Anyelir, Istri Bayaran Ku

Anyelir, Istri Bayaran Ku
Bertemu Dengan Rama


__ADS_3

"Siapa yang memberi dia tugas seperti ini?" ucap Rama.


Nara sudah menunduk ketakutan. "sa... saya pak." ujar nya.


"Lain kali suruh OB laki-laki untuk pekerjaan yang berat, aku tidak mau ini terulang lagi. "


Rama melangkah memasuki ruangan Audit diikuti yang lainnya.


Anyelir pun duduk disebelah Nara, sambil sesekali mencuri pandang ke Rama. tanpa Anyelir sadari Rama mengetahui gelagatnya.


"Ternyata kamu sama saja, dengan mereka yang mengejar cinta ku." tertawa meremehkan.


Bagi Rama itu hal biasa, selama ini dia selalu dikejar-kejar wanita di kantor. Selena dan Nara selalu tebar pesona. dan masih banyak di luaran sana yang juga mengejar cinta nya. tapi tidak ada satu pun yang berhasil jadi pemenang. Rama hanya ingat pernah tertarik dengan Jessica dan wanita cantik yang selalu hadir dalam mimpinya.

__ADS_1


Audit tahunan ini memakan waktu cukup lama, meskipun Anyelir tidak terlalu dilibatkan, tapi suka atau tidak dia harus mengikuti nya sampai selesai. bagi nya tidak masalah asalkan bisa berlama-lama menatap dan berdekatan dengan Rama.


Jam tujuh belas tiga puluh, banyak karyawan sudah pulang meninggal kan kantor, Anyelir pun memesan Taxi Online, namun saat beranjak dari ruangan, yang sebagian lampunya dimatikan. Anyelir dengan jelas melihat sosok Selena memasuki ruangan Rama. perasaan cemburu menguasai hati nya, yang mulai resah membayangkan apa mereka lakukan di dalam. tanpa pikir panjang lagi, dia mengikuti Selena dari belakang.


Anyelir berjalan pelan dan mengendap-endap masuk keruangan itu, dan bersembunyi di sebuah Rak pembatas.


"Rama beri aku kesempatan untuk mendapatkan cinta mu." ujar Selena


yang duduk dipangkuan Rama, sambil memainkan dasi nya.


"Siapa sebenarnya wanita ini ? dan dia begitu berani memasuki ruangan ku?" tiba-tiba Rama memegang kepala yang tiba-tiba sakit, dan mendorong Selena kasar dari pangkuan nya, hingga jatuh kebawah, melihat Rama yang kesakitan bukan nya menolong Selena Malah lari dari ruangan itu.


"Hey keluar kamu, dari persembunyian." ujar Rama meninggi kan suaranya.

__ADS_1


Anyelir berdiri ketakutan.


"Mati aku ketahuan. " sambil memegang gagang pintu hendak kabur. tapi dia kalah cepat dengan tangan Rama yang telah berhasil memegang pergelangan tangan nya.


"Mau kemana cantik,?" Rama mengunci tubuh Anyelir dan mendekatkan wajahnya, perlahan Anyelir menutup kedua matanya dan menikmati ciuman hangat Rama, dan menarik Anyelir hingga jatuh kepelukanya. lama mereka berpelukan Hingga Anyelir tersadar dan mendorong pelan Rama.


"Bukankah ini yang kamu inginkan?" uujar Rama kembali mengunci Anyelir. sekuat tenaga Anyelir mendorong tubuh itu hingga terlepas, dan berlari keluar gedung.


Rama tersenyum puas, melihat kepergian Anyelir dan tidak mengejar nya.


"Aku..,akan menjadi kan mu sebagai mainan baruku, dan hanya kamu wanita. yang membuat ku kembali bergairah setelah kepergian Jessica." dan kembali merebahkan tubuhnya di kursi kerja.


Sampai dirumah, Zio sudah tertidur dikamar. perlahan Anyelir membelai kepalanya, mengusap sayang. dia merasa bersalah dengan Zio, semenjak bekerja dia tidak punya waktu lagi untuk bermain dan bermanja-manja dengan buah hatinya itu. meski ada Sinta dan bibi Romlah yang menjaga.

__ADS_1


"Maaf kan mami ya sayang, semua ini mami lakukan agar kita bisa berkumpul lagi dengan Daddy." mencium kedua pipi anak kesayangannya itu.


Setelah membersihkan tubuhnya, Anyelir kembali kekamar Zio dan ikut tidur bersama.


__ADS_2