Cinta Pertama

Cinta Pertama
Bab. 104


__ADS_3

Dania tersenyum melihat perdebatan kedua anak-anaknya, "Ada yang mau ketemu sama kalian loh Nak," imbuhnya Dania.


"Siapa sih Ma?" Tanyanya Icha yang penasaran dengan perkataan dengan perempuan-perempuan yang telah berjuang bertaruh nyawa melahirkannya ke dunia ini.


"Iya Ma siapa yang mo ketemuan sama kami?" Zoe Berbicara sambil mengetuk kepalanya.


Ririn Dwi Handayani Ruslan, Dinda dan Dea Arimbi Chandani sangat bahagia melihat sahabatnya Dania yang selamat dari penculikan dalam keadaan apa-apa saja.


"Syukur Alhamdulillah, kami sangat bahagia karena kamu selamat," ucapnya Dea sambil memeluk tubuhnya Dania.


"Iya, sayang kami sangat senang melihat kamu tidak apa-apa, padahal kami sangat khawatir dengan kondisi kamu," timpalnya Ririn.


"Makasih banyak sayang, berkat doa dan semangat cinta kasih sayang kalian yang tulus sehingga aku diberikan nikmat hingga aku mampu untuk berdiri di depan kalian semua," jelasnya Dania dengan seulas senyumannya itu.


"Kalau kalian ketemu sama orangnya pasti bahagia banget Mama yakin dengan sangat akan hal itu," imbuh Dania.


"Siapa sih Ma, jangan main teka-teki sama Icha, saya malasnya nambah nih Ma gara-gara ayah belum nelpon Icha," ketusnya Icha yang merajuk.


"Kalau kalian penasaran dengan orang itu yuk kita turun menemui orangnya dari pada di sini merajuk mulu," pungkasnya Dania lagi.


Mereka menuruni tangga menuju Lantai dasar. Si kembar jika menginap di rumahnya Dra bersama dengan Mbak Aisyah pengasuhnya pasti di kamar pribadi mereka sendiri.


Dea menyediakan khusus dua kamar untuk Dania dan anak-anaknya jika sewaktu-waktu menginap di rumahnya. Bahkan sudah ada beberapa barang-barang pribadinya di dalam kamar itu yang tidak pernah dibawa pulang oleh Dania.


Dafina dan Danisha berlari menuruni tangga dan saling berebutan untuk lebih duluan sampai.


Si kembar sangat bahagia setelah melihat orang yang berada di ruang tamu. Ya dialah ayahnya sendiri Pak Edgardo. Dennis langsung berjalan ke arah anaknya dan menggendong keduanya.

__ADS_1


"Hore!! Papa datang, aku bahagia banget!" Jeritnya.


Seperti itulah kata-kata si kembar dan kegembiraan kedua anak kecil itu. Mereka bagaikan di rumah sendiri yang bebas melakukan apapun. Lagian Dea sudah tahu gimana karakter anak-anaknya Dani.


Jadi bagi Dea dan Dinda sama sekali itu tidak masalah. Mereka malah bahagia jika, Icha dan Fina mendatangi rumahnya apa lagi nginap di sana. Karena Dania dan anak-anaknya sudah datang. Dimday kemudian pamit karena ingin istirahat


Maklumlah Dea dalam proses sudah menunggu waktu kelahiran anaknya.


Usia kehamilan Dinda Anifah chandani Sera sudah menunggu waktu lahirannya. Tapi, sebelum Dea melangkahkan kakinya terlalu jauh, ia meminta ijin untuk pulang, mereka meninggalkan kediaman Dea.


"Kami akan pamit untuk keluar bareng jalan-jalan bersama dengan keluarga kecil kami," ujarnya Dennis di hadapan Dea.


Karena mereka berencana ingin ke pantai memancing Ikan. Dennis sudah berjanji kepada anaknya kalau hari minggu ini akan mengajak mereka bertamasya ke pantai dan akan memakai kapal pribadi mereka.


Sebelumnya mereka singgah ke rumah pribadinya dulu Dania untuk mengambil beberapa barang perlengkapan yang akan dibawa ke pantai. Rencana itu sudah lama


"Benar sekali apa yang kamu katakan adik, sudah lama kita nunggu hari ini dan sekarang papa telah mewujudkan impian kita iya kan Fina!" timpalnya Icha yang sedari tadi tersenyum sumringah.


Perjalanan ke pantai memakan waktu sekitar 1 jam Lebih. Sesampainya di Pantai, mereka kemudian naik ke kapal yang sudah disiapkan oleh orang suruhan Dennis sendiri.


"Woo kapalnya bagus banget yah, apa ni kapalnya Ayah??" tanyanya Icha sembari memuji kehebatan kapal yang akan mereka pakai.


Dennis tersenyum, "Iya ini kapalnya Papa khusus ayah beli untuk kalian semua," Ucapnya Denis.


"Alhamdulillah Kak kalau kapal ini punyanya Mas sendiri," tutur Dania.


Dennis dengan gagshnyy mengemudikan kapalnya sendiri tanpa bantuan orang lain. Hal ini Dennis biasa lakukan jika berada di Korea Selatan dan juga Jepang.

__ADS_1


Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Cinta Pertama loh, judulnya ada di bawah ini:



Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan



Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap CP Cinta Pertama Istri dengan caranya: Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...


Makasih banyak all readers…


I love you all..

__ADS_1


__ADS_2