Anyelir, Istri Bayaran Ku

Anyelir, Istri Bayaran Ku
Pernikahan Zein


__ADS_3

Dengan perasaan cemas dan jantung berdebar cepat, Zein melangkah tegap mencoba menyembunyikan ke gugupanya, didampingi Rama sebagai perwakilan keluarga pihak mempelai laki-laki. memasuki mesjid termegah, hari ini akan digelar pernikahan Zein dan Larasati. dimana semua mata tamu yang hadir tertuju pada Zein sebagai mempelai pria


Zein duduk di tempat yang khusus disediakan untuk mempelai pria, dan disebelah nya telah duduk Larasati dengan stelan kebaya yang sangat selaras dengan kulit putih mulusnya. semua orang terkagum-kagum dengan penampilan Larasati yang sangat cantik.


Perwakilan dari KUA pun memberikan wejangan bagi kedua calon mempelai, dalam mengarungi bahtera Rumah tanga mereka nantinya.


setelah dirasa cukup dan menganggap kedua mempelai yang terlihat sudah memahami, petugas KUA pun menyudahi.


"Bisa kita lanjutkan, acara akad nikah nya sekarang?" tanya pak penghulu.


"Bisa..." jawab mereka serempak.


Dua kali mencoba Zein selalu gagal dalam mengucapkan akad nikahnya, beberapa kali dia mengusap wajah yang berkeringat dingin.

__ADS_1


"Zein kamu harus konsentrasi, dan kurangi rasa grogi mu itu" bisik Rama


Zein sudah lemas tidak mampu mengeluarkan kata-kata lagi, dia hanya mengangguk dan kepala menanggapi ucapan Rama. sementara itu Cantika menggeser duduknya kesebelah Rama dan berbisik "Om setelah ini, kita berdua yang nikah ya" ucap nya


Rama bergidik melihat tingkah gadis yang masih ABG itu dan membalas bisikan nya " Sorry ya, aku sudah mempunyai istri yang cantik dan anak" ujar Rama berharap agar gadis itu berhenti mengganggu nya. Rama mengulum senyum ketika melihat wajah Cantika merungut kesal, dan menjauh duduk mendekati Mama nya.


Zein kembali melanjutkan ijab Qabul dan terdengar, semua orang mengucapkan "SAH" Zen akhirnya bisa bernafas lega termasuk Rama yang langsung mengucapkan Alhamdulillah, sembari mengusap punggungnya Zein.


"Selamat ya Zein kamu sudah menjadi seorang suami sekarang" ucap Rama


Setelah acara akad nikah selesai, malam nya dilanjutkan dengan pesta di alam terbuka disebuah pantai, yang sudah di desain semewah mungkin. dengan penerangan lampu warna-warni yang menambah romantisnya pesta


Banyak nya tamu undangan membuat Larasati kecapean, menyalami semua tamu yang datang memberikan selamat. Zein yang melihat reaksi Larasati "Cumi kalau cape duduk saja" ucap Zein

__ADS_1


"Iya Om, eh mas...eh sayang" ucap Larasati sambil tersenyum manis ke arah Zein. dan menarik tangan Zein untuk duduk disampingnya.


Larasati melirik jam, sudah malam juga sementara tamu masih banyak yang belum pulang. karena mereka masih Antusias menyaksikan penampilan beberapa artis ibukota yang diundang khusus memeriahkan pesta.


Zein dan Larasati saling menggenggam tangan, sambil tersenyum membayangkan malam pertama mereka yang indah. Cantika dan mamanya yang memperlihatkan tersenyum sinis tidak suka menyaksikan kebahagiaan mereka.


"Mama sekarang kak Larasati sudah menikah dan bahagia, trus aku gimana ma" rengek Cantika


"Nikah Mulu yang kamu pikirkan, sekolah aja baru lulus" jawab mamanya sewot


"Tapi ma aku pengen gitu gituan... juga" ucap Cantika memberi kode dengan tangan nya.


"Lagian siapa juga yang mau nikah sama kamu, weelah...,, selama ini pacar aja Kamu tidak punya" ucap Mama nya

__ADS_1


"Kalau soal itu Mama tidak perlu risau, aku mau kok dijodohkan dengan Om Rama, kita tinggal sandiwara buat ngejebak Om Rama" ucap nya penuh keyakinan usaha nya bakal berhasil


"Uh dasar ganjen kamu, dia itu sudah punya istri, cantik lagi " ucap Mama berlalu meninggalkan Cantika


__ADS_2