BERBAGI CINTA : MENJADI ISTRI KEDUA BOSKU

BERBAGI CINTA : MENJADI ISTRI KEDUA BOSKU
SHOPPING DAY


__ADS_3

Mama Aura mengajak orang tua angkat Ameera ke sebuah butik langganan. Wanita itu memberikan kebebasan pada Ayah Reza dan Bunda Meta memilih pakaian sesuai selera tanpa batas pembelanjaan.


Hal itu dilakukan sebagai tanda terima kasih karena sudah memberikan izin padanya membawa permata hati keluarga Rinaldi untuk tinggal kembali bersama Mama kandung gadis itu.


"Nyonya, saya rasa ini terlalu berlebihan. Kami tidak sepantasnya diperlakukan layaknya seorang tamu agung," ujar Ayah Reza sopan. Pria itu selalu menolak perlakuan istimewa yang diberikan oleh Mama Aura.


"Tidak pantas bagaimana, kalian adalah dua orang manusia berhati tulus yang sangat berarti dalam hidup putriku. Bahkan saya merasa apa yang dilakukan saat ini tidak bisa membalas semua kebaikan kalian dalam membesarkan Ameera."


"Jadi, tolong kalian terima niat baik saya ini," pintanya dengan wajah penuh pengharapan.


Ayah Reza sudah membuka mulutnya namun dihentikan oleh Bunda Meta, "baik Nyonya, akan kami terima niat baik Anda," wanita itu tersenyum ke arah Mama Aura.


Mama Aura bisa bernapas lega, itu terlihat dari wajahnya yang sudah tak menegang, senyuman terukir di bibir mungil wanita itu.


"Baiklah, ayo masuk. Saya akan meminta pelayan toko mengajak kalian berkeliling. Pilih semua pakaian sesuai selera dan jangan mencemaskan harganya. Hari ini, kita akan berbelanja gila-gilaan."


Di depan pintu masuk toko, sudah berdiri dua orang pelayan yang bertugas menyambut kedatangan para pengunjung.


"Halo, selamat siang!" ucap dua orang pelayan toko menggunakan Bahasa Inggris.


"Halo, selamat siang!" jawab Mama Aura.


"Tolong bantu saudaraku untuk memilih pakaian. Berikan yang terbaik untuk mereka."


"Tentu saja, Nyonya."


Kemudian dua orang pelayan wanita berseragam hitam dan putih menghampiri dan membungkuk hormat.


"Mari, silakan Tuan dan Nyonya, ikuti kami," pelayan itu merentangkan tangan ke samping seraya mempersilakan masuk.


"Terima kasih."


Sementara itu, Mama Aura sibuk memilih dress untuk putrinya dan tak lupa ia juga membelikan beberapa kemeja lengan panjang untuk Dokter Firman.


"Sepertinya dia cocok mengenakan kemeja ini, pasti terlihat tampan dan gagah," gumamnya.

__ADS_1


"Tidak, hubungan kami hanya masa lalu dan kisah itu sudah terkubur sejak lama," wanita itu menggelengkan kepala setelah menyadari mulutnya tanpa sadar sudah memuji pria lain.


Satu jam berlalu, kini Mama Aura berdiri mengantri di kasir. Tiga orang pelayan yang bekerja di rumah wanita itu membawa sepuluh kantong tas belanja, masing-masing orang kebagian dua kantong dan sisanya diperuntukan khusus untuk Dokter Firman. Ia memiliki misi menyatukan Joe dengan seorang perawat cantik bernama Suster Kirana.


"Nyonya Meta, saya tidak tahu Ameera biasa minum susu ibu hamil merk apa. Kalau boleh, bisakah Anda menemani berbelanja di supermarket!" ujar Mama Aura sedikit ragu.


Wanita itu tersenyum, "tentu saja, saya akan memberitahu makanan, susu dan cemilan yang biasa dikonsumsi putri kita."


Saat ini mereka berdiri di depan rak berisi susu khusus ibu hamil. Banyak produk susu berjejer dengan berbagai merk terkenal. Bunda Meta mengambil tiga kaleng susu yang direkomendasikan oleh Dokter Diana untuk Ameera.


"Nyonya, ini merk susu yang direkomendasikan oleh Dokter Diana. Beliau merupakan dokter obgyn yang menangani kandungan Ameera," ucapnya sembari memasukan tiga kaleng susu ke dalam troli belanja.


"Oh begitu!"


"Apakah itu tidak terlalu sedikit untuk Ameera," matanya melirik ke arah troli belanja.


"Tiga kaleng susu itu bisa habis dalam 1 bulan, Nyonya." (disini author menggunakan imajinasi karena belum pernah membeli susu khusus ibu hamil, jadi kalau ada ketidak sesuaian tolong dimaklum 🙏)


"Oh!" wanita itu kembali membulatkan mulutnya.


