Cinta Pertama

Cinta Pertama
Bab. 158


__ADS_3

Dania datang sebelum operasi selesai, ia berteriak kencang dan histeris di depan papa mertuanya itu tanpa memikirkan keadaannya lagi.


"Papa semua ini gara-gara kesalahan papa sehingga suamiku harus menderita!!" Pekiknya Dania lalu pingsan tak sadarkan diri lagi.


"Dania!!" Teriaknya Ririn dan Dea yang kebetulan ada bersamanya segera membantu Dania yang sudah terjatuh untungnya David sigap menolong untuk membantu Dania istrinya Dennis.


Dania Andita Aulia Ramadhani pingsan setelah berkata cukup kasar di hadapan papa mertuanya itu. Yaitu pak Edgardo Muller Winata Sing.


"Dokter!! Tolong selamatkan saudari kami!" Teriaknya Daniel Mananta Wijaya.


Daniel segera melarikan Dania kedalam UGD. Semua dokter dan perawat yang ada di dalam ugd segera berjalan tergesa-gesa dan terburu-buru ke arah Dania yang sudah dibaringkan di atas bangkar rumah sakit.


Setelah melewati beberapa tahap dan proses pemeriksaan. Dokter bertemu dengan Daniel dan Cinta yang menjaga Dania sedari tadi.


"Dokter apa yang terjadi dengan saudara kami?" Tanyanya Cinta yang sudah tidak bisa menahan air matanya itu saking sedihnya melihat kakak iparnya yang tergeletak tak berdaya dengan raut wajahnya yang pucat pasi.


Dokter tersenyum ramah," Nona Muda dan Tuan tidak perlu khawatir dengan kondisi kesehatan Nyonya Dania karena dia tidak sakit sama sekali malahan dia hamil dan sudah jalan tiga bulan usia kandungannya," ungkap Pak Dokter Reinaldo.


Cinta dan Daniel saling bertatapan satu sama lainnya. Mereka entah harus bahagia atau sedih karena mengingat kondisi Dennis Ritchie Valens Edgardo suaminya yang baru selesai dioperasi tapi, dalan keadaan koma.

__ADS_1


Cinta terduduk di atas kursi tunggu," ya Allah… disaat Mas Dennis terkapar dan sakit disaat ini pula Mbak Dania harus hamil anak mereka.


"Syukur Alhamdulillah… dibalik musibah masih ada secercah kebahagiaan dan semoga kehadiran calon anak mereka Dennis segera sadar dari komanya," batinnya Daniel seraya mengelus punggung tangannya Cinta mereka sama-sama saling menguatkan satu sama lainnya.


Cinta sebenarnya menjaga jarak dari Daniel karena mengingat hubungan mereka yang tidak biasa dan juga Papa mereka sama sekali tidak merestui hubungan keduanya karena alasannya mereka saudara angkat.


Flash Back On…


Di dalam sebuah apartemen yang cukup mewah. Apartemen itu milik Daniel, hubungan terlarang telah tercipta di malam itu. Hubungan terlarang telah terjadi sesuatu yang seharusnya tidak boleh terjadi.


Hal itu terjadi dikarenakan Cinta Ayumi Edgardo menerima tantangan dari temannya dan bertaruh siapa yang tidak mabuk akan mendapatkan hadiah untuk mencoba minum minuman yang beralkohol cukup tinggi. Cinta tertipu oleh beberapa teman kuliahnya yang ada di bar waktu itu.


"Apa yang terjadi padaku, kenapa dadaku terasa sesak dan jantungku berdebar kencang, tubuhku juga terasa panas," Gumamnya Cinta setelah menghabiskan dua gelas saja.


Daniel segera membawa pulang Cinta dengan murkanya hingga membuat perhitungan kepada beberapa temannya Cinta yang terlibat dengan sengaja melakukan hal ini.


Daniel segera membawa pulang ke salah satu apartemen milik Daniel karena ia tidak mungkin membawa pulang ke rumahnya karena pasti body guard dan penjaga rumahnya akan memberitakan apa yang terjadi pada Cinta dan itu sama saja membuat masalah besar untuk Cinta.


Ruangan kamar pribadinya Daniel sudah suhunya yang paling dingin. Tapi entah kenapa tubuhnya Cinta merasakan kepanasan sehingga ia tidak sadar untuk membuka semua pakaiannya dan yang tersisa hanya bagian terdalamnya yang terlindungi.

__ADS_1


Cinta sudah tak memakai sehelai benang pun. Daniel yang sudah bersiap ingin tidur sedang berada di luar kamarnya karena sedang mencari obat pengurang pusing kepalanya Cinta karena sedari tadi mengeluh kesakitan.


Semoga Cinta segera tersadar dan sembuh dari sakitnya, aku tidak mau terjadi sesuatu pada Cinta ya Allah…," lirihnya Daniel.


Beberapa saat kemudian, Daniel kembali memutuskan untuk masuk ke dalam kamarnya tapi dia dibuat kaget dan terperangah ketika melihat kondisi dari Cinta.


Pakaian yang dipakai Cinta hilang entah kemana sedangkan seluruh pakaiannya jugy teronggok di lantai. Jiwa kelelakiannya muncul dan ada desakan dari arah bawah.


"Ya Allah… apa yang terjadi pada Cinta kenapa dia bertindak seperti ini, apa jangan-jangan ada yang telah menaruh obat pe ran sang di dalam minumannya tadi!?" Gumamnya Daniel.


Tapi Daniel berusaha untuk menutupi dan menghindari pikirannya yang sudah berkelana ke mana-mana.


Setelah pintu terbuka Cinta berdiri lalu langsung mendekati Daniel dan memeluk tubuh tegapnya Daniel. Laki-laki manapun kalau diperlakukan seperti itu pasti akan goyah dan akan terjadi sesuatu di luar batas kemampuannya.


Satu bulan kemudian setelah kegiatan panas mereka m Daniel diam-diam berangkat ke Inggris London untuk menemui perempuan yang paling dia cintai itu.


"Abang jika aku yang duluan kelak mati aku akan tetap mencintai kamu karena kamu adalah detak jantungku dan darah ini akan selalu mengalir dengan namamu," jelas Cinta yang masih berpelukan erat dengan Daniel sebelum Daniel balik ke ibu kota Jakarta Indonesia.


Pak Edgardo Wijaya Miler Sing dan Ibu Sanaya Kusuma Astuti Edgardo berencana untuk melanjutkan studinya ke Amerika serikat strata duanya itu.

__ADS_1


Keputusan kedua orang tuanya itu sangat ditentang dan tidak disetujui oleh Cinta. Trtapi mau tidak mau Cinta harus tetap berangkat ke Los Angeles, karena Amerika lah yang menjadi pilihan papanya setelah di Inggris.


"Papa!! Aku mohon jangan pisahkan kami! Aku sangat mencintai Abang Daniel, kami sangat saling menyukai Papa! Apa salahnya kami saling mencintai? Kami bukan saudara kandung! Apa Papa ingin melihat kami hidup seperti Mas Dennis dengan Mbak Dania yang harus menderita di kampungnya orang hingga hidup seperti orang melarat!" Sarkasnya Cinta ketika kedua orang tuanya mengetahui hubungannya.


__ADS_2