BUKAN RAHIM BAYARAN

BUKAN RAHIM BAYARAN
84


__ADS_3

Hari ini adalah hari keberangkatan Sean dan Zara menuju Villa tempat mereka honeymoon. Keduanya berangkat menggunakan jet pribadi milik Anggara.


Sean masuk ke jet lebih dulu sementara Zara masih celinggukan seolah mencari seseorang yang Ia tunggu.


"Ada apa?" tanya Sean kembali turun, "Kita sudah mau berangkat sayang."


"Mas emangnya nggak nungguin Imah sama Ricky? katanya mau honeymoon bareng."


Sean tersenyum lalu Ia menggelengkan kepalanya, "Kita berangkat sendiri sayang."


"Lho katanya mau double honeymoon mas?"


"Enggak jadi sayang, soalnya Ricky nggak mau."


"Kenapa?'' raut wajah Zara terlihat kecewa.


Sean hanya mengedikan bahunya, tak tega jika harus mengatakan takut honeymoon mereka terganggu jika mereka double honeymoon.


"Ya sudahlah." Zara akhirnya memasuki jet lebih dulu meninggalkan Sean.


Sean sebenarnya ikut sedih melihat Zara kecewa namun demi tidak terganggunya honeymoon mereka, Ia terpaksa harus menerima saran dari Ricky.


Dan nyatanya, hanya beberapa saat saja Zara terlihat sedih karena sesampainya di villa, Zara terlihat senang melihat Villa yang begitu bagus juga terdapat pantai disana.


"Suka?" tanya Sean sambil memeluk Zara dari belakang.


"MasyaAllah, bagus banget ya mas." Zara menatap ke segala arah, ini kali pertamanya dirinya berada ditempat sebagus dan seindah ini.


"Alhamdulilah deh kalau istriku ini suka." Sean tak henti hentinya menciumi leher Zara membuat Zara merasakan geli luar biasa.


Selesai menunaikan sholat dzuhur, keduanya berjalan jalan dipantai. Meskipun cuacanya cukup terik namun tak mengurungkan niat keduanya untuk berjalan jalan dipantai.


Sean yang membawa kamera, sedari tadi tak henti hentinya memotret Zara.


"Udah mas jangan difoto terus." kata Zara yang akhirnya sadar jika Sean sedang memotretnya.


"Kamu cantik banget sih sayang, lihat deh." Sean memperlihatkan foto candid Zara, dengan gamis warna peach bermotif bunga daisy membuat Zara terlihat anggun dan cantik.


"Ini jelek, hapus mas." pinta Zara kala melihat salah satu foto yang tidak terlalu bagus.


"Nggak jelek sayang, ini malah keliatan imut lho kamu." balas Sean sambil tertawa membuat Zara cemberut.

__ADS_1


"Dih ngambek, iya iya dihapus." Sean langsung menghapus foto itu dan langsung membuat Zara kembali tersenyum.


Sean merogoh ponselnya, Ia langsung mengajak Zara selfi berdua menggunakan ponselnya, ini kali pertamanya mereka selfi berdua.


Cekrek...


"Yang satu ganteng satunya lagi cantik, serasi banget kan sayang?" Sean memperlihatkan hasil selfi mereka.


"Jangan gitu mas, nanti kesan nya terdengar sombong." Zara mengingatkan.


"Sombong didepan istri nggak apa apa dong." Sean langsung mencium pipi gemas Zara.


Sean tak henti hentinya menatapi foto selfi mereka yang terlihat sangat bagus, apalagi background belakang adalah pantai yang sangat indah. Tak ingin hanya dirinya saja yang melihat akhirnya Sean mengupload foto itu ke instagram. Ini kali kedua Sean mengupload foto Zara, pertama saat foto pernikahan mereka dan kedua foto selfi mereka baru saja.


Dan benar saja, baru semenit foto itu sudah banjir like dan komentar pujian dari para followers Sean.


Sean tersenyum membaca setiap komen dari teman teman, para fans Sean. Namun ada salah satu komentar yang membuat senyum Sean memudar.


Bahagia banget ya kamu...


Akun bernama MaharaniSella, yang tak lain adalah milik Sella itu juga memberikan komentar pada foto selfi Sean.


