Cinta Pertama

Cinta Pertama
Bab. 63


__ADS_3

"Wooo… asyik kita bisa ketemu singa, jerapah sama burung cendrawasih iya kan Pa!" Tanyanya Fina saat tangannya digenggam oleh papanya.


"Apa kalian menyukai tempat ini?" Tanyanya balik Dennis.


Keduanya langsung spontan menoleh ke arah papanya berada," Suka sangat Papa, kami sudah lama ingin ke sini tapi, Mama selalu sibuk," jelasnya Fina.


Icha hanya diam mengikuti langkah kaki Papa dan anaknya kemanapun mereka melangkah. Icha sebenarnya sedih karena mamanya tidak bisa gabung dengan mereka saat itu juga. Memang tipe anak yang lebih pendiam, tapi sekali ngomong bisa buat seseorang kaget jika ia sedang sedih si tidak akan berbicara kepada siapapun apa alasannya.


Krucuk!!! Kruyuk!! Bunyi perutnya Icha yang sedari tadi sudah kelaparan tapi, saking asyiknya memberikan makanan kepada singa dan harimau sampai-sampai ia melupakan jam makannya.


Dennis tersenyum mendengar bunyi perut kedua anak cantiknya,"kalau gitu kita cari makan dulu setelah perut terisi baru kita lanjut memberi makan mereka, gimana apa kalian setuju?" Tanyanya Dennis yang menatap satu persatu ke arah anaknya.


"Hehehe, iya Papa, aku sudah lapar," jawab Icha yang tersenyum cengengesan.


Karena sudah siang, kedua anaknya sudah lapar kemudian mereka mencari tempat makan. Fina hari itu ingin makan di tempat yang ada berlogo kakek-kakek yang pakai kacamata.


"Papa, apa boleh kita makan di sana?" tanya Fina sambil menunjuk ke arah resto siap saji.


"Kakak tidak boleh makan itu lagi kan kita sudah makan minggu ini, kakak ingatkan pesan Mama?" tanya Icha.


"Tapi kakak mau makan di sana," ujarnya Fina sendu karena teringat kembali dengan pesan dan larangan mamanya beberapa hari yang lalu.


"Tapi kak.." ucapannya Icha yang mengingatkan kakaknya agar tidak melanggar larangan mamanya.


Dennis tidak ingin melihat anak-anaknya bertengkar jadi dia segera memberikan solusi kepada anaknya.

__ADS_1


"Apa kalian mau makan ayam goreng yah Nak?" tanya Dennis.


"Betul Papa, tapi takut sama mama nanti mama marahin kami papa," timpalnya Icha.


"Emangnya kenapa kalau mama kalian tahu? Kan ia gak ada di sini jadi kalian bisa makan sepuasnya," tuturnya Dennis.


Fina menatap intens ke arah papanya,"Gini Fina akan jelasin, mama melarang kami untuk makan makanan siap saji katanya mama makanan itu kurang baik untuk kesehatan kalau terlalu sering," jawabnya Dafina panjang lebar.


"Kenapa kok bisa mama kalian melarang itu kan makanan enak?" ucap Dennis Ritchie Valens Edgardo.


"Kata mama cukup tiga kali saja dalam sebulan makan makanan siap saji Pa, makanan siap saji kurang baik untuk kesehatan jadi kalau bisa dan diusahakan untuk tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan itu," imbuhnya Icha lagi.


Dennis tersenyum tipis,"ohh gitu yah alasannya, gini saja kalian boleh makan lagi tapi untuk bulan depan kalian cukup makan dua kali saja, gimana?" tanya Dennis yang mengusulkan hal tersebut untuk menengahi perdebatan kedua anaknya.


Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Cinta Pertama loh, judulnya ada di bawah ini:



Pelakor Pilihan


Cinta Kedua CEO


Love Story Ocean Seana


Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan

__ADS_1


Baby Sitter Pilihan


Dewa dan Dewi


Merebut Hati Mantan Istri


Duren, i love you


First Love Rubi Salman


The Second Life Love



Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap CP Cinta Pertama Istri dengan caranya: Like Setiap babnya


Rate bintang lima


Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi


Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...


Makasih banyak all readers…


I love you all..

__ADS_1


__ADS_2