar sekali sayang, Tante akan cari waktu yang tepat. dan bicara dengan Rama."


__ADS_2