
Pagi harinya ketika Feng Er masuk ke ruangan dimana Ran Er dibelenggu untuk membersihkan tubuh gadis itu, bukan main terkejutnya dia saat melihat kursi itu dalam keadaan kosong.
Tak menunggu lama Feng Er pun langsung melaporkan hal itu pada prajurit yang sedang berjaga di depan ruangan.
Mendengar laporan Feng Er, prajurit itu juga sangat terkejut. Mau tidak mau prajurit itu harus melaporkan hal itu kepada kaisar sekalipun nyawa taruhannya.
Dan benar saja. Begitu kaisar mendapat laporan itu, pria itu langsung memenggal kepala prajurit yang malam itu sedang berjaga.
Kaisar menganggap mereka tidak becus menjalankan tugas sampai sanderanya bisa menghilang begitu saja.
Dengan cepat kaisar Lian memerintahkan banyak prajuritnya untuk menggeledah ibukota. Siapa tahu saja gadis itu masih berada di daerah ibukota.
Selain itu, kaisar Lian juga memerintahkan Chang Xibing agar mengumpulkan semua tukang tenung yang ada di ibukota untuk menerawang dimana keberadaan Ran Er sekarang.
Di ibukota Lian terdapat delapan orang tukang tenung, termasuk Chang Xibing. Setelah mereka berkumpul, Chang Xibing mengajak mereka masuk ke ruangan khususnya untuk meditasi bersama dan berusaha menerawang dimana keberadaan Ran Er saat ini.
Kedelapan tukang tenung itupun kemudian bersila dan memulai meditasinya.
Sementara itu, di daerah ibukota banyak prajurit yang sedang berkeliaran di jalanan maupun bertanya dari rumah ke rumah untuk mencari informasi tentang keberadaan Ran Er.
Sebelumnya para prajurit itu telah dibekali dengan gambar wajah Ran Er, sehingga mempermudah mereka untuk melakukan pencarian.
Berita tentang hilangnya Ran Er telah menyebar ke semua penghuni istana termasuk pangeran keenam Lian Xiao Yung.
Pemuda itu merasa sedikit lega karena akhirnya gadis itu bisa lolos dari belenggu besi. Hanya saja Lian Xiao Yung mempunyai tanda tanya besar tentang bagaimana caranya gadis itu bisa lepas dari belenggu besi yang sangat kuat itu dan menghilang begitu saja tanpa jejak.
Satu hari sudah kaisar Lian menunggu kabar dari prajurit dan para tukang tenung.
Namun sepertinya dari dua kelompok status itu belum berhasil mendapatkan sesuatu yang diharapkan oleh penguasa Lian itu.
Dua hari kemudian, Chang Xibing dan ketujuh tukang tenung lainnya datang menghadap kepada kaisar.
"Apa kalian sudah mendapatkan sesuatu?" Tanya kaisar Lian tidak sabaran.
"Maafkan kami yang mulia kaisar, selama dua hari ini kami kesulitan untuk menerawang keberadaan nona Chu. Kami merasakan ada perisai gaib kuat yang menutupi keberadaannya." Jawab Chang Xibing mewakili tujuh tukang tenung kalian.
"Benarkah itu Chang Xibing? Atau itu hanya alasan kalian saja?" Lanjut kaisar Lian.
"Benar yang mulia kaisar, kami tidak berani berbohong pada yang mulia." Ucap Chang Xibing.
Sekalipun kaisar Lian sangat tidak puas dengan jawaban tukang tenung itu, namun dia tidak mau memperpanjang masalah itu karena dia sadar siapa orang-orang yang ada di hadapannya itu.
Jika dia sampai memarahi mereka, bisa-bisa nyawanya melayang karena diteluh.
__ADS_1
"Ya sudah kalian boleh pulang ke rumah masing-masing." Perintah kaisar Lian.
"Baik yang mulia kaisar." Kata para tukang tenung itu serempak.
****
Sementara itu, kelereng bersinar yang saat ini ada di dasar sungai mulai mengeluarkan asap hitam tipis secara terus menerus hingga dua minggu.
Setelah dua minggu berlalu, kelereng bersinar itu tetap berada di dasar sungai hingga genap satu bulan.
Pada suatu tengah malam, keluarlah kelereng bersinar itu dari dasar sungai dan melayang menuju ibukota Lian.
Setelah sampai di ibukota, rupanya kelereng bersinar itu kembali ke istana Lian untuk mencari kamar kaisar Lian.
Setelah berhasil menemukan kamar kaisar Lian, kelereng bersinar itu kemudian melayang mendekati pria yang sedang tertidur lelap di ranjang itu.
Kelereng bersinar itu lalu menempel pada dada kiri kaisar dan mengeluarkan berkas cahaya yang menembus kulit, daging dan tulang lalu mengarah ke jantung.
Beberapa detik kemudian, mata kaisar Lian membelalak dan akhirnya pria itu meninggal dalam keadaan mata seperti itu. Jantung kaisar Lian dibuat berhenti mendadak oleh kelereng bersinar itu.
Nasib serupa juga dialami oleh Chang Xibing dan Chang Xuang.
