BUKAN RAHIM BAYARAN

BUKAN RAHIM BAYARAN
73


__ADS_3

Brakk.... Pintu kamar ditutup secara kasar menimbulkan suara. Zara yang sudah lebih dulu memasuki kamar terkejut melihat suaminya masuk dalam keadaan emosi.


Zara cukup paham apa yang membuat suaminya emosi padahal hari ini seharusnya mereka bahagia.


Zara meletakan kapas yang baru saja Ia gunakan untuk membersihkan make up. Zara berjalan mendekati suaminya lalu langsung memeluknya.


Entah apa yang Ia lakukan salah atau benar, Zara hanya ingin suaminya menjadi lebih tenang.


Dan benar saja Sean sedikit lebih tenang, Zara bisa merasakan degup jantung Sean tidak sekencang tadi.


Setelah dirasa tenang, Zara melepaskan pelukan nya,


"Ck, padahal masih mau dipeluk." ungkap Sean sambil memanyunkan bibirnya.


Zara tersenyum geli sebelum akhirnya Ia kembali memeluk suaminya.


"Udah?" tanya Zara setelah mereka berpelukan cukup lama.


"Belum."


"Capek mas." keluh Zara karena keduanya berdiri.


"Ya udah pelukan di ranjang aja." pinta Sean.


"Mas mandi dulu, ganti baju dulu masa iya masih mau pakai ini." Zara menyentuh baju pengantin yang masih dikenakan Sean.


Setelah acara usai tadi, Zara memang lebih dulu naik ke kamarnya untuk membersihkan diri sementara Sean masih mengobrol dengan beberapa teman dekatnya.


"Maunya dimandiin kamu." pinta Sean.


"Ya udah ayo."


Sean terkejut dengan balasan Zara, "Beneran mau? biasanya kan nggak mau." heran Sean mengingat istrinya tak pernah mau diajak mandi bersama jika sudah mandi lebih dulu.


"Mood nya mas lagi bad banget, jadi aku mau nuruti apa yang mas minta biar mas jadi happy lagi."


Sean tersenyum mendengar balasan istrinya, Ia langsung mencium kening Zara lama, "Kamu itu sebenarnya bidadari apa manusia sih? kok bisa jadi orang sebaik ini."


"Ck, nggak usah mulai gombalnya.. aku berubah pikiran aja lah, nggak mau mandi bareng." Zara pura pura marah membuat Sean terkekeh.

__ADS_1


Sean langsung mengendong tubuh Zara, "Emang bisa nolak kalau dipaksa gini?"


Sean segera membawa Zara memasuki kamar mandi, keduanya kini sudah berada di bathup, berendam air hangat dengan taburan bunga mawar yang membuat aromanya semakin nikmat dan menenangkan.


Sean berada dibelakang Zara, tak henti hentinya menciumi punggung mulus milik Zara membuat Zara merasakan sensasi geli namun rasanya begitu nikmat.


"Be mine, nggak akan ku biarkan ada pria lain yang mendekatimu." bisik Sean ditelinga Zara membuat Zara tersenyum.


"Aku sebisa mungkin juga akan menjaga diri mas." balas Zara membuat Sean tenang.


"I love you Zara."


Dengan suara malu malu, Zara akhirnya membalas "I love you too mas." membuat Sean bahagia mendengarnya.


Ya siapa yang menyangka jika dulu di pikiran Sean hanya ada Sella, Sella dan Sella kini dalam sekejap semua itu berubah, hanya Zara. Bahkan tak butuh waktu lama untuk Sean dibuat jatuh cinta oleh Zara. Berawal dari perjodohan yang sempat tak disukai Sean yang kini justru membuat Sean tak ingin kehilangan Zara. Hidup kadang memang semenggelikan itu.


Setelah dua ronde, pertama dikamar mandi dan kini diranjang, Sean langsung ambruk disamping Zara.


Mereka masih mengatur nafas setelah melakukan olahraga yang menguras tenaga keduanya, bahkan sampai membuat keduanya berkeringat padahal baru saja usai mandi.


"Semakin lama istriku semakin hebat, bikin tambah cinta aja."


"Ya aku nggak nyangka aja, kamu semakin hari semakin pinter, ada aja gaya kamu yang bikin aku ketagihan terus." ungkap Sean membuat Zara tersenyum malu.


