
Seorang lelaki muda bernama Dennis Efendy baru saja pindah ke sekolah barunya yang ternyata sekolahnya itu memiliki banyak misteri seram di dalamnya. Sampai akhirnya, ia pun ikut terlibat untuk menyelesaikan semua misteri itu. Salah satu misteri yang paling terkenal di Sekolah itu adalah, Misteri Hantu Chika yang Penasaran.
Pada awalnya, ia tidak ingin mencaritahu kisah seram tentang sekolah barunya itu. Tapi apa boleh buat, karena ulahnya sendiri, akhirnya ia pun terbawa masuk ke dalam ruangan yang penuh dengan ketakutan dengan adanya cerita tentang Chika. Ia harus menghadapi semua ketakutan itu dan menghapus semua kutukan yang sebenarnya sudah mengenai sekolah itu.
Tapi untungnya, Dennis tidak sendirian. Ia bersama dengan adiknya, Adelia Pertiwi. Tak lupa juga dengan ke-4 teman barunya yang ternyata mereka juga sedang mencaritahu tentang Chika.
Mereka adalah ke-6 kelompok pemberani yang telah menguak semua misteri tentang Chika sampai si pembunuh Chika dan kisah masa lalunya.
Tapi, tidak sampai di situ saja. Sebenarnya, setelah perginya hantu Chika, mereka (6 kelompok) itu kembali dibuat penasaran dengan kemunculan sosok perempuan muda berambut putih yang tiba-tiba datang ke sekolah mereka.
Eh, tapi sepertinya tidak dengan Dennis. Ia terlihat ketakutan saat melihat gadis itu. Memangnya ada apa dengannya? Kenapa Dennis selalu terlihat tegang saat melihat gadis berambut putih itu? Apa sebelumnya, Dennis dan si Gadis itu pernah bertemu? Dan apa mereka pernah kena masalah?
Entahlah itu....
__ADS_1
Keesokan harinya, setelah kemunculan Gadis berambut putih kemarin, Dennis dan Rei sama-sama pergi ke kelas mereka sebelum bel masuk berbunyi. Tak lama setelah Dennis dan Rei datang, Bel masuk kelas pun berbunyi.
Semua murid bergegas memasuki kelas mereka. Seorang guru yang merupakan wali kelas mereka pun datang. Wali kelas 3-C (Kelasnya Dennis) bernama Bu Mia telah membawa seseorang di belakangnya. Seseorang yang selalu membuat Dennis ketakutan. Seseorang dengan tubuh tinggi dan wajahnya yang cantik. Seseorang dengan rambut putih panjang yang terurai dengan halusnya.
Gadis berambut putih itu datang ke kelas Dennis. Ia ternyata masuk ke dalam kelas itu dan akan menjadi pelajar biasa seperti yang lainnya.
Tapi kalau menurut Dennis, gadis itu bukanlah pelajar biasa. Melainkan, dia adalah sosok yang harus ditakuti karena... Dia bisa mengendalikan semuanya.
“Namaku Diana Marshanda. Panggil saja saya Dian atau Diana. Salam kenal semuanya!” gadis itu memperkenalkan diri di depan kelas untuk yang pertama kalinya. Kemudian, ia tersenyum manis pada semuanya.
Sepertinya, kebanyakan hanya anak laki-laki saja yang terlihat senang. Bahkan hampir semua laki-laki keculai Rei yang terlihat diam saja. Sedangkan perempuan lainnya hanya diam. Tapi ada juga yang bertepuk tangan untuk menyambut seorang anak baru di kelas mereka.
__ADS_1
"Dia gadis yang kemarin. Kenapa dia bisa masuk ke sekolah ini? Padahal, dia telah melanggar aturan sekolah dalam penampilannya. Rambut putih dan mata merah itu tidak diperbolehkan. Kenapa dia bisa diterima di sini?" pikir Rei sambil terus menatapi Gadis yang sedang berdiri di depan kelas itu.
"Di, dia! Dia kenapa masuk ke kelas ini! Tidak boleh... Dia tidak boleh ada di sini!" itulah yang dikatakan Dennis di dalam hatinya. Hmm... sepertinya, Dennis merasa takut lagi pada Diana.
Setelah semua murid kembali tenang, tak lama kemudian, senyuman Diana itu memudar dan ia malah memasang tampang sinis pada semuanya sambil tersenyum miring....
“Khu~ khu~ Aku akan merubah sekolah ini!”
*
*
*
__ADS_1
To be Continued-