Setelah selesai membereskan ketiga pria itu, kelereng bersinar akhirnya melayang meninggalkan ibukota kerajaan Lian untuk melanjutkan perjalanannya menuju markas prajurit Qin yang ada di perbatasan.
Hingga akhirnya, setelah 4 jam melayang dengan kecepatan yang melambat secara bertahap kelereng itu berhasil sampai di markas prajurit Qin lalu kelereng itu pun jatuh ke tanah.
****
Pagi harinya, seperti biasa kasim Bang membangunkan kaisar Lian dari luar kamar.
Sekali panggil belum ada jawaban dari dalam kamar. Kasim itu lalu mengulangi panggilannya dengan suara lebih tinggi dari sebelumnya.
Karena belum ada jawaban juga kasim Bang memanggil salah satu prajurit untuk menemaninya masuk ke kamar kaisar.
Begitu kasim Bang dan prajurit itu masuk kamar, mereka berdua terkejut karena melihat mata sang kaisar membelalak dan kulitnya sudah memucat.
Dengan segera kasim Bang menyuruh prajurit itu untuk memanggil tabib.
Dengan berlari prajurit itupun memanggil salah satu tabib istana lalu diajak ke kamar kaisar Lian untuk melakukan pemeriksaan.
Tabib itu terkejut saat melihat kondisi kaisar Lian. Tak menunggu lama tabib itu memeriksa denyut nadi kaisar.
Si tabib kemudian menyatakan bahwa kaisar Lian telah meninggal karena serangan jantung beberapa jam sebelumnya.
__ADS_1
Pernyataan serupa juga diberikan oleh tabib yang memeriksa Chang Xibing dan Chang Xuang.
Pagi hari itu, tiga orang pria dinyatakan meninggal dalam keadaan mata membelalak karena terkena serangan jantung.
Alhasil, berita mengejutkan itu membuat istana kerajaan Lian gempar. Sebagian besar dari mereka mengatakan bahwa kematian yang dialami tiga pria itu sangat tidak wajar karena waktunya yang bersamaan.
Ada beberapa pelayan istana yang secara sembunyi-sembunyi membuat gosip bahwa kematian ketiga pria itu mungkin saja karena dibunuh oleh gadis yang dikenal sebagai pria bertopeng.
Hari itu kerajaan Lian sedang berduka atas kematian kaisar. Kabar kematian kaisar Lian dengan segera disebar di seluruh wilayah Lian.
****
Beberapa hari kemudian, berita tentang kematian kaisar Lian telah sampai di markas prajurit Qin yang ada di perbatasan.
Saat itu jenderal Long Yuan dan Qin Wu Zhu telah ada di tempat itu selama satu minggu yang lalu.
Mereka berdua memutuskan kembali ke perbatasan dalam rangka mencari informasi tentang nona Chu karena semua prajurit yang dikerahkan untuk memburu penculik nona Chu selama berminggu-minggu tidak membuahkan hasil.
Kini kedua pria itu sedang berada di sebuah ruangan untuk membicarakan kematian kaisar Lian yang tiba-tiba.
"Apakah kematian kaisar Lian itu ada hubungannya dengan nona Chu paman?" Tanya Qin Wu Zhu.
"Aku juga belum tahu pasti Zhu Er. Tapi dengan kematian kaisar Lian itu, untuk sementara mendatangkan sedikit keuntungan bagi kerajaan kita." Balas Long Yuan.
"Benar paman, kaisar Lian itu terkenal sangat ambisius sehingga menaklukkan beberapa kerajaan kecil di sekitarnya. Syukurlah jika dia mati. Aku harap penggantinya nanti tidak mewarisi sifat ayahnya." Ucap Qin Wu Zhu.
"Tapi sampai sekarang aku masih sangat khawatir dengan nasib nona Chu. Entah bagaimana keadaan gadis itu sekarang. Aku harap dia juga bisa melewati masa sulit ini seperti sebelumnya." Lanjut Qin Wu Zhu.
"Paman juga berharap demikian. Jika hidup gadis itu dipenuhi keajaiban, maka sekarang tentu dia juga akan sanggup melewati masa sulitnya sekarang." Ujar Long Yuan.
Semenjak Ran Er diculik oleh mata-mata Lian dan sekembalinya jenderal Long Yuan dari pengejaran, pria paruh baya itu telah mendapat cerita dari Qin Wu Zhu tentang nona Chu.
Jenderal Long Yuan menjadi sangat kagum pada putri penasehat kerajaan itu.
****
Dua hari setelah peringatan kematian kaisar Lian, putra mahkota Lian Xiao Jung diangkat menjadi kaisar untuk menggantikan ayahnya.
Sifat dari putra mahkota ini tidak beda jauh dengan ayahnya.
Sedari kecil Lian Xiao Jung sering mendapatkan ajaran dari ayahnya bahwa yang terkuatlah yang akan menjadi yang terhebat.
Untuk itu Lian Xiao Jung berniat untuk melanjutkan mimpi ayahnya untuk menaklukkan kerajaan-kerajaan lain yang sampai sekarang belum berhasil ditaklukkan termasuk kerajaan Qin.
__ADS_1