Sean tak tahu saja perjuangan Zara yang rela matanya tercemar untuk melihat video disitus terlarang hanya agar suaminya merasa puas dengan servisnya. Dan nyatanya benar, usaha Zara memuaskan suaminya berhasil karena Sean yang selalu memuji dirinya usai mereka bercinta.


"Seminggu nanti kerjaan kantor padet banget jadi mungkin honeymoon kita di undur seminggu lagi," keluh Sean.


"Nggak apa apa mas, lagian tiap hari juga udah honeymoon kan."


Sean tersenyum, "Katanya mau renang bareng? aku udah nemu lho villa yang bagus buat honeymoon."


"Dimana mas?"


"Ada lah pokoknya, surprise buat nanti."


"Bikin penasaran."


Sean kembali tersenyum, "Bukan aku yang nemu tapi dikasih sama Papa dan aku lihat tempatnya emang bagus jadi ya aku mau aja."

__ADS_1


"Nanti bisa double honeymoon sama Ricky, kan 3 hari lagi dia nikah." kata Sean lagi.


"Iya mas, apapun itu aku nurut aja."


Mendengar jawaban Zara, Sean langsung tersenyum tengil, "Kalau nurut, yuk seronde lagi tapi kita main nya di situ." Sean menunjuk sofa yang cukup besar yang ada dikamar hotel itu.


Dan tak menunggu jawaban dari Zara, Sean langsung mengendong tubuh Zara dan membawanya kesana, mereka kembali menikmati percintaan panas untuk ketiga kalinya.


....


Sella baru saja bangun dari tidurnya dalam keadaan tak berpakaian dan hanya tertutup selimut. Ia lihat disampingnya sudah tidak ada pria yang membuat tubuhnya terasa remuk karena percintaan kasar mereka semalam.


Sella memaksa bangun dan segera mandi karena tubuhnya terasa lengket, Ia mencoba menghilangkan tanda hickey yang diberikan Anji pada seluruh tubuhnya menggunakan sabun berharap bisa hilang namun nyatanya masih tetap ada.


Sella jijik dengan tubuhnya sendiri karena setiap malam harus melayani nafsu bejat Anji. Hidup Sella hancur berantakan, setelah Sean meninggalkannya, Anji semakin menjadi memperbudak dirinya karena saat ini Sella tak memiliki sandaran hidup selain dengan Anji apalagi akhir akhir ini Sella tak lagi mendapatkan job sebagai model karena Sella semakin tersinggkir dengan para pendatang baru yang lebih cantik darinya.


Sella benar benar tak tahu lagi apa yang harus dia lakukan saat ini. Apa yang Ia kejar bahkan tak Ia dapatkan, hanya kehancuran yang saat ini Sella rasakan.


Cukup lama mengguyur tubuhnya dengan air dingin, Sella segera keluar dari kamar mandi karena tubuhnya juga sudah mulai membiru.


Selesai sarapan, Sella duduk dibalkon kamar apartemen nya, Ia pandangi suasana kota paris yang dulu terlihat sangat indah untuknya namun sekarang nampak begitu suram.


Sean... Tanpa disadari Sella mengumamkan nama mantan kekasihnya itu.


Sella kembali masuk ke kamar untuk mengambil ponselnya, Ia segera membuka instagram untuk melihat kabar terkini dari Sean.


Dan betapa terkejutnya Sella melihat foto pernikahan mewah milik Sean yang dibanjiri ucapan selamat dan ada pula yang membandingkan dirinya dengan istri Sean membuat Sella merasakan nyeri di hatinya.


Sella yang penasaran akhirnya melihat wajah istri Sean dari dekat, seketika tangis Sella pecah.


Cantik... dia sangat cantik... bahkan mungkin lebih cantik dari dirinya. Tak hanya itu, bahkan dia juga mengenakan hijab berbeda sekali dengan dirinya yang malah senang memperlihatkan kemolekan tubuhnya didepan kamera.


Saat ini Sella hanya bisa menangis dan menyesali semuanya.


Andai waktu bisa diputar, dirinya ingin yang berada disana menjadi pengantin wanita disamping Sean.


BERSAMBUNG....


Jangan lupa like vote dan komenn

__ADS_1


__ADS_2