Cinta Pertama

Cinta Pertama
Bab. 103


__ADS_3

Mereka pun berangkat ke kantor polisi untuk memberikan keterangan dan kesaksiannya. Dennis menjelaskan kepada polisi tanpa ada yang ditutupi bahkan Dennis berharap dan meminta polisi untuk menginterogasi pelaku itu dengan cara apapun.


Hal itu bertujuan agar mereka bisa buka mulut untuk menjelaskan siapa pelakunya dan otak dibalik semua ini. Dennis sebenarnya bisa menangani sendiri pelakunya tapi, Dennis adalah orang yang taat aturan jadi semuanya Dennis serahkan ke pihak yang berwajib saja.


Icha kegirangan melihat wajah papanya, "Assalamu alaikum, papaku yang paling ganteng se Indonesia dan sedunia," salamnya Fina sambil memuji ketampanan papanya.


"Waalaikum salam Nak, kok belum pulang ke rumah, emangnya kalian ada di mana apa masih di sekolah atau dimana putrinya papa!" Timpalnya Denis.


Dania menatap keheranan interaksi mereka seolah-olah mereka sudah lama saling mengetahui hubungan mereka satu sama lainnya.


"Apa Mas Dennis dan kedua anak kembarku sudah saling mengetahui hubungan yang terjalin diantara mereka?" Batinnya Dania dengan raut wajahnya yang keheranan tapi enggan untuk bertanya.


"iihs ayah lupa yah kalau hari ini kami libur kan hari minggu sekarang kami ada di rumah saudaranya Mbak Aisyah yang kebetulan sedang mengadakan hajatan Papa," sanggahnya Danisha.


Dennis nyengir, "Iya maafkan papa lupa Nak, maklum papa sangat sibuk dengan mamamu jadi lupa kalau kalian libur," kilahnya Dennis menertawai dirinya sendiri sembari tersenyum cengengesan.


"Udah dulu nak soalnya mama sama papa mau kesuatu tempat, papa punya kerjaan sama mamamu yang tidak bisa kami tunda," tutur Dennis.


"Ok Papa, hati-hati, jaga baik-baik mamaku yah!" ucapnya Fina.


Sambungan telepon mereka pun terputus. Dennis segera menghubungi nomor hpnya Dea dan Ririn secara bergantian dan mengabarkan kalau Dania selamat dan sedang bersamanya.


Mereka pun berangkat ke kantor polisi untuk memberikan keterangan dan kesaksiannya. Dennis menjelaskan kepada polisi tanpa ada yang ditutupi bahkan Dennis berharap dan meminta polisi untuk menginterogasi pelaku itu dengan cara apapun.


Hal itu bertujuan agar mereka bisa buka mulut untuk menjelaskan siapa pelakunya dan otak dibalik semua ini. Dennis sebenarnya bisa menangani sendiri pelakunya tapi, Dennis adalah orang yang taat aturan jadi semuanya Dennis serahkan ke pihak yang berwajib saja.

__ADS_1


Setelah dari kantor polisi pasangan suami istri itu menuju rumah sahabat yang berkumpul di rumah Dea dan Dinda untuk menemui. Mereka memutuskan untuk menunggu dan menantikan berita kabar terakhir tentang penyelamatan Dania.


Kebetulan anaknya juga diantar ke sana oleh Mbak Aisyah, rumah Dea Eka Arista Sera untuk menjemput anak-anaknya. Karena sehari semalam anaknya dititipkan di rumahnya bersama Mbak Aisyah pengasuh sekaligus assisten rumah tangganya rumahnya.


Beberapa saat kemudian Mereka telah tiba di rumahnya Dea tanpa hambatan apapun. Dania bersyukur karena berkat insiden yang terjadi padanya, ia bisa bertemu dan berkumpul dengan suaminya setelah terpisah beberapa tahun silam.


"Assalamu alaikum Mbak," salamnya Dania yang tersenyum manis ke arah Mbak Ami asisten rumah tangganya Dea dan Dinda.


"Waalaikum salam," jawab Ami art Dea.


Dania naik ke lantai dua mencari keberadaan anak-anaknya, sedangkan Dennis Ritchie Valens Edgardo menunggu mereka di ruang tamu. Si kembar Dafina dan Danisha setelah melihat wajah Mamanya langsung berhamburan memeluk mamanya.


"Kesayangannya Mama sudah mandi nak?" Tanyanya Dania di hadapan kedua anak kembarnya.


"Yah Mama masa jam segini kamu belum mandi sih ini kan sudah jam 10 siang loh Ma," sanggahnya berbicara sambil menunjuk ke arah jam di dinding.


"Kalau yang itu sih mandi tidak mandi Icha tetap cantik bahkan kadar cantiknya gak bakalan berkurang Mama," kilahnya Icha.


"Pede amat kakak, tak ada cowok yang suka sama cewek yang jorok tahu, iya kan Namaku sayang!" Ketusnya Fina.


Dania tersenyum melihat perdebatan kedua anak-anaknya, "Ada yang mau ketemu sama kalian loh Nak," imbuhnya Dania.


"Siapa sih Ma?" Tanyanya Icha yang penasaran dengan perkataan dengan perempuan-perempuan yang telah berjuang bertaruh nyawa melahirkannya ke dunia ini.


"Iya Ma siapa yang mo ketemuan sama kami?" Zoe Berbicara sambil mengetuk kepalanya.

__ADS_1


Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Cinta Pertama loh, judulnya ada di bawah ini:



Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan



Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap CP Cinta Pertama Istri dengan caranya: Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...


Makasih banyak all readers…

__ADS_1


I love you all..


__ADS_2