Cinta Pertama

Cinta Pertama
Bab. 73


__ADS_3

"Aaahhh!! Sakit!!" Pekiknya Winda yang rambutnya yang kepang dua sudah ditarik seperti tali pelana kuda saja.


"Sakit yah! Makanya jangan coba-coba berurusan dengan saya dan kakakku, karena kami tidak akan tinggal diam saja dan satu hal yang perlu kamu ketahui jika saya itu punya papa walaupun kami bukan terlahir dari anak sultan,emang kenapa? Kamu sewot!" Gertaknya Fina yang baru melepaskan tangannya dari rambut panjangnya Winda setelah dilerai oleh beberapa gurunya yang berdatangan ke lokasi kejadian.


Sedangkan beberapa temannya yang lain hanya jadi penonton live streaming perkelahian adu jambak rambut, Icha pun hanya terdiam tanpa ada niat untuk melarang adiknya.


Winda merasa menang saat beberapa guru mendatangi keduanya. Ia mulai berakting agar para guru dan wali murid segera menaruh perhatian dan Iba serta rasa simpatik padanya.


"Guru sudah berjalan ke arah kemari, saya harus mulai beraksi kalau seperti ini," batinnya Winda.


Baru saja Winda ingin membuka mulutnya tapi, segera tertutup rapat kembali karena mendengar perkataan dari Bu Wira.


"Apa yang terjadi di sini! Katakan pada Ibu Guru tapi, bukan di sini," ancam Bu Wira sambil berjalan terlebih dahulu di depannya ketiga anak itu.


Karena berhubung waktu upacara akan dimulai, terpaksa Fina dan Icha dan Winda Viska diamankan ke ruangan kepala dekolah. Icha terpaksa tidak ikut gabung dalam upacara. Icha ingin membantu mengobati luka adiknya.


Sedangkan Winda memulai aktingnya yang sempat tadi tertunda. Ia mulai meneteskan air matanya dan tak berhenti menangis tersedu-sedu akibat jambakan tangannya Fina.


"Tak usah pura-pura nangis, kalau sakit kenapa harus berani mendorongku itulah akibatnya jika berani macam-macam denganku!" Hardik Fina yang ingin maju ke hadapan Winda tapi, segera dihentikan oleh Icha dengan menarik tangannya Fina.


"Sudah, jangan ditambah lagi, cukup untuk hari ini lain kali dilanjut jika ia mulai berulah dan bertingkah konyol lagi," tampik nya Icha seraya menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Winda yang melihat hal tersebut segera bertindak, "Huuu dasar anak haram loh!" Sarkasnya Winda yang menghina Danisha dan Dafina anak kembarnya Dania.


Perkataan hinaan yang meluncur dari mulutnya Winda membuat Dafina dan Danisha dibuat geram dan sangat marah hingga emosinya sudah mrmbucah.


Bagi keduanya mereka tak permasalahkan dihina tapi,satu hal yang perlu diperhatikan jangan sekali-kali kalian katakan kalau anak haram.


Icha dibuat geram dengan ucapan Winda yang menyebut dan menyindir mereka adalah anak haram, "Siapa bilang kami adalah anak haram hah!!" Kesalnya Icha yang sudah ingin menarik kembali rambut panjang kepang duanya.


"Kenapa meski marah! Jika kalian adalah bukan anak haram, terus kalau kamu bukan anak hubungan di luar nikah, berarti dimana keberadaan ayahmu saat ini, kamu sudah lama sekolah disini tapi kami belum pernah melihat ayah kalian datang ke sekolah ini?" Sarkasnya Winda.


Makasih banyak all readers…


I love you all..


Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away Novel MEREBUT HATI MANTAN ISTRI,



Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.


Dukungan posisi rank ke 3-4 masing-masing 25k untuk 4 orang.

__ADS_1


Khusus Satu Orang dengan komentar terbaik menurut Fania akan mendapatkan pulsa 25k.



Syaratnya Wajib:


Like, Baca dari bab 1 hingga update bab sampai tgl 4 Desember 2022. Perhitungannya mulai hari Senin tanggal 14 November.


Harus Follow akun Fania Mikaila Azzahrah yah!!


Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap CP Cinta Pertama Istri dengan caranya: Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...


Makasih banyak all readers…


I love you all..

__ADS_1


__ADS_2