Sean sempat terdiam sejenak, sejak memutuskan pertunangan dengan Sella diparis, Sean bahkan sudah benar benar melupakan gadis itu. Ia terlalu fokus dan bahagia bersama Zara membuatnya sama sekali tak mengingat Sella.


Sean menscroll layar ponselnya trus ke bawah dan lagi lagi Sean dibuat terkejut karena foto Sella bersama dirinya masih ada, sama sekali tidak dihapus padahal foto Sella yang ada di instagram miliknya sudah dihapus oleh Sean.


"Mas, kok pantainya sepi gini ya?" suara Zara mengejutkan Sean membuat Sean menjatuhkan ponselnya.


"Ada apa mas?" heran Zara melihat wajah terkejut suaminya.


"Nggak apa apa sayang," Sean langsung mengembalikan ponselnya ke layar awal, takut Zara tahu jika dirinya sedang kepo dengan Sella.


"Tadi kamu tanya apa?"


Zara nampak tak curiga, Ia duduk disamping suaminya, "Kok pantainya sepi banget ya?"


Sean langsung saja terkekeh, "Namanya juga privat beach sayang, jelas lah sepi kan cuma ada kita berdua di sini."


Jawaban Sean membuat Zara bergindik takut, "Ck, kenapa nggak nyari yang rame aja sih mas?"


"Memangnya kenapa? nggak suka ya? nggak bagus tempatnya?" heran Sean.

__ADS_1


"Suka kok mas, tempatnya bagus tapi aku... emm takut." ungkap Zara sambil tersenyum memperlihatkan barisan giginya yang rapi.


Sean pun ikut tersenyum geli, Ia langsung merangkul istrinya itu dan menunjuk dengan jarinya, "Lihat, disebelah sana ada bodyguard Papa yang akan jagain kita, disebelah sana juga." jelas Sean yang akhirnya membuat Zara tersenyum lega.


"Aku pikir cuma berdua mas."


"Didalam Villa juga ada orang yang nanti ngurusin semua kebutuhan kita, jadi selama disini kamu nggak perlu masak, bener bener harus libur total." jelas Sean lagi yang akhirnya diangguki oleh Zara.


"Udah nggak takut lagi kan?"


Zara tersenyum dan mengangguk, Ia merasa tenang dan lega sekarang mengetahui ada banyak orang yang menjaga mereka berdua.


"Lagian ada aku, kenapa harus takut sih sayang." Sean kembali memeluk gemas istrinya itu.


"Sekarang udah nggak takut lagi kok mas,"


Sean terkekeh mendengar jawaban Zara.


Setelah puas berjalan jalan di pantai, sore harinya Sean mengajak Zara berenang dikolam renang yang ada disamping kamar mereka.


Awalnya Zara malu apalagi Ia hanya mengenakan bra dan ****** ***** saja namun karena hanya ada dirinya dan suaminya saja akhirnya Zara ikut masuk ke kolam renang.


"Airnya hangat mas." heran Zara saat masuk dan merasakan air didalam terasa hangat.


Sean kembali dibuat terkekeh dengan kepolosan sang istri, Ia hampiri istrinya dan mencium pipi istrinya.


"Biar betah renangnya."


"Nggak bakal ada yang ngintip kan mas?" Zara terlihat khawatir.


"Nggak sayang, mau ngintip dari mana juga." balas Sean membuat Zara menatap ke sekitar memang tidak ada celah terbuka yang bisa dilihat orang dari luar.


Karena merasa aman, akhirnya Zara mulai berenang, sudah lama sekali Zara tidak berenang karena terakhir Zara berenang saat dirinya masih dibangku Smp.


Namun kesenangan Zara harus terganggu karena Sean yang kini mencekal tangannya lalu menghimpitnya dipinggir kolam renang.


"Kamu bikin nggak tahan." bisik Sean mulai menciumi tubuh Zara yang terbuka.


"Mas dikamar aja."


Sean tak mengubris, tetap saja melanjutkan aktifitas panasnya, "Nyoba sensasi baru sayang."

__ADS_1


BERSAMBUNG...


Jangan lupa like vote dan komeen


__ADS_2