BERBAGI CINTA : MENJADI ISTRI KEDUA BOSKU

BERBAGI CINTA : MENJADI ISTRI KEDUA BOSKU
BONUS CHAPTER 05 (SPESIAL EPISODE JOE & KIRANA)


__ADS_3

Di atas pelaminan, Joe duduk dengan gelisah. Jantung pria itu berdegup lebih kencang, keringat dingin terus mengalir meski beberapa kali dia mengusutnya menggunakan tisu. Namun detik berikutnya, rasa gugup dan gelisah tergantikan oleh seburat kebahagiaan di saat netranya mengarah pada sosok gadis cantik dalam balutan kebaya putih yang tengah berjalan ke arahnya.


"Baiklah, kita akan mulai saja prosesi akad nikah. Nak Joe, tolong ulurkan tangan Anda dan ikuti semua perkataan saya!" Seorang penghulu berusia empat puluh lima tahun mengulurkan tangan di atas meja.


Tanpa diminta untuk kedua kali, Joe menuruti perintah pria tersebut. Dia menarik napas dalam, guna menyingkirkan rasa grogi yang masih singgah menyelimuti raga pria itu. Setelah tenang, Joe menyentuh tangan penghulu. Kemudian, momen sakral dan bersejarah itu pun dimulai.


Dengan suara lantang tanpa ada keraguan sedikit pun, Joe berucap, "Saya terima nikah dan kawinnya Kirana Li binti almarhum Li Chen Farzan dengan mas kawin satu set cincin berlian dan satu unit rumah beserta villa di Bogor, dibayar tunai."


"Sah," ucap semua orang yang hadir secara bersamaan.


Suasana hening seketika berubah menjadi haru. Di depan sana, semua orang yang hadir menyaksikan dua insan telah mengucapkan janji setia untuk sehidup semati. Berjanji untuk saling menghormati, menyayangi dan selalu mendampingi di saat suka maupun duka.

__ADS_1


Di antara kerumunan undangan yang hadir, dari kursi paling depan, Mama Aura meneteskan air mata. Sebab, kini harapan dan impian wanita itu untuk bisa melihat anak kesayangannya menikah terwujud. "Mas, kamu juga pasti bahagia 'kan melihat putra kesayanganmu akhirnya menikah. Mulai detik ini, aku sudah tidak perlu repot-repot memaksa Joe mencari pacar. Karena sudah ada wanita cantik dan berhati malaikat yang mau menerima putra kita," batin Mama Aura.


Setelah proses akad nikah selesai dilaksanakan, kedua mempelai duduk di kursi pelaminan. Lalu, MC yang bertugas mempersilakan pada semua orang yang hadir untuk menikmati hidangan yang tersedia. Meski akad nikah dilakukan dengan sangat sederhana, tetapi keluarga Kurniawan tetap mengadakan resepsi di kediaman Kirana.


Mama Aura ingin, agar penduduk kampung di sekitar rumah Kirana ikut merasakan kebahagiaan yang tengah dirasakan oleh kedua mempelai. Untuk itulah, wanita berparas ayu itu meminta WO mengatur semuanya termasuk urusan katering. Dia ingin menjamu para tamu dan panitia yang terlibat dalam acara untuk bisa menikmati makanan lezat yang mampu mengusir bunyi aneh yang berasal dari dalam perut.


"Kamu mau ke mana?" tanya Mark ketika melihat Gladys beranjak dari kursi.


"Duduk! Biarkan aku yang mengambilkan makanan. Kamu hanya perlu duduk manis, bermain bersama Alpukat." Kemudian, Mark melangkah menuju stand makanan.


Sementara itu, di atas pelaminan, dua sejoli yang tengah berbahagia tampak tersipu malu. Terlihat dari raut wajah keduanya bersemu merah, bagaikan kepiting rebus.

__ADS_1


Sesekali Joe melirik ke arah wanita cantik berwajah teduh di sampingnya. Tanpa sadar, sudut bibir pria itu tertarik ke atas. "Akhirnya aku bisa memilikimu seutuhnya. Aku berjanji, mulai detik ini akan melindungimu seperti aku melindungi Mama dan Gladys," ujar Joe dalam hati.


"Kak, kenapa kamu terus memandangiku?" tanya Kirana. Dia menundukan wajah, tak berani menatap wajah suaminya.


Joe pun langsung tersenyum. "Karena kamu cantik. Itulah sebabnya mengapa aku terus memandangimu," ucap Joe tanpa mengalihkan pandangan. Pria itu terus menatap intens manik coklat milik istrinya.


Jantung Kirana berdebar cepat tatkala mendengar kata-kata manis yang terucap dari bibir suaminya itu. Dia memberanikan diri menatap Joe. "Terima kasih, karena Kakak sudah mau menerima semua kekurangan yang ada padaku dan keluargaku," ucap Wanita itu tulus.


"Aku tidak peduli dengan kekurangan yang ada padamu maupun keluargamu. Sebab, aku pun bukanlah manusia sempurna. Maka dari itu, kita hidup bersama untuk saling melengkapi."


Kirana terkesiap. "I love you, my hubby!" Wanita itu mendaratkan ciuman singkat di pipi Joe yang membuat tubuh Joe lemah seketika.

__ADS_1


__ADS_2