Chu Pian Ran

Chu Pian Ran
Episode 55 Pengakuan Qin Wu Zhu


__ADS_3

Sejak peristiwa malam itu, hati Qin Wu Lei, pangeran ketiga Qin menyimpan tanda tanya besar. Karena kondisi Qin Wu Zhu masih dalam tahap pengobatan dan pemulihan, pemuda itu masih belum berani untuk mempertanyakan hal itu.


Satu bulan setelah Qin Wu Zhu sadar, Qin Wu Lei merasa sudah tidak tahan menyimpan keingintahuannya. Akhirnya pada suatu malam pemuda itu mendatangi paviliun Huo Jiang tanpa ditemani siapapun.


"Kau datang sendirian saja Lei?" Tanya Qin Wu Zhu dengan posisi sedang duduk di ranjang karena kondisinya memang belum sepenuhnya pulih.


"Iya kak. Bagaimana kondisi kakak sekarang?" Balas Qin Wu Lei.


"Syukurlah, keadaanku semakin lama semakin membaik. Terimakasih banyak kalian sudah sering mengunjungiku." Sahut Qin Wu Zhu.


"Kakak tidak perlu berterimakasih seperti itu, bukankah kita ini saudara." Ucap Qin Wu Lei.


"Apakah sudah ada kabar terbaru tentang pelakunya Lei? Kenapa sampai sekarang belum tertangkap juga. Padahal paman Long Yuan sudah berusaha semaksimal mungkin." Lanjut Qin Wu Zhu.


"Aku sendiri juga tidak tahu kak. Sepertinya mereka tidak bisa dianggap enteng." Jawab Qin Wu Lei.


"Jika memang benar mereka mata-mata dari kerajaan Lian seperti yang diperkirakan oleh paman Long Yuan, maka kita perlu meningkatkan kewaspadaan. Takutnya mereka akan datang lagi dan melakukan hal yang tidak terduga." Ujar Qin Wu Zhu.


"Kakak jangan memikirkan hal itu terlebih dahulu, semua sudah diatasi oleh paman Long Yuan dan para prajurit. Yang jelas sejak peristiwa itu gerbang ibukota dijaga dengan sangat ketat. Setiap pendatang yang masuk harus menjalani proses interogasi terlebih dahulu." Kata Qin Wu Lei.


"Benarkah mereka sedang mencari pria bertopeng?" Tanya Qin Wu Zhu.


"Paman Long Yuan memiliki pemikiran seperti itu kak. Sepertinya mereka sedang berusaha bagaimana caranya supaya tuan Song mau bersekutu dengan mereka." Sahut Qin Wu Lei.


Untuk sesaat ruangan itu hening sejenak.


"Kak, bolehkah aku bertanya sesuatu?" Ucap Qin Wu Lei.


"Apa yang ingin kau tanyakan Lei?" Jawab Qin Wu Zhu.


"Ada hubungan apa kakak dengan nona Chu?" Tanya Qin Wu Lei.


Karena tidak paham dengan pertanyaan adiknya itu, Qin Wu Zhu menoleh pada Qin Wu Lei dan menatapnya.


"Apa maksudmu Lei?" Lanjut Qin Wu Zhu.


"Jujur kak, secara tidak sengaja pada suatu malam aku melihat nona Chu sedang menyalurkan energinya pada kakak. Apakah nona Chu yang sudah menyembuhkan kakak dan Lu Zee?" Tanya Qin Wu Lei.


Mendengar pernyataan Qin Wu Lei itu Qin Wu Zhu lumayan terkejut.

__ADS_1


"Benarkah yang kamu katakan itu Lei?" Tanya Qin Wu Zhu.


"Iya kak." Balas Qin Wu Lei.


Qin Wu Zhu terdiam dan belum menjawab pertanyaan adiknya itu. Dia benar-benar tidak menyangka jika adiknya melihat kejadian malam itu.


"Kak, kenapa kakak diam saja? Sejak saat itu aku benar-benar kepikiran kak. Bukan hanya itu saja, aku juga melihat nona Chu berubah menjadi kupu-kupu. Jadi akhirnya aku menduga jika nona Chu lah yang telah menyembuhkan kakak dan Lu Zee." Tambah Qin Wu Lei.


Qin Wu Zhu semakin tambah terkejut.


"Kau melihat nona Chu berubah menjadi kupu-kupu? Benarkah itu?" Tanya Qin Wu Zhu.


"Iya kak. Dengan mata kepalaku sendiri aku melihat nona Chu merubah dirinya menjadi kupu-kupu. Apakah kakak tidak tahu hal itu?" Lanjut Qin Wu Lei.


"Aku sama sekali tidak tahu Lei." Balas Qin Wu Zhu.


Pantas saja dia bisa muncul dan menghilang dengan tiba-tiba layaknya siluman. Rupanya dia bisa berubah jadi kupu-kupu. Batin Qin Wu Zhu.


"Aku tidak menyangka jika nona Chu memiliki kelebihan seperti itu kak. Dulu waktu kejadian di aula istana, gadis itu sempat melakukan hal yang tidak biasa. Tapi ternyata tidak cukup berhenti sampai di situ saja. Siapa sebenarnya nona Chu itu." Kata Qin Wu Lei.


