Anyelir, Istri Bayaran Ku

Anyelir, Istri Bayaran Ku
Pulau Seribu 2


__ADS_3

Anyelir berdiri tiba-tiba


"Sayang liat deh sanset nya udah muncul ." seraya menarik tangan Rama untuk ikut berdiri.


"Lihat sayang indah sekali bukan?" ucap Anyelir antusias.


"Tidak. " ucap Rama tanpa Ekspresi.


Kening Anyelir mengkerut mendengar ucapan Rama.


"Bagi ku..., kamulah yang paling cantik, dan mempunyai senyum paling indah. Wanita yang akan melahirkan anak-anak yang lucu untuk ku."


Membuat wajah Anyelir merah merona


" Iii iiihh...,, kak Rama Lebai." sambil memukul dada Rama.


Rama memegang tangan itu dan menuntut nya untuk makan dan meminum minuman hangat yang telah disediakan.


"Sayang ke kamar Yuk, disini dingin aku takut nya kamu masuk angin."

__ADS_1


"Beberapa lama kita disini kak.?"


"Tiga hari" ucap Rama.


"Lama sekali, bagaimana dengan pekerjaan kakak?" ujar Anyelir


"Zein Sudah mengatur semua nya, dia memang asisten yang bisa diandalkan."


Mereka pun memasuki kamar yang terletak dilantai dua, tidak terlalu luas. tapi desain nya sangat bagus dan mewah. yang dikelilingi jendela kaca, sehingga bisa menikmati pemandangan kapal nelayan serta ampu berkelap-kelip dan pesta kembang api sekeliling danau.


Rama mengendong Anyelir, dan merebahkan kan tubuhnya diatas kasur, dengan cepat Rama melepas semua pakaian nya, dengan perasaan dag dig dug Anyelir tersenyum dia sudah tahu apa yang diinginkan Rama.


Anyelir terbangun, dengan nafas terengah-engah. dia bermimpi Rama berkelahi dengan seekor singa buas, dan Rama terkapar tidak berdaya, dia berlari menghampiri dan menangis sejadi-jadinya, melihat Rama yang sudah terdiam. dia melirik disampingnya tidak ada Rama, dan mengintip ke balkon ternyata Rama tengah mondar-mandir mencari signal hp, karena tempat itu tidak terjangkau signal.


Anyelir berjalan ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnnya, mengenakan pakaian yang telah disiapkan Zein kemaren. dan menemui Rama yang berdiri membelakangi, Anyelir memeluk erat Rama dari belakang, dia menangis masih teringat mimpi yang semalam. dia begitu takut kehilangan Rama.


Rama membalikan badannya " kenapa kucing kecil ku?"


Anyelir pun menceritakan mimpinya, dan kembali memeluk Rama.

__ADS_1


"Sayang itu cuma mimpi dan hanya bunga tidur. " dia berusaha menenangkan Anyelir. sebenarnya Rama juga merasakan gelisah tak menentu tapi dia berusaha untuk menutupinya.


"Kak sebaiknya kita pulang saja hari ini?"


"Apa kamu tidak suka disini" Rama menatap Anyelir meminta


kepastian.


"Aku suka kak tapi lain kali saja kita kembali kesini."


"Baiklah sayang aku setuju" ucap Rama


Anyelir terus mengeratkan pelukannya, "kak aku merasa kita akan berpisah," ucapnya kembali menangis.


"Sayang apapun terjadi kamu harus kuat, meskipun tanpa ada aku disampingmu, kita tidak bisa mendahului takdir."


Rama merenggangkan pelukannya dan membawa Anyelir kebawah, dan menyuruh pelayanan untuk berberes , dan mengantar kan perlengkapan mereka kekapal. selama dalam perjalanan menuju dermaga, kedua nya lebih banyak diam, hanya tubuh mereka yang terus berpelukan.


Sementara Zein, baru saja mendapatkan informasi dari orang suruhan nya, bahwa Rey , yang berniat kerjasama kemaren bukan lah orang baik melainkan orang yang ingin balas dendam pada Rama. dari awal Zein curiga pada Rey, dan menyuruh orang-orang nya untuk memata matai. dalam beberapa hari ini. dan kecurigaan nya terbukti. dan yang lebih membuat nya kelimpungan bahwa ada penyerangan yang akan dilakukan Rey yang dibantu Jessica mantan kekasih Rama.

__ADS_1


__ADS_2