Ia tidak hanya membeli susu khusus ibu hamil, Mama Aura juga melihat-lihat bahan makanan yang akan dimasak, mengambil beberapa cemilan sehat salah satunya adalah yogurt mangga kesukaan Ameera, sayuran, roti, selai roti, beras dan kebutuhan rumah tangga lainnya hingga tiga troli yang didorong oleh pelayan penuh barang belanjaan.


Selain enak dan menyegarkan, di dalam yogurt banyak manfaat untuk ibu hamil seperti memenuhi asupan nutrisi bagi ibu dan janin, mendukung tumbuh kembang janin, menjaga berat badan hamil yang sehat, mengurangi resiko komplikasi selama proses kehamilan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan oleh sebab itu, rajin mengkonsumsi yogurt akan mencegah diare dan sembelit.


Olahan susu yang dibuat melalui fermentasi mengandung probiotik dan nutrisi baik ibu hamil karena itulah sangat disayangkan jika selama proses kehamilan seorang ibu hamil tidak mengkonsumsi yogurt dengan catatan bijak dalam menentukan produk yogurt yang akan dikonsumsi dan tak boleh lebih dari 3 cangkir atau 3 kemasan per hari.


Sekitar 1 jam berkeliling, semua kebutuhan sudah masuk ke dalam troli hingga membuat para pelayan kesulitan mendorongnya.


"Kalian masih sanggup kan mendorong troli itu hingga basement!" tanya Mama Aura disela-sela tangannya sibuk mengeluarkan kartu ajaib yang bisa menyelesaikan semua masalah dalam satu kali gesekan.


"Masih, Nyonya!" ujar mereka dengan sopan.


"Bagus, kalian memang selalu bisa diandalkan. Aku beruntung memiliki pelayan setia seperti kalian."


"Saat hari valentine, aku bebaskan kalian pergi berkencan dengan pacar masing-masing. Bagaimana, aku baik kan!" tanya wanita itu sambil terkekeh.

__ADS_1


Para pelayan itu hanya tersenyum simpul, bahkan salah satu dari mereka ada yang tertunduk malu karena ia pernah kepergok majikannya sedang berkencan di sebuah taman dekat perumahan saat jam kerja. Untung saja Mama Aura baik hati hingga wanita itu hanya memberi teguran secara lisan.


Setelah membayar semua barang belanjaan, para pelayan diminta kembali ke basement membawa 3 troli agar dimasukan ke dalam bagasi mobil.


"Kalian bertiga kembalilah ke mobil, bawa semua barang ini. Kalau tidak cukup, pakai taxi sampai rumah minta Miss Lucy merapikan belanjaan. Khusus susu ibu hamil, tolong letakan di counter top untuk memudahkan jika Ameera ingin minum susu!" titah Mama Aura tegas.


"Baik, Nyonya!" mereka membungkuk hormat sebelum meninggalkan majikannya.


"Sebaiknya kita kembali, kalian pasti sudah tidak sabar melihat penampilan Ameera. Iya kan!"


"Tentu saja, Nyonya. Putri kita pasti sangat cantik setelah di make over," ucap Bunda Meta dengan mata berbinar-binar.


"Oh iya, saya hampir lupa."


Bunda Meta dan Ayah Reza berhenti sejenak, mereka memandang wanita di hadapannya dengan wajah serius.


Wanita itu tertawa melihat tampang serius sepasang suami istri yang sudah membesarkan putrinya, "wajah kalian begitu tegang. Tenang saja, saya hanya ingin meminta mulai sekarang jangan panggil dengan sebutan Nyonya."


"Kita adalah keluarga dan merupakan orang tua Ameera. Jujur saja, saya risih mendengar kalian memanggilku dengan sebutan Nyonya."


"Panggil saja, Aura dan juga jangan gunakan bahasa formal agar hubungan kekeluargaan kita semakin dekat."


Dengan malu-malu, Ayah Reza dan Bunda Meta menganggukan kepala sebagai tanda setuju.


"Ehm, Bu Aura juga bisa panggil kami dengan sapaan Ibu atau Bapak."


"Oke, aku setuju."


Mereka terus berjalan dengan menjinjing 3 dari 10 buah tas belanja berisi pakaian menuju sebuah salon tempat Ameera melakukan perawatan.


Bersambung


.


.

__ADS_1


.


Episode selanjutnya diperkirakan akan terbit nanti malam. Untuk saat ini kita ademin dulu pikiran sebelum masuk konflik baru. Hehe... Jangan lupa dukungannya. Terima kasih. ☺


__ADS_2