Untuk kesekian kalinya ruangan itu menjadi hening. Qin Wu Zhu sudah pernah berjanji pada nona Chu untuk merahasiakan identitasnya, tapi sekarang adiknya malah memergokinya saat sedang di kamarnya dan berubah menjadi kupu-kupu.


Melihat kakaknya yang terlihat diam dan memikirkan sesuatu, Qin Wu Lei menjadi curiga.


"Kak, apakah kakak menyembunyikan sesuatu?" Tanya Qin Wu Lei.


"Lei, karena kau sudah memergoki nona Chu, aku akan bicara jujur padamu. Pria bertopeng itu sebenarnya adalah nona Chu." Jawab Qin Wu Zhu.


Qin Wu Lei sangat terkejut dengan jawaban kakaknya.


"Apa? Benarkah itu kak?" Lanjut Qin Wu Lei.


"Iya Lei. Tuan Song adalah nona Chu. Aku baru mengetahuinya setelah dia terluka parah akibat bertempur dengan iblis di Qianzhong saat itu. Awalnya aku juga terkejut saat diberitahu oleh tabib Fei jika tuan Song adalah seorang perempuan." Sahut Qin Wu Zhu.


"Bagaimana nona Chu bisa sehebat itu kak?" Sambung Qin Wu Lei.


"Aku sendiri juga tidak tahu Lei. Keluarga tuan Chu benar-benar memiliki rahasia besar yang berusaha disimpannya rapat-rapat." Sahut Qin Wu Zhu.


"Kalau begitu keluarga tuan Chu sedang dalam bahaya besar jika sampai mata-mata Lian tahu bahwa tuan Song adalah putrinya." Kata Qin Wu Lei.

__ADS_1


"Iya Lei. Tapi untuk saat ini rahasianya masih aman karena mereka belum tahu identitas tuan Song sebenarnya." Sahut Qin Wu Zhu.


(Qin Wu Zhu tidak tahu jika saat dia dihipnotis oleh Chang Xuang, dia sudah membocorkan identitas tuang Song pada pria itu. Bahkan karena efek ilmu hitamnya Chang Xuang, Qin Wu Zhu dan Lu Zee pun tidak ingat apa yang terjadi saat mereka dihajar oleh mata-mata Lian itu).


"Kenapa kakak tidak memberitahu ayahanda saja." Ucap Qin Wu Lei.


"Aku sudah berjanji pada nona Chu untuk merahasiakan hal ini Lei. Nona Chu tidak suka menjadi perhatian banyak orang." Sahut Qin Wu Zhu.


"Aku tahu kak, tapi ini masalah penting. Jika ayahanda tahu hal ini pasti ayahanda akan turut melindungi mereka." Ucap Qin Wu Lei.


"Tapi bagaimana jika nona Chu marah padaku gara-gara hal ini? Kau tidak tahu jika dia itu marah seperti apa Lei. Dia bisa berubah menjadi sangat dingin." Kata Qin Wu Zhu.


"Kakak menyukai nona Chu ya?" Tanya Qin Wu Lei.


Qin Wu Zhu tidak menjawab pertanyaan adiknya. Tapi hati Qin Wu Lei bisa menebak jika kakaknya itu memang menyukai gadis itu.


"Jika kakak diam saja berarti kakak memang menyukainya kan. Ingat kak, nona Chu sudah bertunangan." Ujar Qin Wu Lei mengingatkan kakaknya.


"Aku tidak peduli jika nona Chu sudah bertunangan Lei. Bagiku yang penting aku mencintai dia." Jawab Qin Wu Zhu jujur.


"Tapi menurutku itu tidak benar kak... Rasanya akan membuang energi sia-sia jika kakak mencintai seorang gadis yang jelas-jelas sudah menjadi calon istri orang lain." Nasehat Qin Wu Lei pada kakaknya.


"Aku tahu Lei, tapi aku sudah terlanjur jatuh hati pada nona Chu. Apa kau tahu, diantara sekian banyak gadis cantik yang pernah kulihat, nona Chu lah yang sudah membuatku jatuh hati." Terang Qin Wu Zhu.


"Ya sudah jika itu memang pilihan kakak, aku tidak bisa berkata apa-apa lagi." Kata Qin Wu Lei.


"Tapi menurutku kakak harus memberitahu ayahanda soal identitas nona Chu sebenarnya, sebagai tindakan jaga-jaga jika sesuatu yang buruk terjadi. Bukankah nona Chu baru saja terluka parah." Lanjut Qin Wu Lei.


"Iya Lei. Setelah bertarung dengan iblis di Qianzhong, nona Chu koma selama 3 bulan." Sahut Qin Wu Zhu.


"Koma 3 bulan? Benarkah itu kak? Darimana kakak tahu?" Qin Wu Lei lumayan terkejut dengan perkataan kakaknya itu.


"Tabib Lou lah yang selama ini mengabariku tentang keadaan nona Chu." Terang Qin Wu Zhu.


"Kalau begitu keadaan nona Chu sekarang sedang tidak baik kak." Sambung Qin Wu Zhu.


"Sepertinya begitu." Balas Qin Wu Zhu.


Setelah dirasa cukup mendapatkan keterangan dari kakaknya, Qin Wu Lei pun berpamitan dan kembali ke paviliunnya.

__ADS_1


Rasa penasaran yang selama ini dia simpan akhirnya menghilang setelah mengetahui rahasia yang sesungguhnya.


__ADS_2